Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

PELATIHAN CANVA PADA SMP BAITUSSALAM SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN Muhammad Dzulfikar Fauzi; Vessa Rizky Oktavia; Dimas Chaerul Ekty Saputra
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 10, No 4 (2026): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v10i4.40168

Abstract

Abstrak: Pemanfaatan media digital dalam pembelajaran di tingkat SMP masih belum optimal akibat keterbatasan keterampilan siswa dalam menggunakan aplikasi digital secara produktif untuk mendukung kegiatan belajar. Padahal, penguasaan literasi digital merupakan salah satu kompetensi penting yang perlu dimiliki peserta didik di era digital. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa dalam memanfaatkan aplikasi Canva sebagai media pendukung pembelajaran. Metode yang digunakan meliputi tahap persiapan melalui wawancara dan diskusi dengan pihak sekolah, pelaksanaan pelatihan dan workshop Canva, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Kegiatan diikuti oleh 52 siswa kelas IX SMP Baitussalam Surabaya. Materi yang diberikan meliputi pengenalan Canva, pemanfaatan fitur-fitur dasar, serta praktik pembuatan poster dan presentasi sederhana. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta, yang ditunjukkan oleh kenaikan nilai rata-rata dari 92,1 pada pre-test menjadi 96,2 pada post-test peningkatan dari kegiatanaadalah 4,45 % yang terlihat sangat sedikit, karena siswa yang belum mengetahui canva tidak mengisi pre-test, jika siswa yang tidak mengisi dijadikan pembagi maka peningkatan sebanyak 32,42 kali lipat. Selain itu, peserta menunjukkan antusiasme dan keterlibatan yang tinggi selama kegiatan berlangsung. Pelatihan Canva terbukti dapat meningkatkan literasi digital dan kreativitas siswa dalam menghasilkan media visual yang mendukung proses pembelajaran.Abstract: The use of digital media in learning at the junior high school level is still not optimal due to limited student skills in using digital applications productively to support learning activities. In fact, mastery of digital literacy is one of the important competencies that students need to have in the digital era. This community service activity aims to improve students' knowledge and skills in utilizing the Canva application as a learning support medium. The methods used include a preparation stage through interviews and discussions with the school, the implementation of Canva training and workshops, and evaluation using pre-tests and post-tests. The activity was attended by 52 ninth-grade students of Baitussalam Surabaya Junior High School. The material provided included an introduction to Canva, the use of basic features, and the practice of making simple posters and presentations. The evaluation results showed an increase in participant understanding, as indicated by an increase in the average score from 92.1 in the pre-test to 96.2 in the post-test. The increase from the activity was 4.45% which looks very small, because students who are not familiar with Canva did not fill out the pre-test, if students who did not fill out were used as a divisor, the increase was 32.42 times. In addition, participants showed high enthusiasm and involvement during the activity. Canva training has been proven to improve students' digital literacy and creativity in producing visual media that supports the learning process.
Studi Komparasi Metode Klasik dan IndoBERT untuk Analisis Sentimen Berbasis Aspek Pelaku Program MBG di Platform X Alqis Rausanfita; Affifah Mutiara Pertiwi; Vessa Rizky Oktavia
JEPIN (Jurnal Edukasi dan Penelitian Informatika) Vol. 12 No. 2 (2026): Volume 12 No 2
Publisher : Program Studi Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) memunculkan beragam respons publik, khususnya terkait kredibilitas dan kinerja pelaku pelaksanaannya. Media sosial X menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan dukungan, kritik, maupun pandangan terhadap pelaksanaan program secara real-time. Penelitian ini bertujuan mengklasifikasikan sentimen publik terhadap aspek pelaku Program MBG serta membandingkan kinerja metode klasifikasi klasik dengan model berbasis Transformer. Data diperoleh melalui scraping platform X menggunakan kata kunci “MBG” dan “Makan Bergizi Gratis” pada periode Januari 2025 hingga April 2026. Sebanyak 795 tweet dikumpulkan dan diperoleh 789 data setelah penghapusan duplikasi, kemudian diklasifikasikan menjadi sentimen positif, negatif, dan netral. Metode yang dibandingkan meliputi Naive Bayes, SVM, KNN, Random Forest, dan IndoBERT, dengan Random Oversampling untuk menyeimbangkan data. IndoBERT memberikan kinerja terbaik dengan akurasi 83,54%, presisi 80,43%, recall 78,41%, dan F1-score 79,28%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa representasi bahasa berbasis konteks melalui IndoBERT mampu meningkatkan kinerja klasifikasi sentimen dibandingkan metode klasik. Penelitian ini memberikan gambaran empiris respons publik terhadap aspek pelaku Program MBG serta kontribusi metodologis dengan perbandingan lima pendekatan klasifikasi.