Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

THE USE OF CODE SWITCHING AND CODE MIXING BY INDOFOOD AND UNILEVER FOOD ADVERTISEMENTS ON TELEVISION Najihatul Fitri; Adhis Darussalam Pamungkas
INFERENCE: Journal of English Language Teaching Vol 5, No 3 (2022): INFERENCE: Journal of English Language Teaching
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/inference.v5i3.12792

Abstract

The aims of the research are to find out the type, function and reason of code switching and code mixing mostly used by Indofood and Unilever Food Advertisements on Television. The research design of this research is descriptive qualitative because the result of the data analyzed is in descriptive phenomenon such as words, sentence and utterance while the research method used in this research is library research. The result findings are: 1). The type of code switching mostly used here is intra sentential switching which occurs 36 times. While the type of code mixing mostly used here is intra sentential mixing which occurs 38 times. 2). The function of code switching and code mixing mostly used here is metalinguistic function which occurs 60 times. 3). The reason of code switching and code mixing mostly used here is talking about particular topic which occurs 48 times.
Analisis Pragmatik Kalimat Imperatif Dalam Media Promosi Ritel: Studi Kasus Iklan E-Commerce Najihatul Fitri; Nisa Aisyah; Marnarita Yarsi
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5535

Abstract

Bahasa memiliki peranan strategis dalam penyusunan pesan pada media promosi ritel, terutama dalam lanskap e-commerce yang berkembang pesat. Kalimat imperatif menjadi salah satu bentuk kebahasaan yang dominan digunakan untuk mendorong konsumen melakukan tindakan tertentu, seperti melakukan pembelian, memanfaatkan promosi, atau mengikuti penawaran khusus. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk dan fungsi pragmatik kalimat imperatif dalam iklan e-commerce sebagai media promosi ritel, dengan fokus pada konten iklan yang ditayangkan pada periode Januari-Oktober 2025 di tiga marketplace yaitu Shopee, Lazada, dan TikTok Shop. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui studi dokumentasi. Analisis mengacu pada klasifikasi kalimat imperatif menurut teori Rahardi (2005), yang mencakup perintah, ajakan, larangan, permintaan, dan pemberian izin, untuk mengungkap maksud dan strategi pragmatik yang digunakan dalam konteks promosi ritel digital. Penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi pada kajian pragmatik dan komunikasi pemasaran, sekaligus memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai strategi bahasa dalam media promosi ritel berbasis e-commerce.