Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

HUBUNGAN ANTARA PENGENDALIAN DIRI DAN RELIGIUSITAS DENGAN PERILAKU SEKS BEBAS REMAJA Idris Afandi
AL - IBRAH Vol 3 No 1 (2018)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al - Ibrohimy Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (257.984 KB)

Abstract

Relation between selfcontrol and Religiusity with Behavior of Adolescent Free Sex in SMPN 1 Klampis, District of Klampis Sub-Province of Bangkalan Purpose of this research is to know relation between and selfcontrol of religiusity with behavior of adolescent free seks. This research is studied in corelational quantitative. Research Subyek are the students of SMPN 1 Klampis class of VIII Pre-Eminent and Reguler with amount 100 adolescent early consisting of 54 men and 46 women with age about 12-15 years. Researcher developes three researches measuring instrument that is selfcontrol scale, Scale of religiusitas behavioral scale and adolescent free sex. Result of analysis of regretion express relation which is significant between selfcontroland religiusity with behavior of adolescent free sex. Result of from three the variable indicate that there are relations between selfcontrol and religiusity with free sex. With coefficient of determinasi ( R Square) equal to 0.207 or 20,7% both the variable influence free sexs and 79,3% influenced by variable which the others. To both of tables is obtained by effective contribution equal to 0. 125 or 12,5 % variable of religiusity influence free sex. While result of selfcontrol of free sex obtained negative relations between selfcontrol with free sex. With correlation coefficient equal to its 0,37,3 meaning of selfcontrol variable enough weaken to predict variable of free sex. At tables of measure association are obtained by effective contribution equal to 0.13,9 or 13,9% selfcontrol variable influence behavior of students free sex.
DAMPAK MULTIMEDIA BAGI PENINGKATAN KUALITAS PEMBELAJARAN DI SEKOLAH Moh Jamaluddin Imron; Idris Afandi
AL - IBRAH Vol 7 No 1 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al - Ibrohimy Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61815/alibrah.v7i1.188

Abstract

Dalam pembelajaran, multimedia mempunyai peran yang penting dalam menentukan kualitas pendidikan. Oleh karena itu guru harus menggunakan metode dan media secara tepat untuk mengembangkan dan memfungsikan multimedia dalam pembelajaran agar guru tidak lagi dianggap sebagai pengajar yang mendominasi kegiatan pembelajaran. Guru harus menyajikan variasi-variasi bahan pelajaran dengan ditunjang multimedia, sehingga siswa dapat termotivasi, perhatian terhadap pembelajaran serta mampu bergerak cepat untuk mencapai informasi dari proses belajar mengajar. Dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan, maka diperlukan berbagai terobosan, baik dalam pengembangan kurikulum, inovasi pembelajaran, dan pemenuhan sarana dan prasarana pendidikan. Untuk meningkatkan prestasi belajar siswa, maka guru dituntut untuk membuat pembelajaran menjadi lebih inovatif yang mendorong siswa dapat belajar secara optimal, baik belajar mandiri maupun pembelajaran di kelas. Inovasi model-model pembelajaran sangat diperlukan dan sangat mendesak terutama dalam menghasilkan model pembelajaran baru yang dapat memberikan hasil belajar lebih baik, peningkatan efisiensi dan efektivitas pembelajaran menuju pembaharuan. Oleh karenanya, pembelajaran dengan menggunakan Multimedia mutlak diperlukan sebagai sarana dalam pembelajaran masa kini.
PERMAINAN KARTU KATA BERGAMBAR DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN AWAL BELAJAR MEMBACA DI KELOMPOK B DI TK TARBIYATUL ATHFAL BRAGANG KLAMPIS Idris Afandi; Nur Hasanah; Moh. Toyyib
AL - IBRAH Vol 7 No 2 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al - Ibrohimy Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61815/alibrah.v7i2.197

