Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Diplomasi Publik Indonesia Sebagai Tuan Rumah Penyelenggara Kegiatan KTT Asean Ke-43 Yosua Gabe Maruli Sijabat; Eshaulin Br Sembiring; Devi Putri Thesia; Risky Sakti Lumban Gaol; Daniel David Sidebang; Sriatul Adawiah; Prayetno Prayetno
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 6 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i6.6722

Abstract

KTT ASEAN menjadi forum penting dimana para pemimpin negara anggota berkumpul untuk membahas isu strategis, seperti kerja sama regional, dan pserkembangan ekonomi yang berada di kawasan Asia Tenggara. Tidak hanya itu, Indonesia juga melakukan diplomasi publik pada kegiatan tersebut. penelitian ini menggunakan metode penelitian dengan pendekatan kualitatif, yaitu penelitian yang dilakukan dengan cara mengumpulkan data berdasarkan hasil wawancara. Adapun tujuannya adalah untuk mendapatkan gagasan dari sudut pandang mengenai keuntungan Indonesia sebagai tuan rumah penyelenggara kegiatan KTT ASEAN Ke-43. Melalui KTT ASEAN tersebut Indonesia juga dapat di yakini oleh negara luar dalam melakukan investasi dan memperluas akses pasar sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakakat melalui lapangan kerja yang baru.
Analisis Proses Persidangan Perkara Percobaan Pencurian dengan Kekerasan dan Kepemilikan Senjata Api Ilegal di Pengadilan Negeri Sei Rampah Nabila Amanda Rahman; Eshaulin Br Sembiring; Elsa Prida Br Tarigan; Alya Rachma; Parlaungan Gabriel Siahaan; Dewi Pika Lumban Batu
JUSTITIA : Jurnal Ilmu Hukum dan Humaniora Vol 9, No 2 (2026): JUSTITIA Jurnal Ilmu Hukum dan Humaniora
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/justitia.v9i2.%p

Abstract

Kasus ini menggambarkan proses pidana yang berjalan dengan prinsip keadilan menyeluruh dan profesionalisme tinggi. Pembuktian yang kuat melalui kesaksian korban, anak korban, serta bukti medis dan barang bukti senjata api ilegal menjadi dasar utama dalam menetapkan fakta hukum. Berperan aktif majelis hakim dan jaksa penuntut dalam menggali kebenaran umum dan menyusun argumentasi hukum yang sistematis menunjukkan komitmen terhadap penegakan hukum yang adil dan transparan. Pertimbangan hukuman yang matang dengan menimbang faktor pemberat dan mencerahkan mencerminkan keseimbangan antara memberikan efek jera kepada pelaku dan perlindungan hak-hak pelacur sebagai manusia. Kasus ini juga menegaskan bahwa penerapan keadilan restoratif tidak selalu memungkinkan, terutama dalam tindak pidana kekerasan berat yang melibatkan senjata api ilegal. Putusan penjara selama sepuluh tahun dan penyerahan barang bukti menjadi langkah tepat untuk menjaga keamanan dan mengamankan sosial. Secara keseluruhan, kasus ini menjadi contoh efektifnya sistem peradilan dalam melindungi masyarakat sekaligus menegakkan supremasi hukum secara adil dan manusiawi. 
Kajian Eksistensi terhadap Bahasa Indonesia sebagai Bahasa Persatuan dan Bahasa Negara di Era Globalisasi Delila Maya Sari Siregar; Eshaulin Br Sembiring; Lora Ernanta Tarigan; Yosua Gabe Maruli Sijabat
Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya Vol. 3 No. 2 (2024): Juni : Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jpbb.v3i2.3167

Abstract

Language is a need for everyone. Language is also an element of culture and a symbol for a person to communicate all needs. For the Indonesian people, Indonesian has a very important position because Indonesian is the national language and state language. Indonesian as the national language as a nation was built on the basis of ethnic and cultural diversity, Indonesia has good capital in fostering a sense of nationalism and strengthening national identity through the use of Indonesian. The existence of the Indonesian language, which is the identity of the Indonesian nation in the current era of globalization, needs to be fostered and socialized by every Indonesian citizen. This is necessary so that the Indonesian people are not carried away by foreign influences and culture that are not in accordance with the language and culture of the Indonesian people. The influence of such sophisticated communication tools must be faced by maintaining the identity of the Indonesian nation, including the identity of the Indonesian language. This all concerns the discipline of speaking the national language, by complying with all the rules or regulations for using the Indonesian language. Globalization affects all aspects of life, including language. The increasingly global language used by all nations in the world is English, which has more than one billion users.