Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Developing Entrepreneurial Intention among Retired Indonesian Migrant Workers in Central Java: Key Supporting Determinants Rodhiyah Rodhiyah; Dede Sri Rahayu; Nadia Ulfa Agustin Hilman; Alfin Nur Fahmi Mufreni; Rani Nurnawati
Jurnal Inovasi Bisnis dan Kewirausahaan Vol 8 No 1 (2026): Business Innovation and Entrepreneurship Journal (February)
Publisher : Entrepreneurship Faculty, Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35899/biej.v8i1.1177

Abstract

This research aims to analyze the influence of Entrepreneurial Knowledge (EK), Perceived Feasibility (PF), and Entrepreneurial Self-Efficacy (ESE) on Entrepreneurial Intention (EI) among retired Indonesian migrant workers in Central Java. The research employed a quantitative approach by collecting data through questionnaires distributed to 60 respondents. Data analysis was conducted using the Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) method. The results indicated that Entrepreneurial Knowledge (EK) had a positive and significant effect on and Perceived Feasibility (PF) also had a positive and significant effect on Entrepreneurial Intention (EI) . In contrast, Entrepreneurial Self-Efficacy (ESE) had no significant effect on Entrepreneurial Intention (EI) . These findings suggest that entrepreneurial intentions among migrant retirees are more strongly influenced by the level of entrepreneurial knowledge and perceptions of business feasibility than by confidence in their own abilities.
Pemberdayaan purna migran melalui pembentukan usaha berbasis pangan lokal Alfin Nur Fahmi Mufreni; Dede Sri Rahayu; Rani Nurnawati; R. Lucky Radi Rinandiyana; Nadya Ayu Lestari; Rizal Fahmi Syaiful; Nadia Ulfa Agustin Hilman; Luthfie Hadie Nugraha Darmawan; Fitri Ajeng Sari; Rodhiyah Rodhiyah
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 10, No 3 (2026): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v10i3.39459

Abstract

Abstrak Fenomena purna migran yang kembali ke daerah asal memiliki potensi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui kegiatan kewirausahaan. Namun, keterbatasan keterampilan, akses pasar, dan pemanfaatan sumber daya lokal menjadi kendala utama. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas purna migran dalam mengembangkan usaha berbasis pangan lokal di Desa Tegalsari, Kabupaten Temanggung. Sasaran kegiatan adalah purna migran dengan jumlah peserta yang dibagi ke dalam beberapa kelompok usaha. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif dan edukatif melalui tahapan persiapan, sosialisasi, pelatihan teknis, dan pendampingan usaha. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu mengolah pangan lokal menjadi produk bernilai tambah seperti keripik pisang aneka topping, chili oil, sambal tabur, singkong lumer, mochi singkong, nugget brokoli, dan toppoki. Selain itu, peserta juga memperoleh keterampilan dalam pengemasan, branding, serta strategi pemasaran melalui praktik langsung seperti canvassing produk di Yogyakarta. Secara kualitatif, terjadi peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan motivasi berwirausaha peserta. Secara kuantitatif, seluruh kelompok berhasil menghasilkan produk dan melakukan uji pemasaran langsung. Kegiatan ini berkontribusi dalam meningkatkan kemandirian ekonomi purna migran serta mendorong pengembangan usaha berbasis potensi lokal secara berkelanjutan. Kata kunci: purna migran; kewirausahaan; pengolahan pangan lokal; pemberdayaan masyarakat; pengembangan usaha. Abstract The return migration phenomenon presented significant potential for fostering local economic development through entrepreneurial engagement. Nevertheless, constraints such as limited skills, restricted market access, and suboptimal utilization of local resources continued to pose substantial challenges. This community service initiative was designed to strengthen the capacity of return migrants in establishing and developing local food-based enterprises in Tegalsari Village, Temanggung Regency. The program targeted return migrants who were organized into several business groups. The implementation adopted a participatory and educational approach, encompassing stages of preparation, socialization, technical training, and business mentoring. The findings indicate that participants are capable of transforming local food resources into value-added products, such as banana chips with various toppings, chili oil, chili flakes, cassava-based products, cassava mochi, broccoli nuggets, and rice-based tteokbokki. Furthermore, participants acquired competencies in packaging, branding, and marketing strategies through hands-on activities, such as product canvassing conducted in Yogyakarta. From a qualitative perspective, there was a noticeable enhancement in participants’ knowledge, technical skills, and entrepreneurial motivation. Quantitatively, all participant groups succeeded in producing at least one type of product and conducting direct market trials. Overall, this program contributes to strengthening the economic independence of return migrants while promoting the sustainable development of enterprises based on local resource potential. Keywords: return migrants; entrepreneurship; local food processing; community empowerment; business development
PENINGKATAN KOMPETENSI FOTOGRAFI DIGITAL BERBASIS SMARTPHONE MELALUI WORKSHOP CREATIVEPRENEUR ACADEMY BAGI GENERASI MUDA DI ERA EKONOMI DIGITAL Rodhiyah Rodhiyah; Luthfie Hadie Nugraha Darmawan; Tine Badriatin; Lucky Radi Rinandiyana; Gusti Tia Ardiani
BANTENESE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 1 (2026): Bantenese: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Pusat Studi Sosial dan Pengabdian Masyarakat Fisipkum Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/cj7xb775

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mendorong meningkatnya kebutuhan terhadap konten visual yang berkualitas sebagai sarana komunikasi, personal branding, dan pengembangan ekonomi kreatif. Meskipun generasi muda memiliki akses yang luas terhadap perangkat smartphone dengan fitur kamera yang semakin canggih, pemanfaatannya masih didominasi untuk aktivitas konsumtif dibandingkan produktif. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan meningkatkan kompetensi fotografi digital berbasis smartphone bagi generasi muda melalui pelatihan dan praktik langsung. Kegiatan dilaksanakan dalam program Creativepreneur Academy: Fotografi Digital dan Literasi Keuangan bagi Generasi Muda pada tanggal 2 Juni 2026 di Auditorium Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Siliwangi. Metode pelaksanaan meliputi penyampaian materi, demonstrasi, praktik hunting photo, dan evaluasi hasil karya peserta. Materi yang diberikan mencakup optimalisasi kamera smartphone, teknik komposisi, sudut pengambilan gambar, pencahayaan, serta pemanfaatan kecerdasan buatan dalam fotografi digital. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai teknik fotografi digital dan kemampuan menghasilkan karya visual yang lebih berkualitas. Sebagai bentuk evaluasi, dipilih lima foto terbaik yang dinilai berdasarkan aspek komposisi, kreativitas, pencahayaan, dan kesesuaian tema. Kegiatan ini berhasil meningkatkan keterampilan digital generasi muda serta mendorong pemanfaatan teknologi secara produktif untuk mendukung personal branding dan pengembangan ekonomi kreatif.