Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Krisis Ekologi dan Degradasi Lingkungan Global : Literature-Based Study QS. Al-Nahl [16]: 10–17, QS. Al-Ghasyiyah [88]: 17–20, QS. Ali Imran [3]: 190–191 Sela Sopiana; Muhammad Akmansyah; A. Fatoni; Amiruddin
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2026): Volume 11 No. 04 Desember 2025 In Build
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i04.9202

Abstract

The global ecological crisis demands an educational paradigm capable of fostering holistic environmental awareness and ethics. This study analyzes the concept of nature based education in the Qur’an through a literature review of three groups of ayat kauniyah: QS. Al-Nahl [16]: 10–17, which portrays ecological systems as divine blessings and signs; QS. Al-Ghashiyah [88]: 17–20, which emphasizes observation andreflection on the structure of creation; and QS. Ali Imran [3]: 190–191, which highlights the integration of scientific contemplation and spiritual consciousness. Using a literature-based methodology, this research draws from classical and contemporary tafsir, environmental education texts, and ecological studies. The findings show that the Qur’an promotes an educational framework grounded in empirical observation,spiritual reflection, and the integration of tawhid as the foundation of ecological ethics. Islamic education holds strong potential as a solution to the ecological crisis when directed toward strengthening environmental literacy, moral awareness, and practical ecological action. This study affirms that ayat kauniyah serve as an epistemological basis that connects revelation, natural sciences, and human responsibility as stewards of the earth.
PERBEDAAN MOTIVASI BELAJAR BAHASA ARAB PADA SISWA KELAS X MA AL-HIKMAH BANDAR LAMPUNG (KAJIAN PSIKOLINGUISTIK) Kartika Sari Dewi; Ahmad Nur Mizan; Amiruddin; Erlina
QANUN: Journal of Islamic Laws and Studies Vol. 4 No. 2 (2025): QANUN: Journal of Islamic Laws and Studies, Desember 2025
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/qanun.v4i2.1169

Abstract

Bahasa Arab memiliki posisi penting dalam pendidikan Islam karena berfungsi sebagai kunci utama memahami Al-Qur’an dan As-Sunnah. Namun, pembelajaran bahasa Arab di Madrasah Aliyah sering menghadapi kendala kognitif, afektif, dan sosial yang berdampak pada perbedaan motivasi belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan faktor-faktor yang memengaruhi perbedaan motivasi belajar bahasa Arab pada siswa kelas X MA Al-Hikmah Bandar Lampung serta menganalisisnya dalam perspektif psikolinguistik dan Teori Harapan (Expectancy Theory) Vroom. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman meliputi pengumpulan data, reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan motivasi belajar antar siswa yang dipengaruhi oleh faktor internal seperti minat, kepercayaan diri, kecemasan berbahasa, serta faktor eksternal seperti peran guru, lingkungan teman sebaya, sarana pembelajaran, dan latar belakang pendidikan. Variasi motivasi antar kelas di mana kelas C memiliki motivasi tinggi, kelas B sedang, dan kelas A rendah juga berkaitan erat dengan komponen expectancy, instrumentality, dan valence dalam teori Vroom. Temuan ini memperlihatkan bahwa keberhasilan belajar bahasa Arab tidak hanya ditentukan kemampuan linguistik, tetapi juga faktor psikolinguistik yang membentuk kesiapan mental dan persepsi manfaat siswa. Penelitian ini memberikan kontribusi teoritis dan praktis dalam merancang strategi pembelajaran yang lebih adaptif dan humanis untuk meningkatkan motivasi belajar bahasa Arab.