Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search
Journal : SPEKTRA KOMUNIKA

BERITA KERUMUNAN MASSA KEPULANGAN HABIB RIZIEQ SHIHAB (ANALISI FRAMING KOMPAS TV DAN TVONE EDISI 09 SD 10 NOPEMBER 2020) Lilly Nabillah; Anwari
Spektra Komunika : Jurnal Komunikasi & Dakwah Vol 1 No 1 (2022): SPEKTRA KOMUNIKA : Jurnal Komunikasi & Dakwah
Publisher : Universitas Hasyim Asy'ari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/.v1i1.2347

Abstract

Perkembangan teknologi pada zaman sekarang semakin tinggi. Canggihnya teknologi sekarang menjadikan masyarakat untuk lebih mudah mengetahui informasi, berita terbaru tanpa susah payah. Perkembangan informasi di media masa yang dahulunya hanya sebatas media cetak dan lewat televisi, sekarang mengalami perubahan dan berkembang beralih ke media sosial berbasis online. Media kompas TV dan TV one adalah salah satu jenis media yang menyediakan berita terkini seperti berita kerumunan masa kepulangan Habib Rizieq Shihab. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui analisis framing dalam berita. Metode penelitian dengan pendekatan kualitatif dengan metode analisis framing dengan menggunakan empat elemen yaitu pendefinisian masalah, memperkirakan masalah atau sumber masalah, membuat pilihan moral dan menekankan penyelesaian.
PESAN DAKWAH KH. AMIR JAMILUDDIN DALAM PENGAJIAN KITAB AKHLAQUL FARDLIYAH DI PONDOK PESANTREN WALISONGO PUTRA CUKIR JOMBANG Khafidz Hidyatullah; Anwari
Spektra Komunika : Jurnal Komunikasi & Dakwah Vol 1 No 1 (2022): SPEKTRA KOMUNIKA : Jurnal Komunikasi & Dakwah
Publisher : Universitas Hasyim Asy'ari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/.v1i1.2349

Abstract

Dakwah adalah mengajak atau menyeru untuk tidak melakukan segala hal yang dilarang oleh Allah SWT dan menjalankan apa yang diperintahkan oleh Allah SWT sesuai dengan al-Qur’an dan al-Hadits. Dalam dakwah, tentu ada yang namanya pesan dakwah dan timbal balik dari pesan yang disampaikan. Dalam hal ini, peneliti melakukan penelitian terhadap pengajian kitab Akhlaqul Fardliyah oleh KH. Amir Jamiluddin di Pondok Pesantren Wali Songo Cukir Diwek Jombang. Kitab Akhlaqul Fardliyah merupakan kitab yang dikutip oleh KH Amir Jamiluddin dari kitab karangan Muhammad Abdullah Darazi. Pengajian kitab tersebut hanya untuk kalangan sendiri atau tidak untuk umum. Dalam hal ini peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Dengan melakukan wawancara dan mengumpulkan data berdasarkan fakta-fakta yang ada. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat pesan dan efek dakwah terhadap pengajian kitab Akhlaqul Fardliyah yang dilakukan oleh KH. Amir Jamiluddin di Pondok Pesantren Wali Songo. Pesan dan efek dakwah tersebut dapat diterapkan untuk diri sendiri dan untuk kehidupan bersosialisasi dengan masyarakat secara luas. Sehingga santri yang posisinya sebagai mad’u dapat memahami dan menerapkan apa yang telah disampaikan oleh KH. Amir Jamiluddin dalam kitab Akhlaaqul Fadliyah
ADAPTASI KOMUNIKASI ANTARBUDAYA SANTRI NON JAWA DALAM MEMAHAMI PEMBELAJARAN NGAJI PEGON Hasnah Zein; Anwari
Spektra Komunika : Jurnal Komunikasi & Dakwah Vol 1 No 2 (2022): SPEKTRA KOMUNIKA : Jurnal Komunikasi & Dakwah
Publisher : Universitas Hasyim Asy'ari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/.v1i2.3032

