Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

ANALISIS BIAYA PRODUKSI PENYULINGAN MINYAK NILAMSTUDI KASUS PADA PT VAN AROMA KOLAKA Asis, Sudirman; Ristiyanti Ahmadul Marunta
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Biaya produksi merupakan faktor krusial dalam menentukan efisiensi dan profitabilitas usaha, terutama dalam industri minyak atsiri yang bergantung pada bahan baku alami. Studi ini menggunakan pendekatan studi kasus dengan metode deskriptif kuantitatif untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi komponen biaya produksi, yang meliputi biaya bahan baku, tenaga kerja, dan overhead pabrik. Data diperoleh melalui observasi langsung dan wawancara dengan pihak perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis biaya produksi dalam proses penyulingan minyak nilam di PT Van Aroma Kolaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biaya bahan baku merupakan komponen terbesar dalam struktur biaya produksi, diikuti oleh biaya tenaga kerja dan overhead. Efisiensi biaya dapat ditingkatkan melalui optimalisasi penggunaan bahan baku serta peningkatan produktivitas tenaga kerja. Temuan ini memberikan wawasan bagi perusahaan dalam merancang strategi pengelolaan biaya yang lebih efektif guna meningkatkan daya saing di pasar minyak atsiri.
STRATEGI PENGEMBANGAN KEPITING SOKA (SOFT SHELL CRAB) DI KABUPATEN KOLAKA Edi Usman; Irmayanti; Abustan Nur; Ristiyanti Ahmadul Marunta; Khusnul Khatimah; Pardawati
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 2 (2024): APRIL - MEI 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kepiting soka (soft shell crab) atau nama latinnya Scylla serrata merupakan kepiting bakau yang dikonsumsi dalam keadaan lunak karena dalam keadaan pergantian kulit (moulting). Komoditas ini memiliki nilai ekonomis yang tinggi karena berbeda dengan kepiting biasa yaitu seluruh bagian tubuhnya dapat dikonsumsi. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui strategi pengembangan kepiting soka (Soft Shell Crab) di di kabupaten Kolaka. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis kuantitatif dan kualitatif. Analisis kualitatif digunakan untuk mengetahui lingkungan perusahaan seperti kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman yang dihadapi perusahaan dan matriks SWOT. Analisis kuantitatif digunakan untuk pada matriks IFAS, matriks EFAS, matriks IE, dan matriks SWOT. Data kuantitatif tersebut diolah dengan menggunakan Microsoft Excel 2010. Berdasarkan hasil penelitian dari sisi internal, kekuatan Usaha Pengembangan Kepiting Soka di kolaka lebih besar dibanding kelemahannya, sementara dari sisi eksternal peluang lebih besar dibanding ancaman, sehingga strategi yang sesuai adalah strategi S-O, yaitu menggunaan strategi yang memanfaatkan peluang yang ada dengan mendayagunakan kekuatan yang dimiliki. Hasil dari perhitungan Internal Analysis Factor Summary (IFAS) dan Eksternal Analysis Factor Summary (EFAS), usaha pengembangan kepiting soka di kolaka berada di kuadran IV yaitu posisi tumbuh dan membangun (grow and built). Strategi yang bisa diterapkan antara lain strategi yang intensif (penetrasi pasar, pengembangan pasar, dan pengembangan produk) atau integratif (integrasi ke belakang, integrasi ke depan, dan integrasi horizontal) bisa menjadi pilihan yang paling tepat. Strategi yang paling tepat untuk kondisi usaha saat ini adalah strategi intensif yang meliputi penetrasi pasar, pengembangan pasar, dan pengembangan produk.
PERAN MANAJEMEN DANA DALAM MENDUKUNG KINERJA KEUANGAN BANK SYARIAH INDONESIA KCP KOLAKA Kiki Reski Amelia; Jenika Jenika; Selviana Selviana; Vira Yuningsi Amelia; Ristiyanti Ahmadul Marunta
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 6 (2024): Desember 2024 - Januari 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bank merupakan salah satu lembaga penting dalam perekonomian suatu negara. Bank berperan dalam melakukan penghimpunan dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan dan menyalurkan dana yang dihimpun kepada masyarakat melalui kredit atau bentuk lain. BSI KCP Kolaka berdiri sejak tahun 2012. Metode penelitian yang di gunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dan studi pustaka. Penelitian kualitatif adalah proses penelitian dan pemahaman yang didasarkan pada metodologi yang menyelidiki suatu fenomena sosial dan masalah manusia. Adapun studi pustaka yang di lakukan oleh penulis adalah dengan membaca jurnal-jurnal, buku, hasil skripsi, dan website terkait di internet. Manajemen dana keuangan yang dikelola dengan baik merupakan salah satu tonggak kesuksesan perusahaan. Maka dibutuhkan manajer keuangan yang mampu mengatur keuangan perusahaan dengan baik sehingga dapan membuat perusahaan berjalan dengan baik. Manajemen dana merupakan aspek krusial dalam mendukung kinerja keuangan Bank Syariah Indonesia. Melalui pengolahan dana yang efektif dan efisien, BSI KCP Kolaka dapat memaksimalkan potensi keuntungan, menjaga likuiditas, dan meningkatkan kepercayaan nasabah.
Peran Kelembagaan Kelompok Wanita Tani dalam Peningkatan Kapasitas dan Usaha Pertanian Berbasis Lokal Edi Usman; Ristiyanti Ahmadul Marunta; Andi Sri Wahyuni Nur; Hariyanti Hariyanti; Sudirman Asis; Bakri Bakri; Muh Ade Ilham Saputra
Jurnal Riset Rumpun Ilmu Tanaman Vol. 4 No. 2 (2025): Oktober : JURRIT: Jurnal Riset Rumpun Ilmu Tanaman
Publisher : Pusat riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurrit.v4i2.7998

Abstract

This study aims to analyze the institutional effectiveness of Women Farmers Groups (Kelompok Wanita Tani/KWT) in enhancing members’ capacity and their role in agricultural enterprise development in Puulemo Village, Kolaka Regency. A descriptive qualitative approach was employed, with data collected through field observations, in-depth interviews with KWT leaders and members, and a review of relevant secondary data. Data were analyzed inductively through data reduction, data display, and thematic conclusion drawing.The findings indicate that the institutional effectiveness of the KWT is categorized as moderately effective, as reflected in a clear organizational structure, relatively high member participation, and the implementation of various capacity-building activities, including organic fertilizer production, horticultural cultivation, local food processing, and basic marketing practices. These activities have positively contributed to improving members’ knowledge, skills, and economic independence. However, institutional effectiveness has not been fully optimized due to limited post-training assistance, low digital literacy, and inadequate utilization of information technology for business development and product marketing.Furthermore, the KWT plays a strategic role in agricultural enterprise development through production activities, value-added processing, and local-scale marketing, which contribute to increasing household income. This study highlights the importance of strengthening institutional capacity, improving human resources, and optimizing the use of information technology and digital marketing to enhance the sustainability of KWT as a driver of rural women’s economic empowerment and local food security.