Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Analisis Motivasi Berprestasi Mahasiswa Dalam Sistem Pembelajaran Berbasis blended learning Era Industri 4.0 Ardian Cahyadi; Suarli Suarli; Candra Kurniawan
JURNAL INOVATIF ILMU PENDIDIKAN Vol 3, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study was to determine student profiles and the percentage of student achievement motivation in a blended learning-based learning system in the industrial era 4.0. The sampling technique used was stratified random sampling with cluster sampling. Total sample: 120 participants (30 x 4 classes = 120). From the data analysis, it can be seen that achievement motivation data results include, 33% of students have very high motivation, 38% high motivation, 17% moderate motivation, 8% less motivation, and 4% very low motivation. Overall student motivation in digital-based learning systems is very good, it can be seen from the results of data analysis that has been carried out, learning systems that can provoke interest in learning are very influential on increasing motivation, and conversely high motivation will be able to form a personality that is ready in various situations. no exception to the adaptation of the learning system that continues to grow.Keywords: Achievement Motivation, Learning System, Blended LearningDOI: http://dx.doi.org/10.23960/jiip.v3i1.23269
Sosialisasi dan Pelatihan Gizi Olahraga Untuk Kalangan Pelatih, Atlet, dan Guru Pendidikan Jasmani se-Provinsi Lampung Candra Kurniawan; Herman Tarigan; Adi S; Sugiharto Sugiharto
Jurnal Berkarya Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 2 (2022): Jurnal Berkarya Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Pusat Kajian Pendidikan Olahraga, Kesehatan dan Rekreasi Jurusan Pendidikan Olahraga Fakultas Ilmu Keolahragaan Uiveristas Negeri Padang Jl. Prof. Hamka, Air Tawar Padang 25131 Telp. 0751-7059901

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jba.0402.2022.09

Abstract

Sports nutrition is a science that studies the relationship between the management of nutritional needs with performance that is beneficial for health, fitness, growth, and fostering sports achievement. The purpose of this PKM activity is to expand the knowledge and understanding of sports, increase competence and develop skills in compiling the need for good nutritional intake for sports through activities. The method used in this PKM activity uses a lecture approach, discussion, guided practice, and evaluation. Furthermore, this PKM activity provides valuable results and conclusions. It positively impacts various knowledge and understanding of the critical role of sports nutrition for the audience of athletes, sports coaches, and physical education teachers, as well as developing skills in formulating appropriate nutritional intake needs in sports activities. Keywords: sport nutrition, socialization, and training. Abstrak Ilmu gizi olahraga adalah ilmu yang mempelajari hubungan antara pengelolaan kebutuhan nutrisi dengan performa kemampuan fisik yang bermanfaat untuk kesehatan, kebugaran, pertumbuhan, serta pembinaan prestasi olahraga. Tujuan kegiatan PKM ini yaitu, untuk memperluas khasanah pengetahuan, dan pemahaman tentang gizi olahraga, serta meningkatkan kompetensi kemampuan, mengembangkan keterampilan dalam menyusun kebutuhan asupan gizi yang baik untuk olahraga melalui kegiatan pelatihan. Metode yang digunakan dalam kegiatan PKM ini menggunakan pendekatan ceramah, diskusi, praktik terbimbing, dan evaluasi. Selanjutnya, kegiatan PKM ini memberikan hasil dan kesimpulan yang bermanfaat dan berdampak positif dalam memperluas pengetahuan, dan pemahaman tentang peran penting gizi olahraga bagi khalayak atlet, pelatih olahraga, dan guru pendidikan jasmani, serta pengembangan keterampilan dalam menyusun kebutuhan asupan gizi yang tepat dalam berbagai aktivitas olahraga.
Pelatihan Gizi Olahraga Untuk Atlet, Pelatih, dan Guru Pendidikan Jasmani candra kurniawan; Surisman Surisman; Adi S Adi; Dwi Priyono Dwi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Pendidikan Vol. 1 No. 01 (2022): Mei 2022
Publisher : Jurusan Ilmu Pendidikan - Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (243.317 KB) | DOI: 10.23960/jpmip.v1i01.61

