Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Pengaruh Return on Asset, Current Ratio, dan Debt to Equity Ratio terhadap Harga Saham Ainun Nasriyah; Santi Damayanti; Salza Adzri Arismutia
eCo-Fin Vol. 8 No. 2 (2026): eCo-Fin
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/ef.v8i2.3929

Abstract

Analisis terhadap Debt to Equity Ratio (DER), Current Ratio (CR), dan Return on Assets (ROA) difokuskan pada harga saham perusahaan sektor makanan dan minuman yang tercatat di BEI periode 2017-2024. Pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif dan verifikatif menjadi dasar dalam mengkaji hubungan antarvariabel. Data bersumber dari laporan keuangan tahunan perusahaan yang memenuhi kriteria purposive sampling serta didukung berbagai sumber sekunder yang relevan. Pengolahan data memanfaatkan perangkat lunak SPSS melalui uji asumsi klasik, regresi linier berganda, koefisien determinasi, uji t, dan uji (F). Hasil analisis mengindikasikan bahwa ROA memiliki hubungan positif dan signifikan dengan harga saham. Kondisi tersebut mengisyaratkan bahwa kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba dari aset yang dimiliki menjadi perhatian utama investor dalam menilai prospek perusahaan. CR juga memiliki hubungan positif terhadap harga saham, meskipun kontribusinya relatif lebih rendah dibandingkan ROA. Sebaliknya, DER memiliki hubungan negatif dan signifikan dengan harga saham, yang mencerminkan meningkatnya kehati-hatian investor terhadap tingkat penggunaan utang yang tinggi. Secara bersama-sama, DER, CR, dan ROA berkaitan erat dengan perubahan harga saham. Temuan ini menegaskan bahwa aspek profitabilitas, likuiditas, dan solvabilitas merupakan indikator penting dalam menilai kesehatan keuangan perusahaan serta menjadi dasar pertimbangan dalam keputusan investasi.
Pengaruh RoA, Der, dan EPS terhadap Harga Saham pada Perusahaan Sektor Makanan dan Minuman yang Terdaftar di BEI Tahun 2016–2025 Putriyana Loi; Diah Febriyanti; Santi Damayanti
Surplus: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol. 5 No. 1 (2026): Juli-Desember 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/sur.v5i1.2401

Abstract

Kajian ini disusun untuk mengurai sejauh mana Return on Assets (RoA), Debt to Equity Ratio (DER), dan Earnings per Share (EPS) berperan dalam membentuk dinamika harga saham pada entitas perusahaan makanan dan minuman yang tercatat di Bursa Efek Indonesia sepanjang kurun 2016–2025. Penelitian ini berpijak pada pendekatan kuantitatif dengan corak deskriptif-verifikatif, sehingga data numerik tidak hanya dipaparkan, tetapi juga diuji keterhubungannya secara statistik. Bahan data yang digunakan bersumber dari dokumen sekunder, terutama laporan keuangan tahunan perusahaan serta harga saham penutupan pada akhir tahun pengamatan. Pemilihan sampel dilakukan secara purposive, dengan mempertimbangkan kesesuaian perusahaan terhadap kriteria penelitian, hingga terkumpul 16 perusahaan dan menghasilkan 160 titik observasi. Pengolahan data dilakukan melalui rangkaian prosedur statistik, meliputi deskripsi data, pengujian asumsi klasik, regresi linear berganda, pengukuran korelasi, koefisien determinasi, serta pengujian hipotesis parsial dan simultan dengan dukungan SPSS. Temuan penelitian memperlihatkan bahwa ROA memiliki pengaruh bermakna terhadap harga saham, sebagaimana ditunjukkan oleh nilai signifikansi 0,001. DER juga menunjukkan pengaruh yang signifikan dengan nilai signifikansi 0,000. Berbeda dari kedua variabel tersebut, EPS tidak memperlihatkan pengaruh signifikan terhadap harga saham karena nilai signifikansinya berada pada angka 0,744. Secara kolektif, ROA, DER, dan EPS terbukti memberi pengaruh signifikan terhadap harga saham dengan nilai signifikansi 0,000. Adapun nilai koefisien determinasi sebesar 0,145 menandakan bahwa ketiga variabel keuangan tersebut hanya mampu menerangkan 14,5% variasi harga saham, sedangkan 85,5% sisanya berada dalam jangkauan faktor lain di luar konstruksi model penelitian ini. Dengan demikian, ROA dan DER dapat diposisikan sebagai indikator yang patut diperhitungkan investor ketika membaca kekuatan fundamental saham perusahaan sektor makanan dan minuman.
THE INFLUENCE OF THE AUDIT COMMITTEE, THE REPUTATION OF THE PUBLIC ACCOUNTING OFFICE, FINANCIAL DISTRESS, AND COMPANY SIZE ON AUDIT DELAY: Case Study of Hotel and Tourism Sub-Sector Companies Listed on the Indonesia Stock Exchange in 2014-2021 Alya Afsilah; Santi Damayanti
Journal of Accounting Inaba Vol. 2 No. 1 (2023): Volume 2 Number 1, June 2023
Publisher : Universitas Indonesia Membangun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56956/jai.v2i01.196