Abstract

Abstrak: Pondok pesantren yang merupakan tempat belajar santri, juga memiliki berbagai latar belakang budaya berbeda,perbedaan tersebut menjadi salah satu alas an mereka untuk belajar dan juga sebagai proses komunikasi mereka dalam berinteraksi karena berbedanya budaya baik ras, suku, Bahasa,dll. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bagaimana komunikasi antarbudaya Santri Non Jawa dan bagaimana pemahaman Santri Non Jawa terhadap pembelajaran ngaji pegon di Pondok Pesantren Darul Falah IV Cukir Diwek Jombang. Dari tujuan penelitian di atas metode penelitian yang di gunakan berupa metode penelitian kualitatif deskriptif. sedangkan analisis yang di gunakaan berupa teori interaksi simbolik yang dikembangkan oleh Herbert Blumer. teori interaksi simbolik yang di kemukan oleh horbet blumer merupakan sebagai sebuah proses interaksi dalam rangka membentuk arti atau makna bagi setiap individu. dan jugateri penguragan ketidak pastian yang di kemukakan oleh Gudykunts dan Kim. Dapat simpulkan bahwa Proses komuniikasi antar santri meliputi proses adaptasi, pengulangan informasi dan juga sikap saling menghormati. Berdasarkan proses komunikasi tersebut adaptasi komuniksi antarbudaya santri yang terjadi pondok pesantren darul falah IV Cukir Diwek Jombang meliputi adaptasi komunikasi berupa komunikasi simbolik dan langsung. Pembelajaran ngaji pegon sendiri pemahaman yang digunakan santri yang memiliki keberbedaan budaya harus memahami makana bahasa yang digunakan dalam pembelajaraan pegon tersebut, mengenal berbgaai huruf-huruf yang digunakaan dan juga cara pengaplikasinya, dikarenaakan pembelajran ngaji pegon sendiri membutuhkan waktu yang Panjang.
PESAN MORAL DALAM FILM 100% HALAL KARYA JASTIS ARIMBA Achfaz Fauzi; Anwari
Spektra Komunika : Jurnal Komunikasi & Dakwah Vol 1 No 2 (2022): SPEKTRA KOMUNIKA : Jurnal Komunikasi & Dakwah
Publisher : Universitas Hasyim Asy'ari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/.v1i2.3034

