ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisiplin
Vol. 4 No. 6 (2026): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, Juni 2026

Manajemen Konflik di Lembaga Pendidikan Islam melalui Perspektif Model Thomas-Kilmann: Studi Literatur

Irsan Suryadi (Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau, Indonesia)
M. Ihksan (Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau, Indonesia)
Dwi Salsa Nabila (Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau, Indonesia)
Aisyah Nurul Azkia Efendi (Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau, Indonesia)
Salfen Hasri (Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau, Indonesia)
Sohiron (Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau, Indonesia)



Article Info

Publish Date
30 Jun 2026

Abstract

Konflik merupakan fenomena yang tidak terelakkan dalam kehidupan organisasi, termasuk lembaga pendidikan islam. Tanpa penanganan yang tepat, konflik berpotensi menghambat kinerja organisasi dan merusak hubungan antar individu. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji manajemen konflik di lembaga pendidikan islam melalui perspektif model Thomas-Kilmann serta relevansinya dengan nilai-nilai islam. Menggunakan metode studi literatur, kajian ini menelaah berbagai sumber pustaka yang relevan secara sistematis dan kritis. Hasil kajian menunjukkan bahwa model Thomas-Kilmann mengklasifikasikan lima gaya penanganan konflik, yaitu competing, collaborating, compromising, avoiding, dan accommodating, yang masing-masing dapat dikontekstualisasikan dengan prinsip-prinsip islam. Gaya collaborating bersesuaian dengan prinsip musyawarah, compromising dengan islah, accommodating dengan itsar, avoiding dengan hikmah dalam memilih waktu, dan competing dengan amar ma’ruf nahi munkar. Tidak ada satu gaya yang paling tepat untuk semua situasi; efektivitasnya bergantung pada konteks dan kondisi konflik yang dihadapi. Pemimpin lembaga pendidikan Islam perlu memahami kelima gaya ini secara mendalam agar dapat memilih pendekatan yang paling sesuai demi mewujudkan organisasi yang harmonis, produktif, dan berlandaskan nilai-nilai islami.

Copyrights © 2026