Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Peningkatan daya saing UMKM melalui pendampingan manajemen pemasaran produk stik kelor di Desa Pasimarannu Kabupaten Sinjai Salfianur; Damayanti; St. Hadijah Wahid; Syarigawir Wahid; Zaenal Abidin; Rahma Yunita
PADMA Vol 6 No 1 (2026): JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PADMA)
Publisher : LPPM Politeknik Piksi Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56689/padma.v6i1.3009

Abstract

Saat ini UMKM pada desa Pasimarannu memiliki pengetahuan yang kurang mengenai manajemen pemasaran pada poduk stik kelor yang telah diproduksi sehingga masyarakat membutuhkan pemahaman mengenai cara peningkatan daya saing UMKM untuk mendukung kegiatan usaha agar dapat berkembang baik kedepannya. Dengan demikian kelompok UMKM di desa Pasimarannu perlu pendampingan lebih tentang manajemen pemasaran produk stik kelor, karena mayoritas dari masyarakatmasih belum memahami bagaimana manajemen pemasaran produk stik kelor demi pengembangan UMKM di desa Pasimarannu. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman pada masyarakat dan menggambarkan metode memasarkan produk dengan memanfaatkan tekhnologi demi berkembangnya perekonomian desa. Metode pengabdian pada kegiatan ini dilaksanakan dengan pendekatan Asset Based Community Development (ABCD) yaitu pemanfaatan aset dan potensi yang dimiliki masyarakat, dengan mengembangkan aset potensial yang kelak menjadi bekal skill/keterampilan masyarakat. Kemampuan inilah nantinya yang akan diasahmelalui pelatihan manajemen pemasaran yang akan dikembangkan melalui metode pemasaran yang tepat serta pemanfaatan tekhnologi yang ada. Hasil kegiatanpengabdian ini melalui penyuluhan dan pendampingan membuat pelaku UMKM memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai konsep manajemen pemasaran,pemanfaatan media pemasaran digital, strategi pemasaran (produk, harga, tempat, dan promosi), serta pentingnya membangun identitas merek dan kemasan yang menarik.
PERAN KETENTUAN ADMINISTRATIF DALAM MENJAGA INTEGRITAS PERBANKAN SYARIAH DI ERA DIGITAL Nurma Abida; St. Hadijah Wahid; Rezki Aulia; Putriani Putriani; Mutmainnah Mutmainnah
Jurnal Kajian Ekonomi dan Perbankan Syariah Vol 5 No 1 (2026): Jurnal Kajian Ekonomi dan Perbankan Syariah
Publisher : IAI DDI Polewali Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perbankan syariah di era digital menghadapi berbagai tantangan dalam menjaga integritas dan kepatuhan terhadap prinsip-prinsip syariah, seiring dengan perkembangan teknologi yang pesat. Ketentuan administratif yang ketat sangat diperlukan untuk memastikan bahwa inovasi digital dalam produk dan layanan perbankan tetap sesuai dengan prinsip syariah, seperti larangan riba, gharar, dan maisir. Tantangan utama meliputi integrasi teknologi dengan prinsip syariah, pengawasan transaksi digital, perlindungan data, dan keamanan siber. Penelitian ini bertujuan untuk menggali peran ketentuan administratif dalam menjaga integritas perbankan syariah di tengah perkembangan teknologi digital serta untuk mengidentifikasi tantangan yang dihadapi oleh perbankan syariah dalam menerapkan ketentuan administratif tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data sekunder melalui studi kepustakaan. Data diperoleh dari berbagai sumber yang relevan, seperti laporan tahunan, publikasi regulator, jurnal akademik, dan literatur yang berkaitan dengan perbankan syariah dan teknologi digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbankan syariah di Indonesia menghadapi tantangan besar dalam mengintegrasikan teknologi digital dengan prinsip-prinsip syariah, terutama terkait dengan pengawasan transaksi, perlindungan data, serta penyesuaian regulasi yang ada. Meskipun demikian, penerapan ketentuan administratif yang kuat dapat membantu menjaga integritas operasional dan kepatuhan terhadap syariah. Kesimpulannya, perbankan syariah di era digital memerlukan kebijakan yang lebih jelas dan konsisten, serta pengawasan yang efektif untuk memastikan setiap inovasi dan transaksi tetap sesuai dengan ketentuan syariah. Dengan peningkatan kapasitas sumber daya manusia dan adaptasi terhadap perkembangan teknologi, perbankan syariah dapat memanfaatkan digitalisasi untuk meningkatkan efisiensi dan memperluas layanan tanpa mengorbankan prinsip-prinsip syariah.
Warga Negara, Hak dan Kewajiban Warga Negara St. Hadijah Wahid; Nurandini; Sri Ayuninsi; Destiani; Salmi; Haerani
CARONG: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 1 (2025): Januari-Maret, Local Culture and Traditions
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/y4a9ws17

Abstract

Warga negara merupakan elemen fundamental dalam keberlangsungan suatu negara. Setiap warga negara memiliki hak dan kewajiban yang telah diatur dalam konstitusi untuk menjaga keseimbangan antara kepentingan individu dan kepentingan negara. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengertian warga negara serta hak dan kewajiban yang melekat padanya, sekaligus menjelaskan hubungan antara keduanya dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Dengan menggunakan metode kajian literatur, penelitian ini mengungkap bahwa pelaksanaan hak dan kewajiban warga negara harus dilakukan secara proporsional. Pemenuhan hak yang tidak diimbangi dengan pelaksanaan kewajiban dapat menimbulkan ketimpangan sosial, sementara pengabaian hak dapat merugikan individu maupun masyarakat. Hasil kajian ini juga menyoroti pentingnya kesadaran kolektif dalam menjalankan hak dan kewajiban demi terciptanya keadilan sosial, pembangunan yang berkelanjutan, serta kedaulatan negara. Pemahaman yang baik tentang hak dan kewajiban diharapkan dapat mendorong partisipasi aktif warga negara dalam mewujudkan tatanan masyarakat yang adil dan sejahtera.