Abstract

Abstract: Pada dasarnya film merupakan sebuah karya seni yang terlahir dari para pemeran suatu karakter. Hakikatnya film yang ditayangkan di televisi atau di bioskop dapat mempengaruhi dan membentuk khalayak sesuai dengan muatan pesan di dalamnya, tanpa berlaku sebaliknya. Di dalam sebuah karya seni film beragam isi pesan yang mencakup pesan edukatif, informatif, pesan religi, moral dan sebagainya. Penyampaian pesan religi atau agama dimanfaatkan film sebagai salah satu sarana dakwah karena tidak sedikit pihak yang memanfaatkan film tersebut. Salah satunya Film 100% Halal Karya Jastis Arimba yang diproduseri oleh Raam Punjabi dan diproduksi oleh MVP Pictures. Film ini menceritakan Ilham Sentosa (Ariyo Wahab), seorang motivator dan penulis sukses yang menganjurkan untuk pernikahan muda. Melihat pemaparan dari fenomena tersebut maka peneliti akan mengulas pesan moral yang terdapat dalam film 100% Halal. Adapun rumusan masalah dalam skripsi ini adalah Bagaimana makna tanda yang terdapat dalam film 100% Halal Karya Jastis Arimba. Untuk menjawab rumusan masalah tersebut, peneliti menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan menggunakan metode analisis semiotika teori Charles Sanders Pierce. Adapun Unit analisis data berupa setiap adegan atau scene yang mengandung makna pesan moral dalam film 100% Halal. Tahapan penelitiannya dibagi menjadi beberapa bagian seperti: mencari topik, merumuskan masalah, menentukan metode penelitian, mengumpulkan data, menganalisis data, dan menarik kesimpulan. Dari hasil analisis yang dilakukan peneliti menghasilkan kesimpulan berupa makna tanda yang dikembangkan Charles Sanders Pierce dengan menggunakan segitiga makna yang meliputi: ikon, indeks dan simbol. Ketiga struktur tanda tersebut merupakan rangkaian yang saling berkaitan dari makna tanda yang sudah di sajikan dalam bentuk penyajian data berupa beberapa adegan dan kemudian di analisa menggunakan teori segitiga makna. Dan menghasilkan pesan moral dengan menggunakan teori yang di kembangkan oleh Franz Magnis Suseno yang meliputi: kejujuran dalam ucapan. Menjadi diri sendiri dalam menentukan pilihan. Bertanggung jawab atas kewajiban dan bertanggung jawab sebagai seorang suami. Kemandirian menjadi seorang ibu yang tangguh, dan bertindak atas kehendak sendiri. Keberanian moral untuk memberanikan diri meminang seorang wanita. Kerendahan hati dengan membantu dan menolong sesama, kerendahan hati menjadi seorang suami. Dan kritis dalam menghadapi suatu hal memberikan nasihat yang baik.
PERILAKU BERMEDIA SOSIAL PADA SANTRI MAHASISWA PONDOK PESANTREN AL-ISTIQOMAH CUKIR DIWEK JOMBANG JAWA TIMUR Lathifatul Sholikah; Anwari
Spektra Komunika : Jurnal Komunikasi & Dakwah Vol 2 No 1 (2023): SPEKTRA KOMUNIKA : Jurnal Komunikasi & Dakwah
Publisher : Universitas Hasyim Asy'ari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/.v2i1.3731

Abstract

Pondok Pesantren Al-Istiqomah Cukir, Diwek, Jombang memiliki kebijakan memperbolehkan santri menggunakan gadget atau media sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media sosial terhadap perilaku santri, menjelaskan mengenai apa saja pengaruh media sosial bagi santri di masa perkembangannya kemudian untuk mengetahui apa saja pengaruh terhadap perilaku santri yang disebabkan oleh media sosial saat ini. Penelitian ini menganalisis mengenai perubahan perilaku santri yang menggunakan media sosial dan pengaruh penggunaan media sosial bagi santri mahasiswa Pondok Pesantren Al-Istiqomah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada perubahan perilaku pada santri Pondok Pesantren Al-Istiqomah yang menggunakan media sosial. Perubahan yang terjadi dapat dilihat dari tata krama/etika, kecanduan media, dan kurang interaksi dengan santri lingkungan sekitarnya. Penggunaan media sosial memberikan dampak positif dan negatif bagi santri. Dampak positifnya antara lain memberikan wawasan yang luas kepada santri, untuk menambah relasi dan informasi. Sedangkan, dampak buruk penggunaan media sosial bagi santri yaitu mengurangi minat belajar, malas mengikuti kegiatan dan penyalahgunaan media sosial untuk hal-hal yang merugikan.
WACANA BERITA KEKERASAN SANTRI PONDOK PESANTREN GONTOR DI REPUBLIKA ONLINE Nisrina Salsabila Ridha; Anwari
Spektra Komunika : Jurnal Komunikasi & Dakwah Vol 2 No 2 (2023): SPEKTRA KOMUNIKA : Jurnal Komunikasi & Dakwah
Publisher : Universitas Hasyim Asy'ari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/.v2i2.4720

