Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENGARUH LIVE STREAMER DAN PROMO TANGGAL KEMBAR TERHADAP IMPULSIVE BUYING (STUDI KASUS PENGGUNA E- COMMERCE SHOPEE DI KOTA MATARAM) NILA RAHAYU; DEWI RAKHMAWATI; I GUSTI AGUNG ARISTA
GANEC SWARA Vol 18, No 1 (2024): Maret 2024
Publisher : Universitas Mahasaraswati K. Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35327/gara.v18i1.757

Abstract

One of the biggest developments in the business sector over the past few decades is the rise of e-commerce. With the help of Shopee Live, vendors can host live streaming events and market their goods directly to customers. Broadcasters, sometimes known as streamers, organize live shopping events to highlight items and encourage customers to complete the transaction process. Shopee often holds promotions on twin dates with various attractive incentives that encourage customers to make impulse purchases. The purpose of this study is to examine the effect of twin date promotions and steamer on the impulse buying habits of Shopee customers in Mataram city. One hundred respondents who met the criteria were included in the research sample, which was selected through a purposive sampling approach. The research findings show that live steamer has no effect on impulsive buying on Shopee users in Mataram City while twin date promos have a significant effect on impulsive buying on Shopee users in Mataram City
Peningkatan Ekonomi Kreatif Melalui Pelatihan Pembuatan Keripik Sale Pisang dan Pelatihan Digital Marketing Kepada PKK Desa Tumbang Tarusan, Katingan Dores, Doni; Sitorus, Pesta Uliarta; Nadeak, Entin S; Anastasia, Yetria Yesa; Susilawati, Ni Putu Ayu; Teli, Teli; Krisna, Krisna; Delia, Margaretha; Saputra, Muhamad Ramadhani; Ramadhan, Angga Putra; Sitopu, Rindi Natali; Tambuni, Nemince; Jama, Luniko; Rohman, Riky Nur; Teresia, Ribka; Rakhmawati, Dewi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 7 (2025): September
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i7.2973

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Desa Tumbang Tarusan, Kecamatan Tewang Sangalang Garing, Kabupaten Katingan bertujuan meningkatkan kapasitas ekonomi kreatif masyarakat melalui pemberdayaan ibu-ibu PKK. Program difokuskan pada pelatihan pembuatan keripik sale pisang berbasis potensi lokal serta penguatan branding produk untuk meningkatkan daya saing di pasar. Metode yang digunakan adalah Asset Based Community Development (ABCD) yang menekankan pada pemanfaatan potensi dan aset lokal. Proses pelaksanaan kegiatan meliputi empat tahap, yaitu discovery (identifikasi potensi dan permasalahan), dream (perumusan visi bersama), design (penyusunan strategi, pembuatan kemasan, dan perencanaan pemasaran), serta destiny (implementasi dan pendampingan keberlanjutan). Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan keterampilan ibu-ibu PKK dalam mengolah produk keripik sale pisang dengan varian rasa, kemampuan melakukan branding sederhana, serta kesiapan memasarkan produk secara lebih luas. Program ini tidak hanya mendukung peningkatan pendapatan, tetapi juga menumbuhkan kemandirian, kreativitas, dan kolaborasi masyarakat. Dengan demikian, pemanfaatan potensi lokal melalui inovasi produk dan branding dapat menjadi strategi efektif dalam pengembangan ekonomi kreatif di desa.
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN EKONOMI BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS XI-A SMA KRISTEN PALANGKA RAYA Tina, Tina; Eriawaty, Eriawaty; Rakhmawati, Dewi
Jurnal Pendidikan Ekonomi (JURKAMI) Vol 10, No 3 (2025): JURKAMI
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpe.v10i3.5383

Abstract

Critical thinking is one of the skills that needs to be developed in the economics learning process at the high school level. However, in reality, this ability has not been optimally developed among students at Palangka Raya Christian High School. This condition is evident in students' poor communication skills during learning activities, such as a lack of active participation, low courage in expressing opinions, and a weak ability to respond logically to others' ideas. This situation indicates that students are not yet fully able to process, evaluate, and express information critically, which are actually the main indicators of critical thinking.This study aims to comprehensively analyze students' communication skills in economics learning activities and identify the role of teachers in building a communicative and adaptive learning environment. This study uses a qualitative approach with a case study method, where the primary data is obtained through in-depth interviews and participatory observations of teachers and grade XI-A students in economics subjects at Palangka Raya Christian High School, while secondary data is collected from literature studies and previous research; the data analysis process is carried out through the stages of systematic collection, reduction, presentation, and drawing conclusions. The findings of this study indicate that although teachers have provided an interactive forum through group discussions, questions and answers, and presentations supported by digital media, there is still a disparity in communication courage among students which is influenced by psychological factors, individual abilities, and limited time and learning instruments.
Dari Pekarangan ke Pasar: Pemberdayaan Ibu PKK Kalampangan melalui Inovasi Jamu Serbuk Berbasis Tanaman Obat Keluarga Saragih, Osi; Irawansyah, Iman; Rakhmawati, Dewi; Prawati, Melinda; Extrada, Adis; Rahma, Aida
Journal of Community Development Vol. 6 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/comdev.v6i2.1795

Abstract

Program pengabdian ini merupakan sarana untuk memajukan ibu-ibu PKK di Desa Kalampangan khususnya pada Pelatihan tentang ekstraksi tanaman obat keluarga bubuk herbal (TOGA). Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan kembali nilai budaya lokal dengan menggunakan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) sebagai live pharmacy yang  tidak hanya bermanfaat untuk kesehatan keluarga namun juga memiliki nilai ekonomi. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian ini dengan pendekatan partisipatif dan berbasis pemberdayaan, melalui pelibatan ibu-ibu PKK Desa Kalampangan sebagai subjek utama. Metode ini dirancang untuk meningkatkan pengetahuan, kemandirian ekonomi, dan ketrampilan. Rangkaian kegiatan dalam pengabdian ini dilaksanakan melalui beberapa tahapan yaitu Pemberian edukasi manfaat TOGA (Tanaman Obat Keluarga), serta praktik pengolahan jamu. Kegiatan ini melibatkan Dosen, Pelatih profesional (Fasilitator), Mahasiswa, dan Pemangku Kepentingan Desa yang berpartisipasi dengan hasil yang diwujudkan dalam video kegiatan, publikasi online, dan pendaftaran kekayaan intelektual. Program kegiatan pemberdayaan ini mendukung SDGS 2 (Tanpa Kelaparan) dan SDGS 5 (Kesetaraan Gender). Kegiatan ini juga berkontribusi terhadap IKU 3 yaitu keikutsertaan Dosen dalam kegiatan di luar kampus bersama masyarakat. Pelatihan ini juga dilandasi oleh lintas keilmuan, yaitu: antropologi kesehatan untuk mengetahui budaya TOGA yang dipraktikkan, komunikasi sosiologi untuk menyusun strategi penyuluhan yang lebih efektif dan efisien, manajemen pemasaran untuk mengembangkan strategi pendistribusian dan promosi produk; administrasi dalam proses legalitas dan penerapan sertifikasi halal. Melalui pendekatan holistik ini, Ibu PKK Kalampangan diharapkan mampu mendapatkan kapabilitas dalam mempelajari hal-hal baru dan pemberdayaan ekonomi, juga membuka peluang usaha yang berkelanjutan dengan menghasilkan produk yang berkualitas (bersih dan higienis) dan mudah dijual di pasaran.