Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Persepsi Petani Terhadap Penerapan Rice Transplanter Di Kecamatan Indrapuri Dan Montasik Kabupaten Aceh Besar Zulkarnain Zulkarnain; Zakiah Zakiah; Maulana Putra
Paradigma Agribisnis Vol 4, No 2 (2022): Paradigma Agribisnis
Publisher : lembaga penelitian universitas swadaya gunung jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/jpa.v4i2.6794

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini mengkaji tentang persepsi petani terhadap penerapan mesin tanam padi, perbandingan komparatif persepsi petani, dan hubungan antara persepsi dengan karakteristik petani terhadap penerapan mesin tanam padi di Kecamatan Indrapuri dan Kecamatan Montasik Kabupaten Aceh Besar. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan persepsi petani terhadap penerapan mesin tanam padi dan melihat hubungan antara persepsi petani dengan karakteristik petani terhadap penerapan mesin tanam padi pada kedua kecamatan. Data diperoleh dari survey terhadap 40 responden petani padi yang berada pada dua kecamatan tersebut. Metode analisis yang digunakan yaitu model Skala Likert, Uji Mann-Whitney, dan Uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan antara persepsi petani di Kecamatan Indrapuri dan Montasik. Petani di Kecamatan Indrapuri sudah menerapkan penerapan teknologi mesin tanam bibit secara berkesinambungan, sementara petani di Kecamatan Montasik belum sepenuhnya menerapkan teknologi ini. Karakteristik petani yang memiliki hubungan dengan persepsi adalah pendidikan, pengalaman, kepemilikan lahan, intensitas mengikuti pelatihan, dan pengeluaran biaya. Keyword: Karakteristik Petani, Persepsi, Mesin Tanam Padi 
Digital Forensic Legal Study in Proving Criminal Defamation Cases (Decision Study Number 8/PID.SUS/2021/PN MSH) Maulana Putra; Risdalina Risdalina; Indra Kumalasari M
International Journal Of Humanities Education and Social Sciences (IJHESS) Vol 4 No 5 (2025): IJHESS APRIL 2025
Publisher : CV. AFDIFAL MAJU BERKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55227/ijhess.v4i5.1633

Abstract

The method used in this study is normative legal research, which focuses on analyzing legal issues by referring to applicable regulations related to the study of digital forensic law in proving defamation cases. This research is based on Decision Number 8/Pid.Sus/2021/PN Msh, which highlights the crucial role of digital forensics in revealing evidence and determining the defendant's accountability. In this case, the defendant, ALI TUAHAN, was accused of defamation through a Facebook post using the account "LIKENT LETWARU." Digital forensic experts provided evidence that the post violated Article 45A paragraph (2) in conjunction with Article 28 paragraph (2) of the ITE Law, which prohibits the intentional dissemination of information intended to incite hatred or hostility based on ethnicity, religion, race, and inter-group differences (SARA). The law carries a maximum penalty of six years' imprisonment and a fine of up to IDR 1,000,000,000.00. The court found that the defendant's post influenced public opinion and harmed the reputation of the Regent of Central Maluku and his family. As a result, the defendant was sentenced to two months’ imprisonment and required to pay court fees of IDR 2,000.00. This case highlights the growing importance of digital forensics in resolving social media-related criminal cases.
Persepsi Petani Terhadap Penerapan Rice Transplanter Di Kecamatan Indrapuri Dan Montasik Kabupaten Aceh Besar Zulkarnain Zulkarnain; Zakiah Zakiah; Maulana Putra
Paradigma Agribisnis Vol 4 No 2 (2022): Paradigma Agribisnis
Publisher : lembaga penelitian universitas swadaya gunung jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/jpa.v4i2.6794

