Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

“PENGARUH SALES PROMOTION, TAGLINE “GRATIS ONGKIR” TERHADAP IMPULSE BUYING PADA PENGGUNA MARKETPLACE SHOPEE DENGAN FLASH SALE SEBAGAI VARIABEL INTERVENING” Sulistyorini Sulistyorini; Any Setyarini; Yohana Agusrina
JURNAL ILMIAH EDUNOMIKA Vol 8, No 2 (2024): EDUNOMIKA
Publisher : ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/jie.v8i3.12439

Abstract

Teknologi digital memegang peranan penting di dalam dunia pemasaran di era digital saat ini. Indonesia sudah memasuki revolusi industri 4.0 sehingga segala aktivitas dalam dunia industri harus mampu memanfaatkan teknologi digital yang telah ada. Kegiatan pembelian mahasiswa umumnya lebih mengarah pada pemenuhan kebutuhan psikologis. Beberapa E-Commerce situs website belanja online memanfaatkan teknologi digital, yaitu diantaranya Shopee. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif. Penelitian ini dilakukan pada mahasiswa fakultas ekonomi Universitas Semarang. metode yang di gunakan dalam pengambilan sampel yaitu probability sampling dengan menggunkan pendekatan simple random sampling karena setiap orang pada seluruh populasi yang telah ditentukan memiliki kesempatan yang sama untuk dipilih menjadi sampel. Sedangkan untuk menentukan sampel peneliti menggunakan rumus unknow population maka sampel pada penelitian ini adalah 384 responden. Fokus penelitian ini adalah menganalisis bagaimana kesuksesan strategi pemasaran yang dilakukan marketplace shopee dalam upaya mempertahankan dan meningkatkan pengunjung atau pengguna pada marketplace shopee. Hasil penelitian ini akan melaporkan baik secara langsung maupun tidak langsung faktor-faktor yang mempengaruhi impulse buying dimana hasil penelitian bahwa sales promotion, tagline “gratis ongkir” berpengaruh terhadap flash sale. Sales promotion, tagline “gratis ongkir” dan flash sale berpengaruh terhadap impulse buying. Flash sale mampu menjadi variabel intervening pada pengaruh sales promotion dan tagline “gratis ongkir” terhadap impulse buying. Kata Kunci : Sales Promotion, Gratis Ongkir, Flash Sale, Impulse Buying.
Peran Kader Dalam Peningkatan Motivasi Dan Partisipasi Masyarakat Dalam Program Bank Sampah “Ayo Kita Menabung” Di Desa Cabean Demak Sulistyorini; Any Setyarini; Ayu Nurafni Octavia; Yohana Agusrina; Afshoqul Miftah; Muhammad Muntohar
Literasi Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Inovasi Vol 6 No 2 (2026)
Publisher : Pengelola Jurnal Politeknik Negeri Ketapang Jl. Rangga Sentap, Dalong Sukaharja, Ketapang 78813. Telp. (0534) 3030686 Kalimantan Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58466/4hn44791

Abstract

This community service program was implemented to address the low levels of motivation and participation among the residents of Cabean Village, Demak Regency, regarding the management of the "Ayo Kita Menabung" (Let's Save) Waste Bank. The challenges identified included low public awareness regarding waste sorting, limited capacity among program facilitators (cadres) to conduct outreach, and a suboptimal waste bank administrative system. The program aimed to enhance the capacity of these cadres—acting as program drivers—to motivate the community, boost resident participation, and strengthen the sustainable governance of the waste bank. A community empowerment approach was employed, utilizing methods such as observation, outreach, training, field practice, mentoring, and evaluation. The material covered 3R-based waste management (Reduce, Reuse, Recycle), persuasive communication, strategies to boost community motivation, waste bank administration, and practical outreach to residents. Evaluation was conducted through observation, interviews, group discussions, and questionnaires. The results demonstrated an improvement in the cadres' knowledge and skills regarding education, mentoring, and waste bank administration. Public awareness regarding the importance of waste management and its economic benefits also increased, evidenced by higher resident participation in waste deposits. Furthermore, the administrative system became more organized and transparent, thereby increasing community trust. The program successfully strengthened cadre capacity while supporting the sustainability of the community-empowerment-based waste bank management