Abstract

The purpose of this study is to determine the influence of the audit committee, the reputation of the public accounting firm, Financial Distress, and Company Size on audit Delay. The method used in this research is a quantitative method with a descriptive and verification approach. The data analysis technique used in this study is the classical assumption test, multicollinearity test, heteroscedasticity test, multiple linear regression, coefficient product moment Pearson and the coefficient of determination, and hypothesis testing using SPSS version 26. Based on the results of the study, it was shown that in testing the hypothesis (t-test) the results were obtained: (1) the Audit Committee did not affect audit Delay. (2) Reputation of Public Accounting Firm significant positive effect on audit Delay. (3) Financial Distress does not affect audit Delay. (4) Company size does not affect audit Delay. (5) While research on the F Test simultaneously obtained results (6) Audit Committee, Reputation of Public Accounting Firms, Financial Distress, and Company Size toAudit Delay positive and significant effect on Audit Delay.
Pengaruh Literasi Keuangan, Inklusi Keuangan dan Kontrol Diri Terhadap Perilaku Menabung Nanda Rizqya; Vina Merliana; Santi Damayanti
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.2035

Abstract

Studi ini dilakukan untuk menyelidiki seperti apa Perilaku Menabung dikalangan mahasiswa diperguruan tinggi di kota Bandung yang dipengaruhi oleh literasi keuangan, Inklusi Keuangan dan Kontrol Diri. Studi kuantitatif ini menggunakan metodologi deskriptif dan verifikatif. Kuesioner diberikan kepada 100 responden mahasiswa perguruan tinggi di kota Bandung yang dipilih melalui metode seleksi purposif untuk mengumpulkan data. Prosedur analisis data SPSS menggunakan uji-t, uji-F, uji koefisien determinasi, analisis regresi linier berganda, uji variabel instrumen, dan uji asumsi tradisional. Temuan studi ini menunjukkan bahwa hanya literasi keuangan dan inklusi keuangan yang dapat memengaruhi perilaku menabung sedangkan kontrol diri tidak. Temuan secara keseluruhan Perilaku Menabung dipengaruhi oleh hasil keseluruhan dari literasi keuangan, inklusi keuangan dan kontrol diri. Menurut hasil ini, perilaku menabung di kalangan mahasiswa perguruan tinggi dikota Bandung lebih dipengaruhi secara signifikan oleh ketiga variabel independen  daripada oleh faktor jangka pendek. Nilai determinasi sebesar 97,6% menandakan bahwa tingkat variabel independen yang memengaruhi variabel perilaku manabung dengan sangat kuat sedangkan sisanya sebesar 2,4% dijelaskan oleh faktor lain yang tidak disertakan dalam model penelitian ini.
Pengaruh Current Ratio, Debt to Equity Ratio, dan Total Asset Turnover terhadap Kinerja Keuangan (ROA) pada Perusahaan Sektor Basic Materials yang Terdaftar di BEI Tahun 2018–2025 Selly Apriyanti; Kartika Berliani; Santi Damayanti
IKRAITH-EKONOMIKA Vol. 9 No. 2 (2026): IKRAITH-EKONOMIKA Vol 9 No 2 Juli 2026
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikraith-ekonomika.v9i2.7371

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Current Ratio (CR), Debt to Equity Ratio (DER), dan Total Asset Turnover (TATO) terhadap kinerja keuangan yang diproksikan dengan Return on Assets (ROA) pada perusahaan sektor Basic Materials yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2018–2025. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif dan verifikatif. Data yang dianalisis adalah data sekunder yang bersumber dari laporan keuangan tahunan emiten. Sampel ditetapkan melalui teknik purposive sampling dan diperoleh tiga perusahaan, yaitu PT Chandra Asri Pacific Tbk, PT Aneka Tambang Tbk, dan PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan program IBM SPSS versi 26 yang meliputi statistik deskriptif, uji asumsi klasik, koefisien determinasi, uji parsial (uji t), dan uji simultan (uji F). Hasil pengujian menunjukkan bahwa secara parsial CR, DER, maupun TATO tidak berpengaruh signifikan terhadap ROA. Secara simultan ketiga variabel juga belum menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap ROA dengan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,703 yang menandakan bahwa variasi ROA dapat dijelaskan oleh CR, DER, dan TATO sebesar 70,3% sedangkan sisanya dipengaruhi variabel lain di luar model.
Assessing the Drivers of Financial Distress in Indonesian Food and Beverage through Financial Perspectives Audri Sabrina; Diah Febriyanti; Santi Damayanti
eCo-Buss Vol. 9 No. 1 (2026): eCo-Buss
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/eb.v9i1.4131