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini mengkaji tentang persepsi petani terhadap penerapan mesin tanam padi, perbandingan komparatif persepsi petani, dan hubungan antara persepsi dengan karakteristik petani terhadap penerapan mesin tanam padi di Kecamatan Indrapuri dan Kecamatan Montasik Kabupaten Aceh Besar. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan persepsi petani terhadap penerapan mesin tanam padi dan melihat hubungan antara persepsi petani dengan karakteristik petani terhadap penerapan mesin tanam padi pada kedua kecamatan. Data diperoleh dari survey terhadap 40 responden petani padi yang berada pada dua kecamatan tersebut. Metode analisis yang digunakan yaitu model Skala Likert, Uji Mann-Whitney, dan Uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan antara persepsi petani di Kecamatan Indrapuri dan Montasik. Petani di Kecamatan Indrapuri sudah menerapkan penerapan teknologi mesin tanam bibit secara berkesinambungan, sementara petani di Kecamatan Montasik belum sepenuhnya menerapkan teknologi ini. Karakteristik petani yang memiliki hubungan dengan persepsi adalah pendidikan, pengalaman, kepemilikan lahan, intensitas mengikuti pelatihan, dan pengeluaran biaya. Keyword: Karakteristik Petani, Persepsi, Mesin Tanam Padi 
Pengelolaan Barang Milik Negara (BMN) Alat Operasional Utama (Aloptama) Radar Cuaca BMKG Maulana Putra
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Ilmu Multidisplin (Juni–Juli 2025)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v4i2.904

Abstract

Pengelolaan Barang Milik Negara (BMN) berupa radar cuaca merupakan aspek penting dalam mendukung operasional Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dalam pemantauan cuaca dan mitigasi bencana. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem pengelolaan aset radar cuaca di BMKG, mencakup aspek perencanaan, pengadaan, penggunaan, pemeliharaan, serta pemindahtanganan aset yang tidak lagi beroperasi. Metode yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan radar cuaca menghadapi beberapa tantangan, terutama dalam hal efisiensi perencanaan kebutuhan, pembiayaan pengadaan, serta pemeliharaan yang semakin kompleks akibat usia aset yang telah melampaui 10 tahun. Untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan aset radar cuaca, BMKG perlu mengoptimalkan strategi pengadaan, memperkuat sistem pemeliharaan, serta meningkatkan tata kelola pencatatan dan pengawasan aset.
Rancangan Rencana Strategis Melalui Pendekatan Balance Scoredcard (Studi Kasus: Kedeputian Bidang Infrastruktur Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika) Maulana Putra; Iqbal, Iqbal; Dyah Prihartini Djenal
Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi Vol. 6 No. 6 (2025): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (Juli - Agustus 2025)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jemsi.v6i6.5452

Abstract

Peningkatan kualitas layanan publik di era digital menuntut instansi pemerintah untuk memiliki sistem pengelolaan kinerja yang terukur, adaptif, dan berbasis strategi. Kedeputian Bidang Infrastruktur Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (MKG) sebagai unsur pelaksana teknis BMKG memegang peran strategis dalam penyediaan data MKG nasional. Penelitian ini bertujuan untuk merancang rencana strategis kelembagaan menggunakan pendekatan Balanced Scorecard (BSC) guna memperkuat efektivitas dan akuntabilitas pelaksanaan tugas operasional. Metode yang digunakan mencakup analisis SWOT untuk mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman organisasi; penetapan Key Success Factors (KSF) melalui Focus Group Discussion dan wawancara mendalam; serta pemetaan sasaran strategis dalam empat perspektif BSC, yaitu stakeholders, customer, internal process, dan learning and growth. Hasil penelitian menghasilkan peta strategi dan indikator kinerja utama (KPI) yang menggambarkan keterkaitan logis antar sasaran strategis serta menjadi dasar untuk evaluasi berkelanjutan. Penerapan BSC terbukti mendorong sinergi internal, memperkuat manajemen kinerja berbasis data, dan meningkatkan kesiapan kelembagaan dalam menghadapi dinamika tuntutan eksternal. Temuan ini memberikan kontribusi model strategis yang dapat direplikasi oleh instansi teknis pemerintah lainnya dalam penguatan sistem tata kelola sektor publik.