Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Pengaruh Penyuluhan Gizi Seimbang dengan Media Booklet Terhadap Pengetahuan, Sikap, Pola Makan, Aktifitas Fisik dan Berat Badan Remaja Overweight SMPN 1 Malang NADIA FARAH DIBA
NUTRITURE JOURNAL Vol 1 No 1 (2022): Jurnal Nutriture
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31290/nj.v1i1.3529

Abstract

Latar belakang: Prevalensi remaja overweight berdasarkan Riset Kesehatan Dasar tahun 2013 pada kelompok remaja usia 13 s.d 15 tahun terjadi peningkatan dari 4,9 persen (2008) menjadi 10,8 persen (2013). Hasil studi pendahuluan yang telah dilakukan di kelas VII dan VIII SMP Negeri 1 Malang ditemukan siswa dengan kategori overweight sebesar 29,1persen yang termasuk kategori masalah kesehatan secara nasional. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis pengaruh penyuluhan gizi seimbang dengan media booklet terhadap pengetahuan gizi, sikap, pola makan, aktifitas fisik, dan berat badan remaja overweight SMPN 1 Malang. Metode: Metode penelitian menggunakan Pra eksperimen dengan menggunakan desain non randomized control group pretest postest. Variabel bebas dari penelitian ini adalah penyuluhan gizi seimbang dengan media booklet dan varibael terikatnya adalah pengetahuan, sikap, pola makan, aktifitas fisik, dan berat badan remaja overweight. Penelitian ini dilaksanakan di SMPN 1 Malang pada 15 April sampai dengan 15 Mei 2019. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa/siswi dengan status gizi overweight sebanyak 65 siswa di kelas VII dan VIII SMPN 1 Malang, kemudian didapatkan 40 sampel dari jumlah populasi yang memenuhi kriteria inklusi. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penyuluhan gizi seimbang dengan media booklet lebih efektif meningkatkan pengetahuan, sikap, pola makan pada kelompok bahan pangan umbi-umbian, sayuran, kacang-kacangan dan gula dibandingkan kelompok penyuluhan tanpa media booklet. Penyuluhan gizi seimbang dengan media booklet tidak efektif meningkatkan pola makan kelompok bahan pangan hewani, lemak/minyak, dan aktifitas fisik.
PENGARUH KONSELING GIZI PADA IBU TERHADAP ASUPAN ZAT GIZI DAN STATUS GIZI BADUTA STUNTING Diba, Nadia Farah; Tamtomo, Didik Gunawan; Sumardiyono, Sumardiyono
Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Vol. 34 No. 1 (2024): MEDIA PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN KESEHATAN
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/jmp2k.v34i1.1891

Abstract

The problem of stunting occurs because children are malnourished during 1000 days of life, characterized by shorter height compared to children of the same age. Various factors cause stunting, and lack of maternal nutritional knowledge can affect maternal nutritional behavior in improper feeding. Nutrition counseling interventions were carried out for mothers so that changes in maternal nutritional behavior occur for the better. This study aimed to analyze the effect of nutrition counseling on maternal nutrition knowledge and attitudes, nutrient intake, and nutritional status of stunted toddlers. This study used a randomized control trial, which was located in 5 health centers including Puskesmas Kedungkandang, Arjuno, Ciptomulyo, Dinoyo, and Polowijen Malang City, in June-August 2023. Respondents were mothers of stunted children aged 6-24 months. The number of respondents in the treatment and control groups was 44 people each group. Statistical analysis used was the Paired Sample T-test, Wilcoxon Test, Independent Sample T-test, and Mann-Whitney U test. There was a significant difference in the mean between the two groups on nutritional knowledge (p=0.000), respondents' attitudes (p=0.000), nutrient intake of energy (p=0.000), carbohydrate (p=0.021), and protein (p=0.000), and nutrition status of stunted toddlers (p=0.000). Nutrition counseling can improve nutrition knowledge, maternal attitudes, nutrient intake energy, carbohydrates, and protein, and nutrition status of stunted toddlers.
Edukasi Jajanan Sehat dengan Metode Kartu Berpasangan Kepada Santri TPQ Miftahul Abidin Mojoagung, Jombang: Healthy Snack Education Using The Matching Card Method for Students of TPQ Miftahul Abidin Mojoagung, Jombang Diba, Nadia Farah; Atika Nur Fadilla; Alfi Rahmatillah Nur Fithriah
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat: Kesehatan Vol. 5 No. 4 (2025): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Notokusumo Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Kesehatan anak usia sekolah menjadi perhatian penting karena pada masa ini mereka rentan mengonsumsi jajanan yang tidak sehat, yang dapat berdampak pada tumbuh kembang dan risiko penyakit. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran anak dalam memilih jajanan sehat melalui pendekatan edukatif yang menyenangkan. Kegiatan dilaksanakan pada Juni 2025 di TPQ Miftahul Abidin, Mojoagung, Jombang, dengan melibatkan 41 santri berusia 6–13 tahun. Metode yang digunakan berupa ceramah, diskusi interaktif, dan permainan edukatif “Kartu Berpasangan” yang dirancang untuk membantu peserta mengenali ciri-ciri jajanan sehat dan tidak sehat. Data diperoleh melalui observasi keterlibatan peserta dan evaluasi respons sebelum dan sesudah kegiatan. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan partisipasi aktif dari peserta. Media permainan terbukti efektif menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan memperkuat pemahaman anak terhadap materi. Edukasi ini juga memberikan dampak positif terhadap sikap dan perilaku anak dalam memilih jajanan yang aman dan bergizi. Keberhasilan kegiatan ini menunjukkan pentingnya kolaborasi antara tenaga kesehatan, pendidik, orang tua, dan penjual jajanan dalam mendukung kebiasaan konsumsi sehat di lingkungan TPQ.   Abstract: The health of school-aged children is a critical concern, as they are prone to consuming unhealthy snacks that can negatively affect their growth and increase the risk of disease. This community service activity aimed to enhance children's knowledge and awareness in choosing healthy snacks through a fun and educational approach. The activity was conducted in June 2025 at TPQ Miftahul Abidin, Mojoagung, Jombang, involving 41 students aged 6–13 years. The methods used included lectures, interactive discussions, and an educational game called "Matching Cards," designed to help participants recognize the characteristics of healthy and unhealthy snacks. Data were collected through observation of participants' engagement and pre- and post-activity responses. The results showed an increase in both knowledge and active participation. The use of game-based media proved effective in creating an enjoyable learning environment and reinforcing children’s understanding of the material. This educational activity also had a positive impact on the attitudes and behaviors of children in selecting safe and nutritious snacks. The success of this program highlights the importance of collaboration among health workers, educators, parents, and snack vendors in promoting healthy eating habits within the TPQ environment.
A COMMUNITY-BASED NUTRITION EDUCATION INTERVENTION WITH FUNCTIONAL FOOD DEMONSTRATION FOR CAR FREE DAY PARTICIPANTS IN JOMBANG REGENCY Putri, Diah Pitaloka; Fithriah, Alfi Rahmatillah Nur; Agrisdian, Zerly; Safitri, Puput; Diba, Nadia Farah
Journal of Indonesian Public Health Service Vol. 2 No. 2 (2025): Volume 2, Issue 2, November 2025
Publisher : Library Unit collaborates with the Institute for Research and Community Service, College of Health Sciences Husada Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60050/jiphs.v2i2.103

