Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Performance Test of Residu Powder Distillation from Fermentation Result Cocoa Fruits (Theobroma Cacao L.) as Adsorbent For Metal Ions (Cr3+, Fe3+, Pb2+) Kaharuddin Kaharuddin; Kurnia Sri Yunita; Muh. Edihar; Mawaddah Zaqinah Diah; Salniati Hade; Sapril Kartini
International Journal of Science Technology and Health Vol 2 No 1 (2024): Science, Technology and Health
Publisher : LPPM ISTEK 'Aisyiyah Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Research this which is used as an adsorbent powder obtained through hydrolysis, fermentation and distillation of cacao fruit skin. This study aims to determine the ability of the cacao fruit skin powder to adsorb metal ions chromium (Cr3+), iron (Fe3+) and Lead (Pb2+) with adsorbent mass variation. Adsorption is done on metal chromium (Cr3+), iron (Fe3+) and lead (Pb2+) with three variations of the adsorbent mass of 0.25, 0.50 and 0.75 grams. The results showed that the performance of cacao fruit skin powder the most effective to metal ions lead (Pb2+) with percent adsorption 97.70%, for metal ions iron (Fe3+) with percent adsorption 94.33%, and crom (Cr3+) metal ions with the percent adsorption was 89.71% with adsorbent mass of 0.75 grams.
Edukasi Pengolahan Bahan Pangan Lokal Rendah Garam untuk Penderita Hipertensi di Desa Lalimbue Kabupaten Konawe Suwarny Suwarny; Sapril Kartini; Rosdarni Rosdarni
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v7i1.856

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit tidak menular yang menjadi tantangan kesehatan serius di Indonesia, termasuk di wilayah pesisir seperti Desa Lalimbue, Kabupaten Konawe. Kebiasaan pola konsumsi makanan tinggi natrium serta adanya kesenjangan antara pengetahuan dan praktik kesehatan (knowledge-practice gap) menjadi faktor pemicu utama tingginya kasus ini. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman, melatih keterampilan praktis masyarakat dalam mengolah bahan pangan lokal rendah garam, serta membentuk kader peduli hipertensi. Metode yang digunakan meliputi pemeriksaan tekanan darah, edukasi kelompok interaktif mengenai pengolahan pangan, dan pembentukan kader peduli hipertensi. Hasil pemeriksaan klinis menunjukkan bahwa 68% dari total peserta terdeteksi mengalami hipertensi. Evaluasi kuesioner menunjukkan bahwa meskipun pengetahuan awal (baseline) masyarakat terkait prinsip diet rendah garam sudah berada pada kategori baik (100%), kegiatan edukasi dan demonstrasi ini efektif dalam mendorong komitmen perubahan perilaku kesehatan, di mana 100% responden menunjukkan sikap positif untuk mengubah pola makan harian dan tertarik mengaplikasikan bahan pangan lokal seperti daun kelor. Penguatan pemanfaatan pangan lokal serta optimalisasi peran kader memiliki potensi besar dalam pengendalian hipertensi berbasis komunitas secara berkelanjutan.
ANALISIS KORELASI INDEKS ERITROSIT DAN PROFIL HEMATOLOGI (Hb, Hct) PADA PEKERJA KAWASAN INDUSTRI KONAWE Sapril Kartini; Ririn Teguh Ardiansyah; Isan Maya Kartini
Jurnal MediLab Mandala Waluya Vol. 10 No. 1 (2026): JURNAL MEDILAB MANDALA WALUYA
Publisher : Prodi D4 Teknologi Laboratorium Medis, Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/medilab.v10i1.1742

Abstract

Aktivitas pertambangan nikel yang intensif di Kecamatan Morosi, khususnya oleh PT. Virtue Dragon dan PT. OSS, berdampak signifikan terhadap kualitas lingkungan dan kesehatan pekerja. Paparan senyawa logam berat seperti nikel dalam jangka panjang dapat menyebabkan gangguan sistem pernapasan, kerusakan organ, hingga gangguan hematologi seperti anemia. Paparan ini berisiko memengaruhi parameter darah seperti hemoglobin (Hb), hematokrit (Hct), serta indeks eritrosit (MCV, MCH, dan MCHC) yang merupakan indikator penting dalam menilai status kesehatan darah seseorang. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan desain cross sectional yang bertujuan untuk mengetahui hubungan antara indeks eritrosit dan profil hematologi (Hb, Hct) pada pekerja tambang di Kecamatan Morosi. Populasi penelitian adalah pekerja tambang di daerah morosi yang memeriksakan diri di puskesmas Morosi pada bulan Maret yaitu sebanyak 355 pasien. Penentuan sampel menggunakan rumus Slovin dengan tingkat kesalahan 20% sehingga diperoleh 23 responden. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara accidental sampling dengan kriteria inklusi dan esklusi tertentu. Data dianalisis dengan uji korelasi Pearson atau Spearman sesuai hasil uji normalitas Shapiro-Wilk, dengan taraf signifikan 0,05. Berdasarkan hasil analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara Hb dengan MCV (r=0,563; p=0,005) serta Hb dengan MCH (r=0,569; p=0,005), dan antara Hct dengan MCV (r=0,538; p=0,008). Sementara itu, Hb dengan MCHC (p=0,473), Hct dengan MCH (p=0,091), dan Hct dengan MCHC (p=0,206) tidak menunjukkan hubungan signifikan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa paparan polutan tambang, khususnya nikel, berpotensi memengaruhi profil hematologi pekerja, terutama pada parameter Hb dan Hct yang berhubungan dengan indeks eritrosit MCV dan MCH. Hal ini menegaskan adanya risiko anemia pada pekerja tambang sehingga diperlukan pemantauan kesehatan hematologi secara berkala serta upaya pencegahan paparan polutan untuk melindungi kesehatan pekerja dan mendukung keberlanjutan produktivitas.