Abstract

Penerapan permainan kartu kata bergambar untuk meningkatkan kemampuan membaca di kelompok B di TK TARBIYATUL ATHFAL Peneliti ini bertujuan untuk mengetahui media kartu kata bergambar dapat meningkatkan kemampuan membaca di kelas B. Penelitian ini dilatar belakangi oleh kemampuan membaca permulaan masih tergolong rendah Rendahnya kemampuan awal membaca dilihat ketika guru melakukan proses pembelajaran membaca hanya beberapa anak yang bisa membaca dengan baik dan yang lain masih ada yang kesulitan dalam menyebutkan huruf. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyebab rendahnya kemampuan membaca permulaan di kelompok B di TK. TARBIYATUL-ATHFAL Desa Bragang Kecamatan Klampis Kabupaten Bangkalan. Metode yang digunakan ini adalah metode kualitatif melalui wawancara. Subjek dalam penelitian ini adalah adalah siswa kelas B di Tk Tarbiyatul Athfal Desa Bragang Kecamatan Klampis. dengan jumlah 15 anak Hasil penelitian menunjukkan rendahnya membaca di kelompok B karena kurangnya media yang digunakan oleh guru untuk mengajarkan membaca permulaan.
METODE MENGEMBANGKAN SPIRITUAL QUOTIENT (KECERDASAN SPIRITUAL) ANAK USIA DINI Idris Afandi
AL - IBRAH Vol 8 No 1 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al - Ibrohimy Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61815/alibrah.v8i1.216

Abstract

Spiritual Quotient is one type of intelligence that is increasingly recognized the importance of the formation of children's character. Spiritual intelligence is related to the ability to develop relationships with yourself, others, and God or greater power. In the context of early childhood education, it is important to develop spiritual intelligence because at this age the child is developing self -concept, emotions, and morals that will shape the foundation of their personality in the future. In this article, methods will be discussed that can be used to develop the spiritual intelligence of early childhood. This article will explain the definition of spiritual intelligence and why it is important to develop it in early childhood. In addition, this article will also discuss effective methods for developing spiritual intelligence in early childhood, including examples of activities that can be done at home or at school. These methods can include introducing children to spiritual values, facilitating the practice of meditation or reflection, providing experiences that stimulate a sense of connection with nature or other living things, and so forth.
INTEGRASI ANTARA KEILMUAN DAN AGAMA SERTA IMPLIKASINYA TERHADAP PENDIDIKAN ISLAM Muhaimin; Idris Afandi
AL - IBRAH Vol 6 No 2 (2021)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al - Ibrohimy Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61815/alibrah.v6i2.178

