Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : infokom

PERBANDINGAN METODE SMARTER DAN ELECTRE UNTUK MENENTUKAN PRIORITAS PENERIMAAN PRODEO PENGADILAN AGAMA Susi Widyastuti; Muhammad Erwanto; Wilda Adela P
INFOKOM Vol. 19 No. 1 (2026): JURNAL INFOKOM
Publisher : STIKOM POLTEK CIREBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Akses terhadap keadilan merupakan hak dasar setiap warga negara yang dijamin oleh konstitusi. Salah satu bentuk implementasinya adalah layanan prodeo, yaitu pembebasan biaya perkara bagi masyarakat yang tidak mampu secara ekonomi. Namun, pelaksanaan layanan prodeo di Pengadilan Agama Kota Cirebon masih menghadapi kendala dalam hal penentuan prioritas penerima, karena belum adanya mekanisme pengambilan keputusan berbasis multi-kriteria yang mampu menilai berbagai aspek secara objektif dan terukur. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan dua metode Multi-Criteria Decision Making (MCDM), yaitu SMARTER (Simple Multi Attribute Rating Technique Exploiting Ranks) dan ELECTRE (Elimination Et Choix Traduisant la Realite), dalam menentukan prioritas penerima layanan prodeo di Pengadilan Agama Kota Cirebon. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kuantitatif dan deskriptif-komparatif, menggunakan data permohonan prodeo yang mencakup kriteria seperti tingkat penghasilan, jumlah tanggungan keluarga, kondisi kesehatan, dan urgensi perkara. Sistem pendukung keputusan yang dibangun berbasis web dengan database MySQL, serta menggunakan bahasa pemrograman PHP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua metode mampu menghasilkan peringkat prioritas penerima prodeo secara objektif dan transparan, namun terdapat perbedaan dalam kompleksitas perhitungan dan efisiensi waktu komputasi. Metode SMARTER memiliki keunggulan dalam kesederhanaan dan kecepatan proses, sedangkan metode ELECTRE lebih unggul dalam mempertimbangkan dominasi antar alternatif dengan tingkat akurasi yang tinggi. Dengan demikian, penerapan sistem pendukung keputusan berbasis metode SMARTER dan ELECTRE diharapkan dapat membantu Pengadilan Agama Kota Cirebon dalam menetapkan prioritas penerima layanan prodeo secara efektif, efisien, dan tepat sasaran, sekaligus meningkatkan transparansi serta kepercayaan publik terhadap proses seleksi bantuan hukum.
PENERAPAN SISTEM PAPERLESS MEMANFAATKAN OWNCLOUD SEBAGAI PRIVATE CLOUD COMPUTING DI RUMAH TAHANAN NEGARA KLAS I CIREBON Muhammad Erwanto; Susi Widyastuti; Dwi Sri Rahyu
INFOKOM Vol. 19 No. 1 (2026): JURNAL INFOKOM
Publisher : STIKOM POLTEK CIREBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rumah Tahanan Negara Klas I Cirebon memiliki tugas pokok yaitu Unit Pelaksanaan Teknis di bidang penahanan untuk kepentingan penyidikan, penuntutan dan pemeriksaan di sidang pengadilan wilayah hukum Kota Cirebon dan Kabupaten Cirebon yang berada di bawah dan bertanggung jawab langsung kepada Kepala Kantor Wilayah Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia Jawa Barat. Rumah Tahanan Negara Kelas I Cirebon masih menggunakan banyak kertas dalam proses pelaporannya, contohnya pada proses pengecekan dokumen.
PERBANDINGAN METODE MULTI OBJECTIVE OPTIMIZATION ON THE BASIS RATIO ANALISYS DAN MULTI ATTRIBUTE UTILITY THEORY DALAM PEMILIHAN ACCESS POINT PELANGGAN INTERNET PADA PT. MITRACOM SOLUSI TEKNOLOGI Virgiyanti; Susi Widyastuti; Prio Wahono; Mubaroq Kharisma Gunawan
INFOKOM Vol. 19 No. 2 (2026): JURNAL INFOKOM
Publisher : STIKOM POLTEK CIREBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT. Mitracom Solusi Teknologi merupakan perusahaan yang bergerak dibidang jasa penyedia layanan internet (ISP), internet yang ditawarkan salah satunya adalah layanan Wi-Fi, untuk memberikan layanan internet Wi-Fi kepada pelanggan diperlukan alat bernama Access Point, perusahaan sering mendapat keluhan pelanggan mengenai internet yang sering terputus tetapi saat di periksa oleh teknisi dari sisi server tidak ada kendala, setelah ditelusuri ternyata Access Point pada sisi pelanggan yang telah lama dipakai mengalami penurunan performa sehingga menyebabkan Wi-Fi sering terputus dan pelanggan tidak mendapatkan akses internet, banyaknya merek dan tipe Access Point yang ada dipasaran menyebabkan perusahaan membutuhkan waktu lebih lama dalam menentukan pengganti Access Point untuk pelanggan, untuk menanggulangi masalah ini maka dibutuhkan Sistem Pendukung Keputusan Rekomendasi Access Point untuk pelanggan, proses pengambilan keputusan yang dilakukan akan dipisahkan antara jenis Access Point untuk pelanggan Rumahan dan Corporate serta mengacu beberapa kriteria diantaranya Harga, Max User, Max Bandwith, Tx Power, Jarak, Jumlah Band, dan Kemanan. Penulis mengambil dua metode yang akan digunakan yaitu metode Multi Objective Optimization On the basis Ratio Analisys (MOORA) dan Multi Attribute Utility Theory (MAUT) yang nantinya akan dibandingkan dengan algoritma Mean Squared Error (MSE) untuk menentukan metode yang cocok digunakan. Setelah dilakukan proses perhitungan didapatlah nilai MSE dari metode MOORA adalah 14 dan nilai MSE dari metode MAUT adalah 4,5 untuk Access Point pelanggan rumahan, untuk pelanggan Corporate didapat nilai MSE metode MOORA adalah 13,5 dan nilai MSE dari metode MAUT adalah 4,666667 yang berarti metode MAUT lebih cocok digunakan dalam penelitian ini. Urutan 3 teratas dari hasil perhitungan dari metode MAUT Access Point untuk pelanggan Rumahan menunjukan bahwa Mercusys AC10 berada di urutan pertama dengan nilai 0,962 lalu diikuti dengan Tenda AC6 dengan nilai 0,890 dan TP Link Archer C24 dengan nilai 0,842. Hasil perhitungan dari metode MAUT untuk Access Point pelanggan Corporate menunjukan bahwa Ruijie RG-RAP2260-G berada di urutan pertama dengan nilai 0,686 lalu diikuti dengan UBNT Unifi U6 Plus dengan nilai 0.682 dan UBNT Unifi UAP AC PRO dengan nilai 0,667