Fransiskus Nurseto
Universitas Lampung

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

HUBUNGAN PANJANG TUNGKAI, POWER TUNGKAI DAN FLEKSIBILITAS TERHADAP JARAK LOMPATAN TRACK START PADA OLAHRAGA RENANG DI BABE SWIMMING SCHOOL Suwarli; Hanna Lufita Sihombing; Fransiskus Nurseto; Candra Kurniawan
Jurnal Pedagogik Olahraga Vol. 12 No. 1 (2026): Jurnal Pedagogik Olahraga
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/y979ah62

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara panjang tungkai, power tungkai dan fleksibilitas terhadap jarak lompatan track start pada olahraga renang di Babe Swimming School. Penelitian ini menggunakan desain desktiptif kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh atlet renang di Babe Swimming School yang berjumlah 20 orang. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan total sampling. Metode analisis yang digunakan pada penelitian ini yaitu Uji Normalitas, Korelasi Product Moment dan Korelasi Berganda. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan IBM SPSS Statistics 24. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa adanya hubungan yang kuat antara Panjang Tungkai (X1) terhadap Jarak Lompatan (Y), adanya hubungan yang kuat antara Power Tungkai (X2) terhadap Jarak Lompatan (Y), adanya hubungan yang sangat lemah antara Fleksibilitas (X3) terhadap Jarak Lompatan (Y), adanya hubungan yang kuat antara Panjang Tungkai (X1), Power Tungkai (X2) dan Fleksibilitas (X3) terhadap Jarak Lompatan (Y) pada olahraga renang di Babe Swimming School.
Hubungan Power Tungkai, Pinggang, Lengan Dan Fleksibilitas Terhadap Kecepatan Jump smash Pelajar Bulutangkis Klub Pb. Swadhipa A. Mi’raj A. Mi’raj Wijaya; Fransiskus Nurseto; Suwarli Suwarli; Surisman Surisman
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 15, No 1 (2026): Jurnal Penjaskesrek
Publisher : Pendidikan Jasmani FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara power otot tungkai, kelentukan pinggang, power otot lengan, dan fleksibilitas terhadap kecepatan jump smash pada pelajar bulutangkis Klub PB. Swadhipa. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh atlet Klub PB. Swadhipa dengan sampel sebanyak 30 atlet yang diambil menggunakan teknik total sampling. Instrumen penelitian meliputi Vertical Jump Test untuk power otot tungkai, Side Medicine Ball Throw untuk power pinggang, Two-Hand Medicine Ball Throw untuk power otot lengan, Sit and Reach Test untuk fleksibilitas, serta tes kecepatan jump smash menggunakan analisis video (Kinovea). Analisis data menggunakan korelasi Pearson Product Moment dan korelasi ganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara power otot tungkai (r = 0,607), kelentukan pinggang (r = 0,484), power otot lengan (r = 0,673), dan fleksibilitas (r = 0,568) terhadap kecepatan jump smash. Secara simultan, keempat variabel memiliki hubungan signifikan dengan nilai R = 0,791 dan kontribusi sebesar 62,6%. Dapat disimpulkan bahwa power otot tungkai, kelentukan pinggang, power otot lengan, dan fleksibilitas memiliki hubungan signifikan terhadap kecepatan jump smash pada pelajar bulutangkis Klub PB. Swadhipa.Kata Kunci: power otot tungkai, kelentukan pinggang, power otot lengan, fleksibilitas, kecepatan jump smash
Pengaruh Latihan Circuit training Untuk Peningkatan Power Otot Tungkai dan Power Otot Lengan Dojo KKI Lampung Utara Yoga Herlambang; Fransiskus Nurseto; Joan Siswoyo; Surisman Surisman
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 15, No 1 (2026): Jurnal Penjaskesrek
Publisher : Pendidikan Jasmani FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latihan circuit training merupakan metode latihan yang dirancang untuk meningkatkan kekuatan dan daya eksplosif otot melalui kombinasi gerakan intensif dalam interval waktu tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh latihan circuit training terhadap peningkatan power otot tungkai dan power otot lengan menggunakan pendekatan N-Gain Score. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan desain pre-test dan post-test pada 20 subjek yang terdiri dari atlet pemula. Program latihan dilaksanakan 12 kali pertemuan selama 4 minggu dengan frekuensi tiga kali seminggu, pengukuran power otot tungkai dilakukan menggunakan tes vertical jump, sedangkan power otot lengan diukur melalui medicine ball throw. Analisis data menggunakan uji T taraf signifikan 5% dan N-Gain Score. Hasil penelitian menunjukan (1) Ada pengaruh signifikan latihan circuit training untuk peningkatan power otot tungkai dengan test vertical jump pada kohai karate dengan nilai uji T (P=0,001<0,05) dan nilai N-Gain score 0,589 (kategori sedang)atau 58,9% dengan (kategori cukup efektif) (2) Ada pengaruh signifikan latihan circuit training untuk peningkatan power otot lengan dengan test medicine ball pada kohai karate dengan nilai uji T (P=0,001<0,05)dan nilai N-Gain score 59,9 (kategori sedang) atau 59,95% (kategori cukup efektif), dari penjeleasan tersebut kedua nya mengindikasikan bahwa latihan circuit training memberikan pengaruh signifikan terhadap peningkatan kedua variabel.Kesimpulan dari penelitian ini adalah, latihan circuit training secara signifikan efektif dalam meningkatkan power otot tungkai dan power otot lengan pada atlet pemula dengan tingkat peningkatan yang masuk dalam kategori sedang dan cukup efektif. Penelitian ini dapat menjadi dasar pengembangan program latihan olahraga berbasis circuit training dan bisa diterapkan pada kelas-kelas kecil atau dojo-dojo karate
STUDI DESKRIPTIF MENGENAI PRASARANA OLAHRAGA DALAM MENDUKUNG PRESTASI KABUPATEN LAMPUNG BARAT PADA PEKAN OLAHRAGA PROVINSI LAMPUNG M. Farhan Rizki Pratama; Fransiskus Nurseto; Muhammad Fajri Rifaldo; Dwi Priyono
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 03 (2026): Volume 12 No. 3, September 2026 Public
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i03.18720