Abstract

Korelasi ilmu dan agama, baik secara ontologi, epistemologi maupun aksiologi selalu memunculkan persoalan yang menjadikan diskusi sengit bermula dari temuan Copernicus dan berlanjut sampai pada masa Galileo Galilei tentangheliosentris alam semesta yang berbeda pandangan dengan gereja yang menyatakan geosentris alam semesta. Pandangan Ibn Arabi terkait dengan esensi alam semesta dapat dijadikan rujukan sebagai basis konsep integrasi ilmu, utamanya yang berkaitan dengan obyek-obyek ilmu, sumber dan klasifikasi ilmu, serta metode ilmiah, dan lain-lainnya, tentunya dengan menggunakan metode yang berbeda-beda sesuai dengan tabiat obyek-obyeknya, yaitu metode Tajribi (”eksperimental”), atau metode Burhani (”demonstratif”) maupun metode Irfani (”intuitif / gnostik”). Implikasi integrasi tersebut setidaknya dapat mencakup tiga hal: Pertama; kurikulum, kurikulum ini bisa jadi dalam bentuk penyusunan silabus yang mencakup dua isu fundamental, yaitu “epistemologi”, dan “etika”. Kedua; implikasi pada proses belajar-mengajar, dimana proses ini mempunyai peranan yang sangat penting pada ranah imajinasi kreatif sebagai metode alternatif selain metode “deduktif” dan “induktif”, karena dalam perumusan teori, imajinasi kreatif melampaui proses penalaran yang sangat logic. Ketiga; implikasi yang berhubungan dengan aspek pendidikan social- keagamaan, dengan paradigma integratif, peserta didik akan dapat diajak untuk berfikir secara holistik dan tidak parcial dalam menghayati kemajemukan keyakinan dan keberagamaan. Abstract The correlation of science and religion, both ontologically, epistemologically and axiologically, always raises issues that make heated discussions begin with Copernicus' findings and continue until the time of Galileo Galilei about the heliocentric universe which differs from the church's view that states the universe is geocentric. Ibn Arabi's view related to the essence of the universe can be used as a reference as a basis for the concept of integration of science, especially with regard to objects of science, sources and classification of science, as well as scientific methods, and others, of course by using different methods according to the nature of the objects, namely the Tajribi method ("experimental"), or the Burhani method ("demonstrative") and the Irfani method ("intuitive / gnostic"). The implications of such integration can include at least three things: First; curriculum, this curriculum can be in the form of syllabus preparation which includes two fundamental issues, namely "epistemology", and "ethics". Second; implications for the teaching and learning process, where this process has a very important role in the realm of creative imagination as an alternative method to the "deductive" and "inductive" methods, because in the formulation of theory, creative imagination goes beyond a very logical reasoning process. Third; implications related to aspects of socio-religious education, with an integrative paradigm, students will be invited to think holistically and not partially in living the plurality of beliefs and diversity.
PERAN KEPALA SEKOLAH TK DALAM MENINGKATKAN KUALITAS GURU DAN MURID TK AL-IBROHIMY GALIS Idris Afandi
WALADI Vol 1 No 1 (2023)
Publisher : STIT Al - Ibrohimy Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61815/waladi.v1i1.117

Abstract

Penelitian ini didasarkan atas asumsi bahwa kepala sekolah mempunyai peran yang sangat penting dalam meningkatkan kualitas guru dan murid.Oleh karena itu seorang guru harus memiliki wawasan yang luas dan kreativitas yang tinggi agar kualitas guru dan murid bisa meningkat, yang bisa diimplementasikan melalui sikap kepala sekolah kepada guru dan siswa, penerapan metode, pengolahan kelas dan lingkungan belajar yang efektif.Di sini penulis ingin mengetahui peran kepala sekolah dalam peningkatan kualitas guru dan murid di TK Al-Ibrohimy Galis Bangkalan. Kualitas guru dan murid di TK Al-Ibrohimy Galis Bangkalan. Adapun hasil yang telah diperoleh dan menjadi analisa penulis, bahwasannya peran kepala sekolah dalam peningkatan kualitas guru dan murid di TK Al-Ibrohimy Galis Bangkalan dapat dikatakan baik yakni sangat berperan, dan mampu memotivasi guru dan siswa dalam meningkatkan kualitasnya
Dampak Quasi Broken Home terhadap Pembentukan Karakter Agresivitas Anak di TK Nurul Al-Affani Dusun Lembenah Desa Daleman Kecamatan Galis Kabupaten Bangkalan Afandi, Idris
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 6 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i6.13845

