Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENYULUHAN HUKUM BAHAYA NARKOBA BAGI GENERASI MUDA DI PONDOK PESANTREN AL SHOULATIYAH PADANGSIDIMPUAN Ardina Khoirun Nisa
Glow: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2023): Glow: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Program Studi Magister Ilmu Manajemen Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Sultan Agug

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37403/glow.v3i2.212

Abstract

Sering kita mendengar pernyataan bahwa Indonesia darurat narkoba. Hal ini karena kasus penyalahgunaan narkoba di Indonesia setiap tahunnya semakin meningkat. Narkoba sudah banyak memakan korban, terutama di kalangan generasi muda bangsa. Tidak sedikit generasi muda atau remaja yang mengkonsumsi narkoba karena mereka ingin menenangkan diri dari masalah yang dihadapinya. Penyalahgunaan narkoba merupakan perilaku yangmenyimpang. Meningkatnya penyalahgunaan narkoba oleh remaja akan membahayakan kelangsungan hidup masyarakat, bangsa dan negara. Mereka yang seharusnya menjadi pemimpin masa depan, kehidupannya digerogoti oleh narkoba.Untuk itu dilaksanakanlah pengabdian ini yang bertujuan untuk memberi pemahaman dan kesadaran terhadap bahaya dari penyalahgunaan Narkoba. Metode yang dipakai dalam pengabdian ini adalah dengan cara sosialisasi yang dilanjutkan dengan memberikan pemahaman hukum kepada peserta didik dalam memahami dan menganalisa permasalahan hukum terkait dengan bahaya penyalahgunaan narkotika. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dapat disimpulkan peserta didik memerlukan peningkatan kemampuan secara berkesinambungan untuk mencapai hasil maksimal dalam rangka peningkatan pemahaman hukum khsusunya terkait dengan bahaya penyalahgunaan narkotika
Pelatihan Kepemimpinan Remaja Berbasis Problem Solving: Upaya Menumbuhkan Jiwa Inisiatif Pemuda Rahmi Wahyuni; Ardina Khoirun Nisa
Karsa : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2025): Edisi Januari-Juni 2025
Publisher : MADANI PUBLISHER INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Leadership is an essential skill that needs to be instilled from a young age so that the younger generation can play a role as agents of change in society. This community service activity aims to cultivate a spirit of leadership and initiative among teenagers through leadership training based on a problem-solving approach. The method used in this activity is Participatory Action Research (PAR) with a participatory training approach. The activity was conducted in Pagar Gunung Village, Mandailing Natal Regency, involving 35 teenage participants aged 15–20 from various youth organization backgrounds, such as Karang Taruna, Mosque Youth, and the local school student council. The results of the activity show that this training is capable of enhancing three important aspects in adolescents: (1) an increase in understanding of the basic concepts of leadership and the role of youth as agents of change; (2) an improvement in critical and analytical thinking skills in identifying and seeking solutions to social problems in their environment; and (3) an increase in courage and initiative in voicing ideas and taking an active role in the community. Through pre-test and post-test evaluations, an average increase of 42% in the understanding of leadership concepts was observed. Some participants even committed to implementing solutions to the issues raised in the training, such as waste management, youth literacy activities, and anti-bullying campaigns. This activity not only provides conceptual knowledge but also fosters critical thinking and initiative among the youth. In the future, such programs need to be continued and synergized with educational institutions, youth organizations, and village governments so that their sustainability and social impact become broader and more tangible.