Abstract

In every online media platform, there exists a diverse range of ideologies and perspectives that influence the production of news content. Republika Online adheres to its own distinct ideology in the dissemination of information to the publik. Ideology can be discerned by analyzing the textual structure and discourse employed by each media platform. In the year 2022, a significant number of acts of violence occurred within the realm of education. Among these incidents was a case of violence against students at Gontor Islamic Boarding School, located in Ponorogo, East Java. Acts of violence can have adverse effects on both physical and mental health. In the case of the violence that occurred at Gontor Islamic Boarding School, it tragically resulted in the fatality of one of the students, highlighting the severe consequences of such incidents. This thesis focuses on two research questions: Firstly, how does Republika Online, as an online media platform, employ textual structure in presenting news regarding the violence against students at Gontor Islamic Boarding School, specifically in the edition from 06 to 08 September 2022. Furthermore, this study aims to investigate the discourse employed by Republika Online, an online media platform, in presenting news regarding the violence against students at Gontor Islamic Boarding School in the edition from 06 to 08 September 2022. In order to address these two issues, the researcher employed a qualitative (non-participant) approach. In this research, the researcher utilized Teun A. Van Dijk's discourse analysis method to analyze the "Violence against students at Gontor Islamic Boarding School, edition from 06 to 08 September 2022." In this study, it can be concluded that the textual structure utilized by Republika Online exhibits a tendency to explicitly marginalize the perpetrators and Gontor Islamic Boarding School.
ANALISIS FRAMING PEMBERITAAN ISU PENCABULAN SANTRIWATI DI SERANG BANTEN PADA KOMPAS.COM DAN TRIBUNBANTEN.COM Nanda Kumala Haryanti; Anwari
Spektra Komunika : Jurnal Komunikasi & Dakwah Vol 2 No 2 (2023): SPEKTRA KOMUNIKA : Jurnal Komunikasi & Dakwah
Publisher : Universitas Hasyim Asy'ari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/.v2i2.4733

Abstract

This study focuses on two issues: firstly, how Kompas.com conducts the framing of news regarding the case of three female Islamic boarding school students' molestation in Kasemen District, Serang City, Banten, on December 12, 2022, and secondly, the comparison of news framing regarding the same molestation case between Kompas.com and TribunBanten.com on December 12, 2022. To address these two issues, the researcher utilizes a qualitative approach. The method employed by the researcher is the framing analysis method developed by Robert N. Entman in the study entitled “Framing the Issue of Female Islamic Boarding School Students' Molestation in the Online Media of Kompas.com and TribunBanten.com on December 12, 2022. The findings of this study lead to the conclusion that Kompas.com and TribunBanten.com exhibit distinct textual structures. Particularly on Kompas.com, there is a discernible tendency to side with the victims and firmly incriminate the perpetrators. On the other hand, the textual structure of news regarding the issue of Female Islamic Boarding School Students' Molestation on TribunBanten.com demonstrates a lack of clarity in delineating the chronology of events. Moreover, the discourse accentuates the notion that the conduct undertaken by the perpetrators is inherently unacceptable and should not have transpired.
ANALISIS FRAMING KAMPANYE CAPRES 2024 PADA CHANNEL YOUTUBE NAJWA SHIHAB EPISODE 3 BACAPRES BICARA GAGASAN Anjabi, Muhammad Juhan Putra Sabuth; anwari
Spektra Komunika : Jurnal Komunikasi & Dakwah Vol 4 No 1 (2024): SPEKTRA KOMUNIKA : Jurnal Komunikasi & Dakwah
Publisher : Universitas Hasyim Asy'ari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/spektra.v4i1.8437

Abstract

Struktur pemberitaan framing dari setiap media memiliki karakteristik yang berbeda, terutama dalam konteks pemberitaan kampanye politik pada tahun 2024. Salah satu fokus utama perhatian masyarakat adalah pemilihan calon presiden (capres) yang melibatkan tiga kandidat: Anies Baswedan, Ganjar Pranowo, dan Prabowo Subianto. Ketiga capres ini bersaing dengan mengajukan gagasan yang dijanjikan untuk masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menjawab dua permasalahan utama: (1) bagaimana framing yang digunakan channel YouTube Najwa Shihab dalam memengaruhi persepsi masyarakat terhadap isu-isu politik pencapresan 2024, dan (2) bagaimana program Mata Najwa membuat keputusan moral terkait isu-isu tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis framing sebagai metode utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur dan alur pertanyaan yang diajukan oleh Najwa Shihab serta pertanyaan dari audiens mengangkat isu-isu terkini yang relevan dengan masyarakat. Pertanyaan-pertanyaan ini diarahkan pada penyelesaian permasalahan utama, seperti korupsi, pendidikan, reformasi Polri, lapangan pekerjaan, dan kebebasan berpendapat. Framing yang digunakan dalam program ini memainkan peran penting dalam memengaruhi opini publik dan membangun narasi politik yang kritis namun konstruktif
REPRESENTASI SPIRITUALITAS PADA LAGU “FATWA HATI” KARYA LETTO kristanti, Yuli fuji kristanti; Anwari
Spektra Komunika : Jurnal Komunikasi & Dakwah Vol 4 No 2 (2025): SPEKTRA KOMUNIKA : Jurnal Komunikasi & Dakwah
Publisher : Universitas Hasyim Asy'ari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/spektra.v4i2.9035

