Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Dinamika Kepemimpinan dalam Organisasi: Sebuah Analisis Komprehensif Mengenai Tipologi, Gaya, dan Peran Kepemimpinan dalam Meningkatkan Keberlanjutan Organisasi Sri Wulan Dari; Vebri Pradinata Putra; Salfen Hasri; Sohiron Sohiron
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 12 No. 4 Nopember (2023): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.333

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki dinamika kepemimpinan dalam organisasi dengan fokus pada konsep dasar kepemimpinan, tipologi kepemimpinan, gaya kepemimpinan, dan peran kepemimpinan. Metode penelitian ini melibatkan analisis literatur untuk menggali pemahaman mendalam terhadap dimensi-dimensi krusial kepemimpinan. Temuan utama menunjukkan bahwa kepemimpinan bukan hanya terkait dengan aspek teknis, melainkan juga memerlukan ketrampilan manajerial yang mencakup motivasi, bimbingan, dan manajemen hubungan kerja. Penelitian ini menyoroti pentingnya pemilihan gaya kepemimpinan yang tepat, mengingat setiap tipe kepemimpinan memberikan dampak yang berbeda terhadap dinamika organisasi. Paradigma analisis melalui pendekatan sifat, perilaku, dan situasional memberikan landasan yang kuat, dengan penekanan pada keberlanjutan organisasi melalui prinsip-prinsip transparansi, akuntabilitas, dan interaksi bertanggung jawab. Kesimpulannya, pemimpin perlu memiliki pemahaman yang mendalam tentang konteksnya, fleksibilitas dalam memilih strategi kepemimpinan, dan implementasi strategi yang tepat sebagai kunci utama kesinambungan dan keberhasilan organisasi dalam menghadapi tantangan yang terus berubah.
Manajemen Konflik di Lembaga Pendidikan Islam melalui Perspektif Model Thomas-Kilmann: Studi Literatur Irsan Suryadi; M. Ihksan; Dwi Salsa Nabila; Aisyah Nurul Azkia Efendi; Salfen Hasri; Sohiron
ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 4 No. 6 (2026): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, Juni 2026
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/armada.v4i6.2644

Abstract

Konflik merupakan fenomena yang tidak terelakkan dalam kehidupan organisasi, termasuk lembaga pendidikan islam. Tanpa penanganan yang tepat, konflik berpotensi menghambat kinerja organisasi dan merusak hubungan antar individu. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji manajemen konflik di lembaga pendidikan islam melalui perspektif model Thomas-Kilmann serta relevansinya dengan nilai-nilai islam. Menggunakan metode studi literatur, kajian ini menelaah berbagai sumber pustaka yang relevan secara sistematis dan kritis. Hasil kajian menunjukkan bahwa model Thomas-Kilmann mengklasifikasikan lima gaya penanganan konflik, yaitu competing, collaborating, compromising, avoiding, dan accommodating, yang masing-masing dapat dikontekstualisasikan dengan prinsip-prinsip islam. Gaya collaborating bersesuaian dengan prinsip musyawarah, compromising dengan islah, accommodating dengan itsar, avoiding dengan hikmah dalam memilih waktu, dan competing dengan amar ma’ruf nahi munkar. Tidak ada satu gaya yang paling tepat untuk semua situasi; efektivitasnya bergantung pada konteks dan kondisi konflik yang dihadapi. Pemimpin lembaga pendidikan Islam perlu memahami kelima gaya ini secara mendalam agar dapat memilih pendekatan yang paling sesuai demi mewujudkan organisasi yang harmonis, produktif, dan berlandaskan nilai-nilai islami.
Budaya Organisasi Islami dan Perilaku Kerja Kolaboratif Guru di Lembaga Pendidikan Islam Supianto; Dhiyaa’ Ulfah; Salfen Hasri; Sohiron
Dirasah : Jurnal Studi Ilmu dan Manajemen Pendidikan Islam Vol. 9 No. 1 (2026): DIRASAH
Publisher : Institut Agama Islam (IAI) Faqih Asy'ari Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58401/dirasah.v9i1.3064

Abstract

Organizational culture plays a strategic role in shaping teachers' work behavior, especially in the context of Islamic educational institutions that prioritize religious values as the foundation for managing education. The challenge of teacher collaboration, which still tends to be individualistic, highlights the importance of strengthening an organizational culture based on Islamic values as the foundation for collective work behavior. This study aims to analyze the characteristics of an organizational culture based on Islamic values in shaping collaborative work behavior among teachers in Islamic educational institutions. The research employs a qualitative approach through a literature study by analyzing relevant scientific literature from 2020–2025 regarding organizational culture, Islamic education management, and teacher collaboration. The study's findings show that Islamic values such as trustworthiness (amanah), brotherhood (ukhuwah), deliberation (musyawarah), and justice serve as the foundation of organizational culture, promoting the creation of a conducive work environment, strengthening interpersonal trust, and fostering teachers' pedagogical and professional collaboration. This study contributes to strengthening the perspective of Islamic education management by emphasizing that an Islamic organizational culture functions not only as a normative guideline but also as an operational framework in developing sustainable collaborative work behavior among teachers.