Abstract

This study looks at how the financial viewpoint affects the financial hardship of the Indonesian food and beverage industry between 2018 and 2025 using return on assets, debt to equity ratio, and inventory turnover. The study examines 48 financial statements from a particular food and beverage business using a quantitative methodology that takes a descriptive and verificative approach. Multiple regression analysis, the coefficient of determination examination, conventional assumption tests, and the correlation coefficient test for product moments, such as t-tests and F-tests for evaluating hypotheses, were used to assess the correlations between the variables. According to the individual test results, ITO has no effect on financial distress, whereas ROA and DER do. However, the simultaneous test findings show that ROA, DER, and ITO all significantly affect financial distress. These results show that activity ROA, DER, and ITO mix are more important predictors of financial difficulty in the food and beverage industry than short-term.
The Effect of Asset Structure, TATO and Current Ratio Driving Debt to Equity Ratio Arum Ambar Diyanti; Kartika Berliani; Santi Damayanti
eCo-Buss Vol. 9 No. 1 (2026): eCo-Buss
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/eb.v9i1.4196

Abstract

This study examines the effects of asset structure, total asset turnover, and current ratio on Indonesian consumer services debt to equity ratios between 2017 and 2025. The study looks at 54 financial statements from a specific consumer services industry using a quantitative method that is both descriptive and verifiable. The correlations between the variables were evaluated using multiple regression analysis, the determination coefficient examination, traditional assumption examinations, and coefficient of correlation trials for product moments, such as t-tests and F-tests for assessing hypotheses. The results of the incomplete test indicate that while TATO and CR has an effect on DER, Asset Structure not. Nevertheless, the simultaneous test's findings show that Asset Structure, TATO, and CR all significantly affect DER when taken together. These results show that activity Asset Structure, TATO, and CR mix are more important factors in determining DER in the consumer services than short-term. This highlights the importance of DER as measured by the capacity to boost profits, allowing the business to concentrate on operations and be appropriately overseen by the financial perspektive structure.
Pengaruh Net Profit Margin, Return On Assets, dan Debt to Equity Ratio Terhadap Harga Saham Pada Perusahaan Sektor Perbankan Yang Terdaftar Di BEI Tahun 2017-2024 Virgia Rayyan Riyyasy; Santi Damayanti
Balance : Jurnal Akuntansi dan Manajemen Vol. 4 No. 3 (2025): Desember 2025
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jam.v4i3.1255

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Net Profit Margin (NPM), Return on Assets (ROA), dan Debt to Equity Ratio (DER) terhadap harga saham perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2017–2024. Pendekatan yang digunakan adalah metode kuantitatif melalui analisis deskriptif dan verifikatif dengan regresi linier berganda untuk menguji hubungan antarvariabel secara parsial maupun simultan. Sampel penelitian terdiri dari 8 perusahaan perbankan yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling, menghasilkan total 64 observasi selama delapan tahun pengamatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa NPM dan DER tidak berpengaruh signifikan terhadap harga saham, sedangkan ROA terbukti berpengaruh positif dan signifikan. Secara simultan, ketiga variabel memberikan pengaruh signifikan dengan koefisien determinasi sebesar 52,3%, yang menunjukkan bahwa lebih dari separuh variasi harga saham dapat dijelaskan oleh faktor internal perusahaan tersebut. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya efektivitas pengelolaan aset sebagai pertimbangan utama investor. Selain itu, hasil penelitian juga menyatakan bahwa dinamika harga saham perbankan tidak hanya dipengaruhi rasio keuangan, tetapi juga kondisi eksternal seperti sentimen pasar, perkembangan ekonomi makro, serta kebijakan industri yang dapat berdampak terhadap keputusan investasi.   This study aims to analyze the effect of Net Profit Margin (NPM), Return on Assets (ROA), and Debt to Equity Ratio (DER) on stock prices of banking companies listed on the Indonesia Stock Exchange for the 2017–2024 period. The approach used is a quantitative method through descriptive and verification analysis with multiple linear regression to test the relationship between variables partially and simultaneously. The research sample consisted of 8 banking companies selected using a purposive sampling technique, resulting in a total of 64 observations over eight years of observation. The results show that NPM and DER have no significant effect on stock prices, while ROA is proven to have a positive and significant effect. Simultaneously, all three variables have a significant effect with a coefficient of determination of 52.3%, indicating that more than half of the stock price variation can be explained by the company's internal factors. This finding underscores the importance of effective asset management as a primary consideration for investors. Furthermore, the results also confirm that the dynamics of banking stock prices are not only influenced by financial ratios, but also external conditions such as market sentiment, macroeconomic developments, and industrial policies that can impact investment decisions.