Abstract

Sports nutrition is a science that studies the relationship between the management of nutritional needs with performance that is beneficial for health, fitness, growth, and fostering sports achievement. The purpose of this PkM activity is to expand the knowledge and understanding of sports, increase competence and develop skills in compiling the need for good nutritional intake for sports through activities. The method used in this PkM activity uses a lecture approach, discussion, guided practice, and evaluation. Furthermore, this PkM activity provides valuable results and conclusions. It positively impacts various knowledge and understanding of the critical role of sports nutrition for the audience of athletes, sports coaches, and physical education teachers, as well as developing skills in formulating appropriate nutritional intake needs in sports activities.
METODE PEMBELAJARAN SIRKUIT TRAINING UNTUK MENINGKATKAN KEBUGARAN JASMANI SISWA KELAS VIII SMP MUHAMMADIYAH 2 GISTING TANGGAMUS Ilham Fernanda; Herman Tarigan; Joan Siswoyo; Candra Kurniawan
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 In Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.37583

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pembelajaran aktivitas kebugaran jasmani siswa melalui metode pembelajaran sirkuit training pada siswa kelas VIII SMP Muhammadiya Gisting Tanggamus. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri dari 3 siklus, tiap siklus terdiri dari 1 pertemuan. Sebujek penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP 2 Muhammadiyah 2 Gisting Tanggamus. Instrumen yang digunakan untuk pengambilan data pada penelitian ini adalah lembah penilaian aktivitas kebugaran jasmani dan lembar observasi untuk siswa. Berdasarkan hasil observasi, pembahasan dan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa pembelajaran aktivitas kebugaran jasmani melalui metode sirkuit training pada siswa kelas VIII SMP Muhammadiya Gisting Tanggamus selama 3 siklus dapat meningkatkan prestasi belajar siswa. Hal ini dapat dibuktikan dari hasil pengamatan hasil belajar siswa dari 30 siswa pada kondisi awal jumlah siswa yang mencapai nilai KKM 75 hanya 12 siswa, dan pada siklus I meningkat menjadi 19 siswa , kemudian pada siklus II, meningkat menjadi 22, kemudian pada siklus III, meningkat menjadi 26 siswa yang mencapai nilai KKM 75 bahkan lebih. Sehingga ketuntasan klasikal dalam kelas tersebut sudah lebih dari 75% siswa yang tuntas belajar.
HUBUNGAN POWER OTOT LENGAN DAN KORDINASI MATA TANGAN TERHADAP KETERAMPILAN SERVIS ATAS BOLA VOLI PADA SISWA EKSTRAKURIKULER BOLA VOLI SMAN 16 BANDAR LAMPUNG Dwi Al Muzakki; Joan Siswoyo; Muhammad Fajril Rifaldo; Candra Kurniawan
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 01 (2026): Volume 12 No. 01, Maret 2026 Release
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i01.11900

Abstract

This study aims to determine the relationship between arm muscle power and hand-eye coordination on the overhand serve skill in volleyball among extracurricular students at SMA Negeri 16 Bandar Lampung. The study used a quantitative method with a correlational approach. The population consisted of 20 students, all of whom were included as the sample using total sampling technique. The instruments used were a pull and push dynamometer to measure arm muscle power, a ball toss and catch test to measure hand-eye coordination, and a test to assess the overhand serve skill in volleyball. The results showed that: 1) There is a significant relationship between arm muscle power and overhand serve skill with a correlation of r.hitung 0,638 > r.tabel 0,444, indicating that the better the arm muscle power, the higher the serve ability of the students. 2) There is a significant relationship between hand-eye coordination and overhand serve skill with a correlation of r.hitung 0,716 > r.tabel 0,444. 3) There is a significant relationship between arm muscle power, hand-eye coordination, and overhand serve skill with a correlation of r.hitung 0,742 > r.tabel 0,444. This study emphasizes that the success of overhand serve skills in volleyball depends on both physical strength and proper movement coordination.
HUBUNGAN PANJANG TUNGKAI, POWER TUNGKAI DAN FLEKSIBILITAS TERHADAP JARAK LOMPATAN TRACK START PADA OLAHRAGA RENANG DI BABE SWIMMING SCHOOL Suwarli; Hanna Lufita Sihombing; Fransiskus Nurseto; Candra Kurniawan
Jurnal Pedagogik Olahraga Vol. 12 No. 1 (2026): Jurnal Pedagogik Olahraga
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/y979ah62

