Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Uji Validitas Konstruk Instrumen MARS-30 dalam Mengukur Kecemasan Matematika Siswa Melalui Simulasi Monte Carlo Zulkarnain Zulkarnain; Salnia Ramadani
JURNAL RISET RUMPUN MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM Vol. 4 No. 3 (2025): Desember : JURRIMIPA: Jurnal Riset Rumpun Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurrimipa.v4i3.7103

Abstract

Mathematics anxiety is a psychological barrier that negatively affects students’ performance and self-confidence. A valid and reliable measurement tool is required to identify this condition accurately. This study aims to examine the construct validity of the Mathematics Anxiety Rating Scale 30 (MARS-30) using a Monte Carlo simulation approach. The research employed first-order confirmatory factor analysis (CFA) through R software with a simulated sample of 300 respondents. The findings revealed that the overall measurement model achieved excellent fit indices, as indicated by Normed χ², RMSEA, SRMR, and CFI, all within the optimal range. Nevertheless, only 8 out of 30 items (26.7%) met the validity criteria, while the remaining 22 items were found invalid. This result suggests that although the global model fit was adequate, most items of MARS-30 did not consistently represent the construct of mathematics anxiety. The implication of this study highlights the necessity of revising the instrument by refining item wording, adjusting indicators, and conducting further testing to ensure stronger construct validity. A more valid instrument will enable educators and researchers to design targeted pedagogical interventions for reducing mathematics anxiety and supporting students’ learning outcomes.
ANALISIS HASIL ASESMEN SUMATIF AKHIR SEMESTER GANJIL DAN TINGKAT KESUKARAN BUTIR SOAL MATEMATIKA KELAS VII TAHUN PELAJARAN 2025/2026 Salnia Ramadani; Zulkarnain
Tautologi: Journal of Mathematics Education Vol. 4 No. 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/tautologi.v4i1.4430

Abstract

This study aims to analyze the results of the Assessment and the level of difficulty of the Final Summative Assessment items of the Odd Semester in Mathematics for seventh grade students in the 2025/2026 academic year. A descriptive quantitative method was used, using the level of difficulty and frequency distribution techniques. The research subjects consisted of 138 seventh grade students in five classes (7A, 7B, 7C, 7D, and 7E). The assessment instrument consisted of 20 multiple-choice questions. The results showed that the overall average score was 43.51 with a standard deviation of 18.03. The mastery level was only 28.3% (39 students completed), while 71.7% (99 students) did not reach the KKTP threshold set by the school (score 55). Analysis of the level of difficulty of the questions showed that items 10 and 18 had the lowest percentage of correct answers, indicating the highest level of difficulty. This study recommends the application of contextual and meaningful learning approaches and interactive media to improve students' conceptual understanding.
Faktor-Faktor yang Memengaruhi Hasil Belajar Peserta Pelatihan Berbasis Kompetensi di UPT BLK Singosari Malang Annisa Wahyu Rosena; Zulkarnain Zulkarnain; Annisa Wahyu Rosena; Zulkarnain Zulkarnain; Edi Widianto
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 1 No. 10 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (235.661 KB) | DOI: 10.17977/um065v1i102021p784-796

Abstract

Penelitian mengenai faktor yang memengaruhi hasil belajar dilaksanakan di UPT BLK Singosari Malang untuk mengetahui gambaran faktor serta pengaruhnya terhadap hasil belajar peserta pelatihan. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif yang menekankan pada penggunaan angka dan analisis statistik. Responden terdiri dari 69 peserta pelatihan pada program pemerintah tahun 2021 dengan instrumen penelitian berupa angket dan catatan hasil belajar sebagai penghimpun data. Pengujian hipotesis dilakukan dengan teknik analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian secara parsial menunjukkan bahwa faktor kesehatan, motivasi, keluarga dan masyarakat berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar peserta pelatihan, sedangkan faktor intelegensi, bakat, minat dan lembaga tidak berpengaruh signifikan. Sementara itu, hasil uji simultan menunjukkan faktor-faktor tersebut berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar peserta pelatihan dengan besaran kontribusi 36,7 persen. Hasil belajar peserta pelatihan memperlihatkan nilai yang bervariasi dengan nilai terendah 81,04 dan tertinggi 89,09 dengan mayoritas peserta memperoleh predikat baik sekali.
PENGEMBANGAN MESIN PUNCHER SCREENY FLEXO DENGAN METODE QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT Oase Fattan Rabbani; Zulkarnain Zulkarnain; Emmidia Djonaedi
Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, Elektro dan Komputer Vol. 5 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/juritek.v5i1.4177

