Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Kontribusi peran perempuan pada usahatani padi ladang di Kecamatan Kulisusu Utara Kabupaten Buton Utara Haerudin Tao; Sitti Rosmalah
Composite : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 5 No 2 (2023): Agustus
Publisher : University of Insan Cendekia Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37577/composite.v5i2.523

Abstract

The time spent by women farmers in the research area is different in each stage of farming, especially field farming. Even the work placements for women farmers are often uneven and sometimes not in accordance with their skills and abilities. The purpose of the study was to determine the role of women farmers in farming, namely field rice in Tomoahi Village, North Kulisusu District, North Buton Regency. With a sample of 32 families from a population of 109 families, the sample was selected by simple random sampling. Sources of data through observation and questionnaires. The analysis technique is qualitatively and quantitatively then the results are assessed in the form of a percentage of each observed variable. The results showed that the women's work in farming activities was 1054.31 hours/farming, equivalent to 52.28%. The role of women farmers in upland rice farming in Tomoahi Village, North Kulisusu District, North Buton Regency is the largest in weeding activities with an outpouring of labor equivalent to 269.98 hours/farming and the smallest is in land processing activities of 0.03 hours/farming. Keywords: outpouring of time, field rice, peasant woman
Peran Gender dalam Pemberdayaan Agribisnis Masyarakat Desa La Harudin; La Panga; Nurmaya Nurmaya; Haerudin Tao
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Mahasiswa dan Akademisi Vol. 1 No. 3 (2025)
Publisher : Prodi PGSD Unsultra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64690/intelektual.v1i3.301

Abstract

Pemberdayaan agribisnis masyarakat desa merupakan strategi penting dalam pembangunan ekonomi pedesaan yang berkelanjutan. Dalam proses ini, aspek gender menjadi komponen krusial yang seringkali terabaikan, padahal peran laki-laki dan perempuan memiliki kontribusi yang saling melengkapi dalam seluruh rantai agribisnis, mulai dari produksi hingga pemasaran. Studi ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam peran gender dalam pemberdayaan agribisnis masyarakat desa berdasarkan analisis literatur yang relevan. Metode yang digunakan adalah studi literatur sistematis terhadap jurnal, artikel, dan laporan penelitian yang terbit dalam sepuluh tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa keterlibatan perempuan dalam agribisnis masih menghadapi berbagai tantangan seperti akses terbatas terhadap sumber daya, pelatihan, dan pengambilan keputusan. Namun demikian, perempuan juga memiliki potensi besar dalam inovasi, pengelolaan hasil pertanian, dan membangun jaringan usaha mikro agribisnis. Pemberdayaan gender dalam agribisnis tidak hanya meningkatkan pendapatan rumah tangga petani, tetapi juga memperkuat ketahanan pangan lokal dan kesejahteraan komunitas. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan pemberdayaan yang inklusif dan sensitif gender dalam program-program agribisnis desa. Kajian ini merekomendasikan integrasi perspektif gender dalam perencanaan dan pelaksanaan kegiatan agribisnis berbasis komunitas sebagai langkah strategis dalam pembangunan pertanian yang berkelanjutan dan adil.
Optimalisasi Pemanfaatan Jerami Padi Bernilai Ekonomi Untuk Meningkatkan Pendapatan Petani Padi Sawah di Desa Sindang Kasih Kecamatan Ranomeeto Kabupaten Konawe Selatan Nurmaya; Harianti; Hasriati; La Harudin; Haerudin Tao; M.Syahadat; Inal; Awal Maulid Sari; Natsir Sandiah; Hajar
Almufi Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 1: Juni (2026)
Publisher : Yayasan Almubarak Fil Ilmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63821/ajpkm.v6i1.613

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam memanfaatkan jerami padi menjadi produk bernilai ekonomi guna meningkatkan pendapatan petani padi sawah di Desa Sindang Kasih, Kecamatan Ranomeeto Barat, Kabupaten Konawe Selatan. Permasalahan utama yang dihadapi petani adalah rendahnya pemanfaatan jerami padi karena sebagian besar jerami dibakar atau dibiarkan membusuk di lahan sehingga belum memberikan nilai tambah ekonomi. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi sosialisasi, penyuluhan, diskusi kelompok tani, serta identifikasi masalah melalui wawancara dan observasi lapangan. Materi yang diberikan mencakup manfaat jerami, teknik pengolahan jerami menjadi pakan ternak, pupuk organik, media tanam jamur serta gambaran tambahan pendapatan yang dapat diperoleh petani. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pengetahuan dan keterampilan petani dalam memanfaatkan jerami masih rendah, namun kegiatan penyuluhan mampu meningkatkan pemahaman petani mengenai potensi ekonomi jerami padi. Petani mulai memahami bahwa jerami dapat dimanfaatkan untuk mengurangi biaya produksi, meningkatkan kesuburan tanah, serta menjadi sumber pendapatan tambahan. Kegiatan ini diharapkan mampu mendorong perubahan pola pikir petani terhadap jerami sebagai sumber daya ekonomi yang mendukung pertanian berkelanjutan dan peningkatan kesejahteraan petani.
Strategi Petani Kelapa Sawit dalam Meningkatkan Pendapatan Usahatani Perspektif Agribisnis: Studi Fenomenologi pada Perkebunan Sawit Rakyat La Harudin; Wa Ode Umrawati Latif; Nurmaya; Harianti; Haerudin Tao; Awal Maulid Sari
Arus Jurnal Sains dan Teknologi Vol 4 No 1: April (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajst.v4i1.3180

Abstract

Kelapa sawit merupakan salah satu komoditas perkebunan strategis yang memiliki kontribusi besar terhadap perekonomian Indonesia, terutama bagi masyarakat yang menggantungkan hidup pada sektor perkebunan rakyat. Namun, petani kelapa sawit rakyat masih menghadapi berbagai permasalahan, seperti keterbatasan modal, fluktuasi harga tandan buah segar (TBS), keterbatasan akses informasi pasar, serta belum optimalnya penerapan manajemen usaha berbasis agribisnis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengalaman, strategi pengelolaan usaha, dan upaya petani kelapa sawit rakyat dalam meningkatkan pendapatan berdasarkan perspektif agribisnis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Informan penelitian terdiri atas 10 orang petani kelapa sawit rakyat yang dipilih berdasarkan kriteria memiliki pengalaman mengelola kebun sawit lebih dari lima tahun. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengalaman petani menjadi faktor penting dalam pengambilan keputusan usaha, terutama dalam pemeliharaan tanaman, penggunaan input produksi, dan strategi menghadapi perubahan pasar. Petani menerapkan berbagai strategi peningkatan pendapatan melalui pemeliharaan tanaman, efisiensi biaya produksi, pengelolaan kualitas hasil panen, serta pemanfaatan kelompok tani sebagai sumber informasi dan penguatan jaringan usaha. Dalam menghadapi fluktuasi harga TBS, petani melakukan adaptasi melalui pengaturan biaya, peningkatan produktivitas, dan pencarian informasi pasar. Perspektif agribisnis menunjukkan bahwa peningkatan pendapatan petani sawit rakyat tidak hanya bergantung pada aspek produksi, tetapi juga pada kemampuan mengelola seluruh rantai usaha mulai dari penyediaan input, produksi, pemasaran, hingga penguatan kelembagaan. Penelitian ini menegaskan pentingnya peningkatan kapasitas petani dan penguatan kelembagaan agribisnis untuk mendukung keberlanjutan usaha kelapa sawit rakyat.