Abstract

This study aimed to determine the condition of sports infrastructure and its relationship with the sports achievements of West Lampung Regency in the Lampung Provincial Sports Week (PORPROV Lampung). This research was motivated by the importance of sports infrastructure in supporting athlete development and improving regional sports achievements. The research used a descriptive method with a qualitative approach. Data collection techniques were carried out through field observations, interviews with the management of the Indonesian National Sports Committee (KONI) of West Lampung Regency, and documentation related to sports facilities and regional sports achievement data. The collected data were analyzed descriptively to describe the condition of sports infrastructure and its relationship to athlete development and achievements. The results showed that the sports infrastructure in West Lampung Regency consists of a sports stadium and the Aji Saka Sports Hall (GOR), which are used for various sports activities. Several sports facilities were found to be in fairly good condition and could be utilized for athlete training and community sports activities. However, there were still several limitations, such as the athletic track not yet using a synthetic surface, the absence of a permanent throwing area for athletics, limited sports facilities meeting national standards, and uneven distribution of sports facilities. Based on documentation data from KONI West Lampung Regency, during the 2022 Lampung PORPROV, West Lampung Regency obtained a total of 146 medals consisting of 45 gold medals, 32 silver medals, and 69 bronze medals. The analysis results indicated that sports infrastructure has a relationship with the athlete development process and regional sports achievements. The availability of adequate sports facilities can improve training effectiveness and support the enhancement of athlete performance. The conclusion of this study shows that sports infrastructure is one of the important factors in supporting athlete development and regional sports achievements. Therefore, improving the quality, completeness, and distribution of sports infrastructure needs to be carried out continuously to support the improvement of sports achievements in West Lampung Regency in the future.