Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : WIDYAKALA JOURNAL

Pengamatan Badai Cuaca Di Selat Makassar Untuk Mendukung Aktivitas Peluncuran Satelit Wayan Suparta
WIDYAKALA: JOURNAL OF PEMBANGUNAN JAYA UNIVERSITY Vol 6, No 1 (2019): Urban Development & Urban Lifestyle
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat UPJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (744.006 KB) | DOI: 10.36262/widyakala.v6i1.138

Abstract

Ribut cuaca adalah salah satu parameter terpenting yang perlu diperhatikan dalam skenario peluncuran roket atau peluncuran satelit menuju orbitnya. Tulisan ini bertujuan untuk mengukur terjadinya ribut badai berdekatan daerah Selat Makassar sebagai langkah awal untuk membangun model badai cuaca dalam rangka peluncuran satelit. Data meteorologi permukaan harian seperti tekanan, suhu, kelembaban relatif, tutupan awan, uap air, kecepatan angin dan arahnya telah dianalisis. Analisis juga mempertimbangkan musim kemarau dan musim hujan di dekat kawasan target peluncuran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas ribut badai pada bulan Mei dan Oktober terdeteksi lebih tinggi daripada bulan-bulan lainnya. Investigasi awal ditemukan bahwa aktivitas ribut badai di daerah ini lebih dipengaruhi oleh kelembaban relatif dan uap air, khususnya di musim peralihan (Monsun). Sementara bulan-bulan yang diprediksi aman untuk peluncuran roket adalah Juni, Juli, dan Agustus.
Marine Heat as a Renewable Energy Source Wayan Suparta
WIDYAKALA: JOURNAL OF PEMBANGUNAN JAYA UNIVERSITY Vol 7, No 1 (2020): Urban Development & Urban Lifestyle
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat UPJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (603.078 KB) | DOI: 10.36262/widyakala.v7i1.278

Abstract

The ocean, which covers two-thirds of the land surface, receives heat from the sun's rays. Ocean water also receives heat that comes from geothermal heat, which is magma located under the seafloor. Ocean surface temperatures are warmest near the equator, with temperatures from 25°C to 33°C between 0 degrees and 20 degrees north and south latitude. This temperature difference can be utilized to run the driving machine based on the thermodynamic principle. A technology called Ocean Thermal Energy Conversion (OTEC) is capable of converting the temperature difference into electrical energy. OTEC is a power plant by utilizing the difference in the temperature of seawater on the surface and the temperature of deep seawater. This paper briefly overviews of how ocean heat can be utilized as a renewable energy source to produce electrical energy. The development and exploitation of renewable marine energy in the future are feasible and this will involve multidisciplinary fields such as robotics and informatics.
Analisis Efektivitas Aplikasi e-Batik Dalam Upaya Memperkenalkan Batik Indonesia Kepada Dunia Anak Agung Ngurah Krisnanda Putra; Wayan Suparta
WIDYAKALA: JOURNAL OF PEMBANGUNAN JAYA UNIVERSITY Vol 6, No 2 (2019): Urban Development & Urban Lifestyle
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat UPJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (817.801 KB) | DOI: 10.36262/widyakala.v6i2.203

Abstract

Batik adalah salah satu identitas yang dimiliki oleh orang Indonesia yang telah diakui dan ditetapkan oleh UNESCO. Ini membuktikan bahwa batik sudah menjadi salah satu bentuk kekayaan budaya Indonesia yang harus dilestarikan. Untuk mencegah budaya Indonesia diakui oleh negara lain, peneliti ingin membuat aplikasi yang disebut e-Batik. Dalam penelitian ini, pengujian dan analisis dilakukan untuk mengetahui seberapa efektif aplikasi e-Batik dalam memperkenalkan batik Indonesia ke dunia. Untuk tujuan ini, peneliti menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan teknik pengumpulan data dengan mendistribusikan kuesioner. Berdasarkan feedback dari 33 responden yang rata-rata berusia 17 hingga 20 tahun dan pembahasan yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa data yang diperoleh terbukti valid dan reliabel sehingga data tersebut dapat dipercaya untuk digunakan dalam penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai tertinggi yang diperoleh dari pengujian efektivitas aplikasi e-Batik dengan menggunakan skala Likert adalah 96,212 dan terendah adalah 81,818 dari 100. Ini menunjukkan bahwa aplikasi e-Batik terbukti efektif dalam memperkenalkan batik ke dunia.