Alfi Rahmatillah Nur Fithriah
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Pemberian MPASI Dini dengan Kejadian Diare pada Balita di Posyandu Kamboja Tembelang Jombang Pitaloka Putri, Diah; Hasna Luthfiah, Nita; Rahmatillah Nur Fithriah, Alfi; Akbar Shobirin, Gilang; Shanti Astuti, Arlia
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i1.25016

Abstract

Kebutuhan nutrisi anak mulai melebihi apa yang dapat dipenuhi oleh ASI pada saat anak berusia 6 bulan, sehingga diperlukan makanan pendamping ASI (MPASI). MPASI bukan pengganti ASI, melainkan pelengkap saat ASI tidak lagi cukup untuk mendukung tumbuh kembang anak secara optimal. Pemberian Makanan Pendamping ASI MPASI) harus dilakukan pada waktu yang tepat, jika Makanan Pendamping ASI diberikan sebelum usia 6 bulan, usus bayi belum cukup berkembang untuk mencerna sisa-sisa makanan. Jika ini dilakukan secara terus-menerus, sistem pencernaan anak akan mengalami kerusakan lebih cepat yang berakibat dengan kejadian diare pada anak. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional, yang dilaksanakan pada Bulan Oktober 2024 di wilayah posyandu Kamboja, Kecamatan Tembelang, Kabupaten Jombang. Hasil penelitian ini adalah terdapat hubungan antara pemberian MP ASI dini terhadap kejadian diare pada balita posyandu Kamboja, Kecamatan Tembelang, Kabupaten Jombang, dengan p value sebesar 0,000 (<0,005). Hal ini dikarenakan kurang siapnya pencernaan balita untuk menerima makanan sebelum waktunya.
Edukasi Jajanan Sehat dengan Metode Kartu Berpasangan Kepada Santri TPQ Miftahul Abidin Mojoagung, Jombang: Healthy Snack Education Using The Matching Card Method for Students of TPQ Miftahul Abidin Mojoagung, Jombang Diba, Nadia Farah; Atika Nur Fadilla; Alfi Rahmatillah Nur Fithriah
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat: Kesehatan Vol. 5 No. 4 (2025): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Notokusumo Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Kesehatan anak usia sekolah menjadi perhatian penting karena pada masa ini mereka rentan mengonsumsi jajanan yang tidak sehat, yang dapat berdampak pada tumbuh kembang dan risiko penyakit. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran anak dalam memilih jajanan sehat melalui pendekatan edukatif yang menyenangkan. Kegiatan dilaksanakan pada Juni 2025 di TPQ Miftahul Abidin, Mojoagung, Jombang, dengan melibatkan 41 santri berusia 6–13 tahun. Metode yang digunakan berupa ceramah, diskusi interaktif, dan permainan edukatif “Kartu Berpasangan” yang dirancang untuk membantu peserta mengenali ciri-ciri jajanan sehat dan tidak sehat. Data diperoleh melalui observasi keterlibatan peserta dan evaluasi respons sebelum dan sesudah kegiatan. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan partisipasi aktif dari peserta. Media permainan terbukti efektif menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan memperkuat pemahaman anak terhadap materi. Edukasi ini juga memberikan dampak positif terhadap sikap dan perilaku anak dalam memilih jajanan yang aman dan bergizi. Keberhasilan kegiatan ini menunjukkan pentingnya kolaborasi antara tenaga kesehatan, pendidik, orang tua, dan penjual jajanan dalam mendukung kebiasaan konsumsi sehat di lingkungan TPQ.   Abstract: The health of school-aged children is a critical concern, as they are prone to consuming unhealthy snacks that can negatively affect their growth and increase the risk of disease. This community service activity aimed to enhance children's knowledge and awareness in choosing healthy snacks through a fun and educational approach. The activity was conducted in June 2025 at TPQ Miftahul Abidin, Mojoagung, Jombang, involving 41 students aged 6–13 years. The methods used included lectures, interactive discussions, and an educational game called "Matching Cards," designed to help participants recognize the characteristics of healthy and unhealthy snacks. Data were collected through observation of participants' engagement and pre- and post-activity responses. The results showed an increase in both knowledge and active participation. The use of game-based media proved effective in creating an enjoyable learning environment and reinforcing children’s understanding of the material. This educational activity also had a positive impact on the attitudes and behaviors of children in selecting safe and nutritious snacks. The success of this program highlights the importance of collaboration among health workers, educators, parents, and snack vendors in promoting healthy eating habits within the TPQ environment.