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap makna tanda dalam lirik lagu “Fatwa Hati” karya Letto dengan menggunakan pendekatan semiotika Roland Barthes. Lagu ini dipilih karena memiliki lirik yang sarat makna serta populer di kalangan anak muda, khususnya melalui platform digital seperti TikTok. Dalam analisis semiotika Barthes, makna dibedah melalui tiga level: denotasi, konotasi, dan mitos. Hasil analisis menunjukkan bahwa lirik lagu “Fatwa Hati” tidak hanya menceritakan kisah percintaan, tetapi juga mengandung pesan-pesan spiritual dan nilai dakwah Islam. Salah satu nilai yang menonjol adalah pentingnya mengikuti suara hati sebagai bentuk intuisi yang datang dari ilham Tuhan. Letto secara konsisten menggunakan simbol dan metafora mendalam untuk menyampaikan pesan penyucian jiwa (tazkiyatun nafs), menjadikan lagu ini lebih dari sekadar hiburan. Oleh karena itu, lagu “Fatwa Hati” dapat dipandang sebagai bentuk dakwah kontemporer yang memadukan seni dan nilai-nilai keislaman secara harmonis, menjangkau generasi muda melalui media yang dekat dengan keseharian mereka.
ANALISIS FRAMING KAMPANYE CAPRES 2024 PADA CHANNEL YOUTUBE NAJWA SHIHAB EPISODE 3 BACAPRES BICARA GAGASAN Anjabi, Muhammad Juhan Putra Sabuth; anwari
Spektra Komunika : Jurnal Komunikasi & Dakwah Vol 4 No 1 (2024): SPEKTRA KOMUNIKA : Jurnal Komunikasi & Dakwah
Publisher : Universitas Hasyim Asy'ari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/spektra.v4i1.8437

Abstract

Struktur pemberitaan framing dari setiap media memiliki karakteristik yang berbeda, terutama dalam konteks pemberitaan kampanye politik pada tahun 2024. Salah satu fokus utama perhatian masyarakat adalah pemilihan calon presiden (capres) yang melibatkan tiga kandidat: Anies Baswedan, Ganjar Pranowo, dan Prabowo Subianto. Ketiga capres ini bersaing dengan mengajukan gagasan yang dijanjikan untuk masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menjawab dua permasalahan utama: (1) bagaimana framing yang digunakan channel YouTube Najwa Shihab dalam memengaruhi persepsi masyarakat terhadap isu-isu politik pencapresan 2024, dan (2) bagaimana program Mata Najwa membuat keputusan moral terkait isu-isu tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis framing sebagai metode utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur dan alur pertanyaan yang diajukan oleh Najwa Shihab serta pertanyaan dari audiens mengangkat isu-isu terkini yang relevan dengan masyarakat. Pertanyaan-pertanyaan ini diarahkan pada penyelesaian permasalahan utama, seperti korupsi, pendidikan, reformasi Polri, lapangan pekerjaan, dan kebebasan berpendapat. Framing yang digunakan dalam program ini memainkan peran penting dalam memengaruhi opini publik dan membangun narasi politik yang kritis namun konstruktif