Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Strategi Promosi untuk Meningkatkan Jumlah Anggota Koperasi Simpan Pinjam Pembiayaan Syariah Mitra Insan Mandiri Rani Nurnawati
La Zhulma | Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam Vol 3 No 2 (2023): Oktober,2023
Publisher : LPPM IAIT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In the matter of marketing, cooperative institutions will be placed in a market that is likened to a battlefield for many existing savings and loan cooperatives that have been engaged in the same community, it is necessary to create an effective promotional strategy in order to win the competition. Therefore, as the competition between cooperatives and other financial institutions has been emerged, the cooperative management must be able to manage the company effectively, so that consumers or members do not switch to other financial institutions. Apromotional strategy has been commonly practiced by existing financial institutions, henceforward a savings and loan cooperativ must advance its promotional strategy in order to have strong competitiveness by using a good and targeted promotional strategy. A good promotional strategy will place the savings and loan cooperatives in a strong position, especially in the face of current competition. The purpose of this study was to determine the Promotion Strategy and efforts that has been done by KSPPS MIM to increase the number of its members. Data were collected from primary sources through observation and direct interviews with the institutions, and fromsecondary data such as literature, reports, and documents related to the development of cooperative members. The results show that the particular cooperative has implemented promotional strategy through Personal Selling, activation and data collection of members and advertising through digital platform such as social media. The implementation of cooperative education activities is the main focus of the cooperative as an effort to retain and recruit its members.
Developing Entrepreneurial Intention among Retired Indonesian Migrant Workers in Central Java: Key Supporting Determinants Rodhiyah Rodhiyah; Dede Sri Rahayu; Nadia Ulfa Agustin Hilman; Alfin Nur Fahmi Mufreni; Rani Nurnawati
Jurnal Inovasi Bisnis dan Kewirausahaan Vol 8 No 1 (2026): Business Innovation and Entrepreneurship Journal (February)
Publisher : Entrepreneurship Faculty, Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35899/biej.v8i1.1177

Abstract

This research aims to analyze the influence of Entrepreneurial Knowledge (EK), Perceived Feasibility (PF), and Entrepreneurial Self-Efficacy (ESE) on Entrepreneurial Intention (EI) among retired Indonesian migrant workers in Central Java. The research employed a quantitative approach by collecting data through questionnaires distributed to 60 respondents. Data analysis was conducted using the Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) method. The results indicated that Entrepreneurial Knowledge (EK) had a positive and significant effect on and Perceived Feasibility (PF) also had a positive and significant effect on Entrepreneurial Intention (EI) . In contrast, Entrepreneurial Self-Efficacy (ESE) had no significant effect on Entrepreneurial Intention (EI) . These findings suggest that entrepreneurial intentions among migrant retirees are more strongly influenced by the level of entrepreneurial knowledge and perceptions of business feasibility than by confidence in their own abilities.
PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL TIKTOK SEBAGAI MEDIA JUAL BELI LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) OLEH GURU Haifa Khaerun Nisa; Rani Nurnawati
Asatidzuna | Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol 8 No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) STAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70143/qckbh348

Abstract

Pemanfaatan media sosial dalam bidang pendidikan mengalami perkembangan yang signifikan, tidak hanya sebagai sarana berbagi informasi tetapi juga sebagai media pemasaran produk pendidikan. Salah satu platform yang banyak dimanfaatkan adalah TikTok. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan TikTok sebagai platform teknologi pendidikan dalam kegiatan jual beli Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) oleh guru serta implikasinya terhadap inovasi pembelajaran dan profesionalisme guru. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi literatur dan observasi nonpartisipatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa TikTok efektif digunakan sebagai media distribusi LKPD karena memiliki jangkauan luas, tampilan visual menarik, dan interaksi dua arah. Pemanfaatan TikTok membuka peluang pengembangan kewirausahaan guru dan peningkatan kualitas bahan ajar, dengan tetap memperhatikan etika profesi dan perlindungan hak cipta.
PENGEMBANGAN INOVASI PRODUK, BRANDING DAN DESAIN PRODUK OLAHAN PESANTREN DALAM MENDUKUNG KEMANDIRIAN EKONOMI PESANTREN(Studi pada Program Capacity Building Halal Value Chain Pesantren Banten) Rani Nurnawati
La Zhulma | Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam Vol 8 No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : LPPM IAIT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70143/y1n1ka57

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengembangan inovasi produk, branding, dan desain kemasan dalam mendukung kemandirian ekonomi pesantren melalui program Capacity Building Halal Value Chain Pesantren Banten Tahun 2023. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus pada beberapa pesantren peserta program, khususnya Pondok Pesantren Al-Iman dan Raudhotul Mutta’allimin. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, dan studi literatur, sedangkan analisis data menggunakan model interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pesantren memiliki potensi besar dalam pengembangan usaha berbasis sumber daya lokal, seperti pertanian, perikanan, dan pengelolaan limbah organik. Program capacity building mendorong transformasi komoditas mentah menjadi produk bernilai tambah, seperti beras premium, sambal cabai, nugget lele, serta produk turunan maggot. Selain itu, penguatan branding yang mengintegrasikan nilai halal, keberkahan, dan keberlanjutan mampu meningkatkan identitas serta kepercayaan konsumen. Desain kemasan yang lebih informatif dan menarik juga terbukti meningkatkan daya tarik produk di pasar.Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi inovasi produk, strategi branding, dan desain kemasan merupakan pendekatan efektif dalam meningkatkan daya saing dan nilai tambah produk pesantren. Pendekatan ini tidak hanya berdampak pada peningkatan ekonomi lembaga, tetapi juga mendukung terciptanya kemandirian ekonomi pesantren yang berkelanjutan.