Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Permasalahan Pembelajaran PPKn Objek Kajian Di SMA Negeri 18 Medan Adelina Marta Aritonang; Iwain Oktaviona Nababan; Victoria Grace Daely; Putri Permata Assiddiq Harahap; Fariz Aditya; Samuel Sihite
Pendekar : Jurnal Pendidikan Berkarakter Vol 1 No 6 (2023): Desember : Jurnal Pendidikan Berkarakter
Publisher : LPPM Politeknik Pratama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/pendekar.v1i6.496

Abstract

PPKN occupies a very strategic position in forming the character of Indonesian citizens. So we can find this subject at all levels of education. This research aims to analyze problems in PPKN learning at SMA Negeri 18 Medan. The focus of this research includes issues of learning methods, learning resources, learning media and the results of PPKn learning scores. The research method used is a descriptive qualitative research method, used as a guide so that the research focus is in accordance with the facts in the field. The results of this research show common problems in Civics learning, such as a curriculum that is constantly changing and too heavy, the use of monotonous lecture methods, limited learning resources and a lack of use of learning media. Based on these problems, the aim of writing this journal is to explain several problems that occur in PPKn learning at State High School 18 Medan and how to overcome the problems faced in PPKN learning in the current era of the independent curriculum
Efektivitas Implementasi Kebijakan Keterbukaan Informasi Publik Dalam Pengawasan Pengelolaan Dana Desa Saentis Kecamatan Percut Sei Tuan Fariz Aditya; Yeni Yolanda Simbolon; Raja Songkup Pratama; Victoria Grace Daely; Enjelina Sinaga; Julia Ivanna
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5716

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi keterbukaan informasi publik di desa, bentuk-bentuk transparansi yang digunakan, hambatan yang dihadapi, serta upaya pemerintah desa dalam mengatasinya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemerintah desa telah menerapkan keterbukaan informasi melalui penyediaan mading di depan kantor desa dan pemanfaatan media digital sebagai sarana publikasi APBDes, realisasi anggaran, dan kegiatan pembangunan. Transparansi tersebut dinilai efektif dalam memperluas akses informasi dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintahan desa. Namun, penelitian ini juga menemukan adanya hambatan berupa perbedaan persepsi masyarakat terhadap program pembangunan, khususnya pembangunan jalan yang memunculkan pro dan kontra. Hambatan tersebut dipengaruhi oleh perbedaan tingkat literasi informasi, kepentingan sosial, serta kesenjangan akses teknologi. Untuk mengatasi dinamika tersebut, pemerintah desa melakukan berbagai upaya, termasuk dialog dalam forum musyawarah desa, penyediaan informasi yang lebih mudah dipahami, serta pendekatan langsung kepada masyarakat untuk meluruskan kesalahpahaman dan membangun pemahaman bersama. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keterbukaan informasi publik di desa telah berjalan cukup baik, namun masih memerlukan penguatan melalui peningkatan literasi informasi, komunikasi partisipatif, dan kapasitas perangkat desa.
HAKIKAT HERIDITAS, LINGKUNGAN DAN KEBEBASAN MANUSIA SERTA FUNGSI PANCASILA DALAM KEHIDUPAN MANUSIA VICTORIA GRACE DAELY
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 1 No. 4 (2024): Juli
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v1i4.1461

Abstract

Peran Pancasila dalam menyeimbangkan pengaruh hereditas dan lingkungan serta dalam mengarahkan kebebasan individu untuk mencapai kehidupan yang harmonis dan adil di Indonesia. Melalui metode studi literatur, penelitian ini menyoroti interaksi kompleks antara faktor-faktor tersebut dalam membentuk karakter dan perilaku individu. Pancasila, sebagai ideologi nasional, memberikan kerangka moral dan etika yang mengarahkan perilaku individu dan masyarakat, membantu menyeimbangkan pengaruh hereditas dan lingkungan, serta membimbing kebebasan individu ke arah yang positif dan konstruktif. Nilai-nilai Pancasila seperti gotong royong, keadilan sosial, persatuan, dan kebebasan yang bertanggung jawab menjadi pilar-pilar dalam menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan dan keberhasilan setiap individu tanpa memandang latar belakang mereka. Kesimpulannya, Pancasila tidak hanya menjadi panduan moral, tetapi juga instrumen kuat dalam menciptakan masyarakat yang inklusif, adil, dan sejahtera bagi semua warganya di Indonesia.