Abstract

Peserta didik yang mengalami quasi broken home sehingga dalam perkembangannya lebih menunjol ke negatif. Terutama pada perkembangan karakternya. Yang mana anak quasi broken home sering kali membuat kerusuhan di dalam kelas, seperti halnya mengganggu saat menulis, mengambil barang milik teman kelasnya bahkan sampai berantem dengan temannya. Hal ini dipengaruhi oleh anak yang jauh dari orang tuanya. Mereka yang jauh dari orang tuanya akan merasa menjadi jagoan. Berdasarkan latar belakang diatas maka peneliti mengambil rumusan masalah sebagai berikut: 1) apakah quasi broken home berpengaruh terhadap pembentukan karakter agresivitas anak?2) Bagaimana dampak quasi broken home terhadap pembentukan karakter agresivitas anak? jenis penelitiannya menggunakan penelitian kualitatif. Metode pengumpulan datanya menggunakan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian dampak quasi broken home mempengaruhi dalam pembentukan karakter pada anak usia dini, dilakukan dari sejak lahir guna untuk melihat perkembangan selanjutnya. Semua yang diterapkan dari sejak ia lahir, ia akan selalu merekam dan mengingat segala sesuatu yang dia peroleh dari tempat tinggalnya atau dari lingkungannya. Sedangkan hasil dan Analisa data tentang dampak quasi broken home terhadap pembentukan karakter agresivitas anak di TK Nurul Al-affani Daleman Galis Bangkalan. Adanya faktor dampak negatif pada anak yang mengalami quasi broken home.
Penerapan Metode Klasikal Baca Simak terhadap Hafalan Surat-surat Pendek di Taman Kanak-kanak Al-Wardah Afandi, Idris
WALADI Vol 1 No 2 (2023)
Publisher : STIT Al - Ibrohimy Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61815/waladi.v1i2.338

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh pentingnya menggunakan sebuah metode dalam proses menghafal surat-surat pendek. Metode yang tepat akan berpengaruh pada peningkatan hafalan surat-surat pendek. Salah satu metode dalam hafalan adalah Metode Klasikal baca simak. Metode ini memiliki keunikan tersendiri dari metode yang lain karena memiliki ciri khas cengkok yang menyenangkan dan mudah dipahami selain itu metode klasikal baca simak sangat mudah menyenangkan dan menyentuh hati. Penenlitian ini dilakukan di Taman Kanak-Kanak Al-Wardah tepatnya berada di Dusun Maleh Desa Banjar kecamatan Galis Kab Bangkalan. penelitian ini dilakukan di Taman Kanak-Kanak Al-Wardah karena TK tersebut merupakan satu-satunya TK yang menggunakan Metode klasikal Baca Simak Berpegangan dari latar belakang di atas serta dasar pemikiran yang terdapat di dalamnya maka rumusan masalah sebagai berikut (1). Bagaimana kemampuan menghafal surat-surat pendek siswi di TK Al-wardah tanpa menggunakan metode klasikal baca simak? (2). Bagaimana kemampuan hafalan surat-surat pendek siswi di TK Al-Wardah dengan menggunakan metode klasikal baca simak? Penenlitian ini dilakukan di Taman Kanak-Kanak Al-Wardah Dusun, Maleh Desa, Banjar Kec, Galis Kab, Bangkalan Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif kualitatif, jenis yang digunakan studi kasus, teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara dan dokumentasi.
URGENSI PENDIDIKAN SPIRITUAL PADA ANAK USIA DINI DALAM MENGHADAPI TANTANGAN ERA DIGITAL Afandi, Idris; Annisa, Aulia
WALADI Vol. 3 No. 2 (2025): Desember, Wawasan Belajar Anak Usia dini
Publisher : STIT Al - Ibrohimy Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61815/waladi.v3i2.820

Abstract

Kajian ini bertujuan untuk menganalisis urgensi pendidikan spiritual pada anak usia dini sebagai fondasi dalam menghadapi tantangan era digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research), menelaah literatur klasik dan kontemporer dalam bidang pendidikan Islam, psikologi perkembangan, serta kajian media digital. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendidikan spiritual berperan penting dalam membentuk kesadaran diri, pengendalian emosi, serta internalisasi nilai-nilai keislaman sejak usia dini. Pendidikan spiritual juga berfungsi sebagai benteng moral yang mampu memfilter pengaruh negatif digitalisasi, seperti kecanduan gawai, penurunan empati sosial, dan degradasi nilai etika. Artikel ini menegaskan bahwa integrasi pendidikan spiritual dalam kurikulum Pendidikan Islam Anak Usia Dini merupakan kebutuhan mendesak untuk menyiapkan generasi yang tidak hanya cerdas secara digital, tetapi juga matang secara spiritual dan berkarakter Islami.