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara panjang tungkai, power tungkai dan fleksibilitas terhadap jarak lompatan track start pada olahraga renang di Babe Swimming School. Penelitian ini menggunakan desain desktiptif kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh atlet renang di Babe Swimming School yang berjumlah 20 orang. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan total sampling. Metode analisis yang digunakan pada penelitian ini yaitu Uji Normalitas, Korelasi Product Moment dan Korelasi Berganda. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan IBM SPSS Statistics 24. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa adanya hubungan yang kuat antara Panjang Tungkai (X1) terhadap Jarak Lompatan (Y), adanya hubungan yang kuat antara Power Tungkai (X2) terhadap Jarak Lompatan (Y), adanya hubungan yang sangat lemah antara Fleksibilitas (X3) terhadap Jarak Lompatan (Y), adanya hubungan yang kuat antara Panjang Tungkai (X1), Power Tungkai (X2) dan Fleksibilitas (X3) terhadap Jarak Lompatan (Y) pada olahraga renang di Babe Swimming School.
PERAN OLAHRAGA DALAM PENGELOLAAN STRES DAN EDUKASI AKSES BEASISWA PERGURUAN TINGGI BAGI PELAJAR SMA Muhammad Fajril Rifaldo; Alifia Ramadhina Putri; Riyan Jaya Sumantri; Joan Siswoyo; Candra Kurniawan; Lungit Wicaksono
Education, Language, and Arts: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): Education, Language, and Arts: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/ela.v5i1.1840

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya tingkat stres pelajar serta terbatasnya literasi mengenai akses beasiswa perguruan tinggi di SMA MAS Al-Fatah. Fokus pengabdian diarahkan pada optimalisasi peran olahraga sebagai strategi efektif dalam pengelolaan stres, disertai penguatan edukasi akses beasiswa. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan kemampuan siswa dalam mengelola stres secara adaptif melalui aktivitas fisik serta memperluas pemahaman terkait peluang, persyaratan, dan mekanisme memperoleh beasiswa. Metode yang digunakan berupa pendekatan edukatif-partisipatif melalui penyuluhan, praktik olahraga terstruktur, dan diskusi interaktif berbasis pengalaman. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman siswa terhadap manfaat olahraga dalam menurunkan stres serta meningkatnya literasi mengenai akses beasiswa perguruan tinggi. Kegiatan ini berkontribusi dalam membentuk kesiapan psikologis dan akademik siswa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.   This community service activity was motivated by the increasing stress levels of students and limited literacy regarding access to higher education scholarships at MAS Al-Fatah Senior High School. The focus of the community service was on optimizing the role of exercise as an effective strategy for stress management, while strengthening education on scholarship access. The goal of this activity was to improve students' ability to manage stress adaptively through physical activity and to broaden their understanding of scholarship opportunities, requirements, and mechanisms. The method used was an educational-participatory approach through counseling, structured exercise practice, and interactive, experience-based discussions. The results of the activity showed a significant increase in students' understanding of the benefits of exercise in reducing stress and increased literacy regarding access to higher education scholarships. This activity contributed to building students' psychological and academic readiness to continue their education to a higher level.
VARIASI PENGEMBANGAN MODEL LATIHAN PUKULAN (TSUKI) UNTUK KARATEKA PADA USIA 10-13 TAHUN Indah Febriyani; Candra Kurniawan; Rian Jaya Sumantri; Dwi Priyono
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 Nomor 02, Juni 2026 Public
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.44139

