Meka Faizal Farabi
Universitas Al-Irsyad Cilacap

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Efektivitas Kombinasi Ekstrak Bunga Kecombrang (Etlingera elatior) Dan Ekstrak Jahe (Zingiber officinale) Terhadap Penurunan Glukosa Darah Pada Mencit Jantan Yang Diinduksi Aloksan Yasinta Aritonang; Meka Faizal Farabi; Dini Puspodewi
Jurnal Kesehatan Vol 16, No 3 (2023): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jk.v16i3.2322

Abstract

Pendahuluan: Bunga kecombrang dapat menurunkan glukosa darah dengan mekanisme menghambat enzim pencernaan karbohidrat pada usus halus. Jahe memiliki kandungan gingerol dan shogaol yang mampu menaikkan produksi insulin. Metode: Penelitian ini bersifat eksperimental, hewan uji diinduksi aloksan dosis 150 mg/kg BB secara intraperitoneal. Kombinasi ekstrak bunga kecombrang dan ekstrak jahe diberikan dalam besaran dosis 50 mg/kg BB, 75 mg/kg BB, dan 100 mg/kg BB. Data yang diperoleh diolah secara statistik menggunakan uji Kruskal-Wallis dan Mann-Whitney. Hasil: Hasil uji statistik menunjukkan kelompok dosis berbeda signifikan dengan kelompok kontrol negatif (p<0,05) dan tidak berbeda signifikan dengan kelompok kontrol positif (p>0,05). Penurunan glukosa darah tertinggi terjadi pada kelompok dosis 100 mg/kg BB (59,52%). Simpulan: Kombinasi ekstrak bunga kecombrang dan ekstrak jahe mampu menurunkan glukosa darah pada mencit jantan yang diinduksi aloksan.
Pemanfaatan Tanaman Rambutan (Nephelium lappaceum L.) sebagai Bahan Eco-Print untuk Peningkatan Pengetahuan dan Ketrampilan Masyarakat Endang Tri Wahyuni Maharani; Stalis Norma Ethica; Ana Hidayati Mukaromah; Asiva Khoirunisa; Sa’if Revallindo Mirza; Dinah Fauziyyah; Iqbal Tamimi; Pepi Febrianti; Meka Faizal Farabi
JURNAL INOVASI DAN PENGABDIAN MASYARAKAT INDONESIA Vol 4 No 4 (2025): Oktober
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jipmi.v4i4.729

Abstract

Latar Belakang: Desa Sidorejo kelurahan Tambangan kecamatan Mijen merupakan suatu desa yang banyak warganya menanam tanaman buah rambutan (Nephelium lappaceum L.), namun banyak masyarakat yang belum memiliki pengetahuan tentang manfaat tanaman tersebut sebagaibahan Eco-print. Kegiatan pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini merupakan implementasi hasil penelitian tentang pemanfaatan tumbuhan sebagai motif pada eco-print. Tujuan: Untuk mengedukasi masyarakat tentang manfaat daun rambutan sebagai bahan eco-print, sehingga dapat meningkatkan pendapatan Masyarakat. Metode: Kegiatan dilaksanakan di Sidorejo, Kelurahan Tambangan, Mijen Semarang dalam bentuk ceramah dan pelatihan ketrampilan Eco-print. Partisipan pengabdian masyarakat sebanyak 20 orang. Hasil: Partisipan lebih memahami tentang manfaat daun tanaman rambutan sebagai bahan eco-print.  Nilai rata-rata pengetahuan partisipan mengalami peningkatan dari 56,5 poin saat pre-test menjadi 90,25 post-test, mengalami peningkatan rerata skor pengetahuan sebesar 59,74%. Kesimpulan: Edukasi dalam bentuk ceramah dan pelatihan dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang manfaat daun tanaman rambutan dalam pembuatan Eco-print. Kata kunci: daun rambutan, eco-print, nephelium lappaceum l _________________________________________________________________________ Abstract Background: Sidorejo Village, Tambangan Subdistrict, Mijen District, is a village where many residents grow rambutan (Nephelium lappaceum L.), but no one has knowledge of the benefits as an Eco-print material. In the previous research, results on the use of plants as motifs in eco-print were presented. This community service activity is an implementation of it. Objective: To educate the community about the benefits of rambutan leaves as an eco-print material, so that it can increase community income. Method: The activity was carried out in Sidorejo, Tambangan Subdistrict, Mijen, Semarang, in the form of lectures and Eco-print skills training. Among the 20 community service participants are present. Result: Participants better understand the benefits of rambutan leaves as an eco-print material. The average knowledge score of participants increased from 56.5 points in the pre-test to 90.25 in the post-test. The average knowledge score has increased by 59.74%. Conclusion: Education by lectures and training can increase community knowledge about the benefits of rambutan leaves in making Eco-print. Keywords: rambutan leaves, eco-print, nephelium lappaceum l