Abstract

The increasing consumption of low-nutrient snack foods in Indonesia underscores the need for community-based nutrition education interventions that promote healthier food choices using local resources. This community service program aimed to improve nutrition awareness and knowledge of healthy snack selection among Car Free Day participants in Jombang Regency through a media-based nutrition education approach combined with functional food demonstrations. The intervention was conducted during the National Nutrition Day event and targeted community members attending Car Free Day activities. Methods included individual nutrition counseling, the use of posters and leaflets, product demonstrations, and the distribution of bok choy sticks and rhizome-based powders made from ginger, turmeric, and Javanese ginger. Program evaluation employed descriptive methods, including observation of participant engagement, documentation of attendance, and collection of qualitative verbal feedback. The indicators assessed were participant participation, interaction during education sessions, expressed understanding of balanced nutrition messages, and acceptance of the functional food products. The activity demonstrated high participant engagement and positive acceptance of local functional foods. However, due to the absence of quantitative pre–post measurements, the findings should be interpreted as preliminary.
Hubungan Paparan Informasi Gizi, Pendidikan Ibu, dan Pendapatan Keluarga Terhadap Kejadian Balita Stunting Di Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto Nur Fithriah, Alfi Rahmatillah; Diba, Nadia Farah
Jurnal Gizi Ilmiah Vol 12 No 3 (2025): Jurnal Gizi Ilmiah
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Karya Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46233/jgi.v12i3.1524

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi kronis yang berdampak jangka panjang terhadap pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, serta produktivitas ekonomi, sehingga berpotensi melanggengkan kemiskinan antargenerasi. Faktor yang berperan antara lain pendidikan ibu, pendapatan keluarga, serta paparan informasi gizi. Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan case control pada Februari–Maret 2023. Sampel sebanyak 100 responden dipilih dengan purposive sampling, terdiri dari 50 ibu dengan balita stunting dan 50 ibu dengan balita normal usia 6–59 bulan di wilayah kerja Puskesmas Sooko. Data primer dikumpulkan melalui wawancara dan kuesioner, sedangkan data sekunder diperoleh dari laporan tahunan puskesmas. Analisis dilakukan dengan uji Chi-Square. Uji Chi-Square menunjukkan adanya hubungan signifikan antara paparan informasi gizi (p=0,009), pendidikan ibu (p=0,009), dan pendapatan keluarga (p=0,000) dengan kejadian stunting. Regresi logistik menegaskan pendidikan ibu (p=0,048; OR=0,191) dan pendapatan keluarga (p=0,000; OR=19,946) sebagai faktor dominan. Paparan informasi gizi tidak signifikan setelah dikontrol (p=0,157), namun tetap menunjukkan kecenderungan risiko lebih tinggi tanpa informasi yang memadai. Pendidikan ibu dan pendapatan keluarga merupakan faktor utama kejadian stunting, sedangkan paparan informasi gizi berperan sebagai faktor pendukung. Upaya penurunan stunting perlu diarahkan pada peningkatan literasi gizi ibu, penguatan ekonomi keluarga, serta penyebaran informasi gizi yang efektif.