Abstract

This study seeks to create variations of the tsuki punch training model in karate for practitioners aged 10–13 years at the Ryuken Karate Club in Pesawaran Regency and to assess the enhancement of punching proficiency via frequency testing. The employed methodology is Research and Development (R&D) utilizing the Borg and Gall development model, which has ten stages. The research participants consisted of 30 karate practitioners. Expert validation results indicated that the created training model was viable, with evaluations of 91.42% from karate experts, 90% from linguists, and 85.7% from media experts, yielding an average score of 89.04%. The effectiveness test findings from punching frequency assessments indicated an enhancement in karateka punching proficiency. In the preliminary assessment, 4 individuals (13.33%) were classified as good, 19 individuals (63.33%) as sufficient, and 7 individuals (23.33%) as poor. Post-treatment, the good category rose to 10 individuals (33.33%), the sufficient group to 20 individuals (66.67%), and the poor category was eliminated. The implemented tsuki punch training model significantly enhanced the punch frequency of karate practitioners aged 10 to 13. The research culminates in a comprehensive guidebook detailing variations of training models, accompanied by illustrations and explanations to aid trainers in the training process.
Pengaruh Latihan Bola Gantung dan Drill Lempar Bola Terhadap Kemampuan Smash Voli Pada Siswa Putra Ekstrakurikuler Bola Voli SMP Kebangkitan Bangsa Nur Hasim; Joan Siswoyo; Alifia Ramadhina Putri; Candra Kurniawan
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 15, No 1 (2026): Jurnal Penjaskesrek
Publisher : Pendidikan Jasmani FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan bola gantung dan drill lempar bola terhadap kemampuan smash voli pada siswa putra ekstrakurikuler bola voli SMP Kebangkitan Bangsa. Metode penelitian yang digunakan yaitu eksperimen, dengan pengambilan data menggunakan tes kemampuan smash. Subjek penelitian terdiri dari 26 siswa putra yang mengikuti ekstrakurikuler bola voli di SMP Kebangkitan Bangsa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) ada pengaruh latihan bola gantung terhadap kemampuan smash bola voli siswa putra ekstrakurikuler SMP Kebangsaan Bangsa dengan peningkatan sebesar 28,10 %. 2) ada pengaruh latihan drill lempar bola terhadap kemampuan smash bola voli siswa putra ekstrakurikuler SMP Kebangkitan Bangsa dengan peningkatan rata-rata sebesar 27,18 %. 3) tidak ada perbedaan yang antara latihan bola gantung dan latihan drill lempar bola terhadap kemampuan smash bola voli siswa putra ekstrakurikuler SMP Kebangkitan Bangsa dengan selisih rata-rata 0,54. Kesimpulan pada penelitian ini bahwa ada pengaruh latihan bola gantung terhadap kemampuan smash bola voli siswa putra ekstrakurikuler SMP Kebangkitan Bangsa, ada pengaruh latihan drill lempar bola terhadap kemampuan smash bola voli siswa putra ekstrakurikuler SMP Kebangkitan Bangsa, dan tidak ada perbedaan antara latihan bola gantung dan latihan drill lempar bola terhadap  kemampuan smash bola voli siswa putra ekstrakurikuler SMP Kebangkitan Bangsa.Kata Kunci: bola gantung, drill lempar bola, smash 
Pengaruh Latihan Lari Pagi dan Malam Hari terhadap Penurunan Kadar Gula Darah Marta Dinata; Surisman Surisman; Candra Kurniawan
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 15, No 1 (2026): Jurnal Penjaskesrek
Publisher : Pendidikan Jasmani FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komparatif pengaruh latihan lari yang dilaksanakan pada pagi hari dan malam hari terhadap penurunan kadar gula darah sewaktu. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen  dengan rancangan pretest-posttest control group design. Sampel penelitian berjumlah 30 orang subjek penderita hiperglikemia ringan yang dipilih secara purposive sampling dan dibagi menjadi dua kelompok secara acak. Kelompok I melakukan latihan lari pada pagi hari (pukul 06.00–07.00 WIB) sebelum makan (fasted state), sedangkan Kelompok II melakukan latihan serupa pada malam hari (pukul 19.00–20.00 WIB) dua jam setelah makan. Intervensi dilakukan selama 4 minggu dengan frekuensi 3 kali seminggu berdurasi 40 menit per sesi. Instrumen pengumpulan data menggunakan alat glukometer digital terkalibrasi melalui pengambilan sampel darah kapiler. Analisis data menggunakan uji-t berpasangan (paired t-test) dan uji-t independen (independent t-test) pada taraf signifikansi α = 0,05. Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa kedua kelompok mengalami penurunan kadar gula darah yang signifikan (p < 0,05). Meskipun demikian, kelompok latihan lari pagi hari memperlihatkan efisiensi reduksi gula darah harian yang lebih stabil akibat optimalisasi sensitivitas insulin. Simpulan dari penelitian ini adalah waktu pelaksanaan latihan lari pagi hari memberikan dampak protektif yang lebih konstan terhadap kestabilan gula darah.Kata kunci: Latihan lari, pagi hari, malam hari, gula darah.