Abstract

In the printing process, PT XYZ still experiences several obstacles that affect the final result of the mold. One of them is the difficulty in equalizing the position of the screen and plate which causes register inaccuracy, as well as problems in the process of cutting the screen by the prepress operator. This research aims to make recommendations for the development of the Flexo Screen Puncher machine to overcome these problems. The method used is Quality Function Deployment (QFD) to identify user needs and translate them into appropriate technical responses. Based on the results of expert validation, the efficiency of the screen cutting process is the highest Voice of Customer (VoC) with an importance weight of 0.22. Meanwhile, the technical response with the highest Technical Importance value was obtained by the addition of visual management with a scale of 25%. This result indicates that every work process must be clearly visualized through visual management in order to minimize existing problems.
Penerapan Quality Function Deployment (QFD) untuk Pengembangan Desain Kemasan Sunscreen Berdasarkan Preferensi Konsumen Ramadhan, Raihan Thoriq; Zulkarnain Zulkarnain
Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, Elektro dan Komputer Vol. 5 No. 2 (2025): Juli: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, Elektro dan Komputer
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/juritek.v5i2.4586

Abstract

Pasar produk perawatan kulit di Indonesia yang sangat kompetitif menuntut inovasi berkelanjutan, terutama pada aspek kemasan yang menjadi titik interaksi pertama dengan konsumen. Kemasan produk yang ada saat ini seringkali memiliki keseragaman visual dan belum sepenuhnya memenuhi harapan fungsional konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan desain kemasan sunscreen XYZ yang lebih representatif terhadap preferensi konsumen dengan menggunakan metode Quality Function Deployment (QFD). Pendekatan ini secara sistematis menerjemahkan kebutuhan konsumen, atau Voice of Customer (VoC), yang diperoleh dari analisis Kansei Engineering sebelumnya, ke dalam spesifikasi teknis yang terukur melalui matriks House of Quality (HoQ). Hasil analisis menunjukkan bahwa atribut fungsional seperti 'Praktis', 'Informatif', dan 'Pump' merupakan prioritas utama bagi konsumen. Melalui HoQ, atribut-atribut ini berhasil diterjemahkan menjadi tiga respons teknis dengan prioritas tertinggi: penggunaan botol pipih dengan sudut membulat, penggunaan material HDPE, dan posisi gantungan berada di atas. Berdasarkan spesifikasi tersebut, dikembangkan tiga alternatif desain, di mana Alternatif 3 dengan gaya visual illustrated modern terpilih sebagai konsep terbaik dengan skor kinerja tertinggi. Penelitian ini membuktikan bahwa QFD adalah metode yang efektif untuk memastikan proses pengembangan desain berpusat pada konsumen, menghasilkan konsep kemasan yang unggul secara fungsional dan estetis.
Penerapan Iptek Boiler Tahu kapasitas 20 kg kedelai/jam Abdul Gafur; Razali Razali; Zulkarnain Zulkarnain; Sisti Umira Siti; Erwen Martianis Erwen Martianis
TANJAK : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 2 (2025): TANJAK : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : P3M Politeknik Negeri Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35314/t355vh24

Abstract

UMKM Tahu Nusantara merupakan usaha tahu turun-temurun yang berdiri sejak 1988 di Desa Pedekik, Kecamatan Bengkalis. Proses produksi masih dilakukan secara tradisional menggunakan kayu bakar untuk merebus kedelai. Metode ini membutuhkan waktu cukup lama, yaitu sekitar tiga jam untuk 15 kg kedelai, serta boros bahan bakar. Selain itu, pemanasan yang tidak merata sering menyebabkan bagian bawah adonan gosong, menimbulkan bau sangit, dan menurunkan kualitas tahu yang dihasilkan. Kondisi ini membuat kapasitas produksi terbatas dan keuntungan yang diperoleh tidak optimal. Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat, tim menawarkan solusi berupa perancangan dan penerapan boiler sebagai alat pemanas modern dalam proses pengolahan tahu. Penggunaan boiler mampu mempercepat proses perebusan menjadi 15–20 menit untuk 10–15 kg kedelai, menghasilkan pemanasan yang merata, mengurangi risiko gosong, serta meningkatkan kualitas dan higienitas produk. Selain itu, penggunaan bahan bakar dapat dihemat hingga 50%. Kegiatan ini bertujuan membantu mitra meningkatkan efisiensi, kapasitas produksi, dan kualitas produk. Dengan teknologi ini, UMKM diharapkan mampu meningkatkan produktivitas dan keberlanjutan usaha.