Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penyelamatan Keanekaragaman Hayati Melalui Pencantuman Ekstrakurikuler Pendidikan Lingkungan SMA/SMK Zulhamsyah Imran; Perdinan; Risa Rosita; Supriyanto; Rhomi Ardiansyah; Sri Widayanti; Evelyn V. Bigcas
Policy Brief Pertanian, Kelautan, dan Biosains Tropika Vol. 5 No. 3 (2023): Policy Brief Pertanian, Kelautan dan Biosains Tropika
Publisher : Direktorat Kajian Strategis dan Reputasi Akademik IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/agro-maritim.0503.662-667

Abstract

Mempertimbangkan tujuan pembangunan berkelanjutan (tujuan nomor 4 : Pendidikan Berkualitas), G 20 - Deklarasi Pemimpin Bali, 15-16 November 2022 di Bali, Indonesia dan Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2023, dirasa perlu untuk merekomendasikan hal-hal sebagai berikut: 1. Hasil kajian dapat diadopsi untuk memulai dimasukkannya kurikulum keanekaragaman hayati di sekolah menengah atas maupun kejuruan dalam bentuk ekstrakulikuler 2. Peningkatan kompetensi guru dan siswa dapat dilakukan dengan memasukkan konservasi keanekaragaman hayati dalam kurikulumnya salah satunya dengan mengadakan pelatihan para guru terkait tehnik reklamasi lahan marginal, bioteknologi untuk konservasi tanaman terancam punah, serta bioprospecting (biodiversity prospecting) melalui Agro-Eco-Edu-Tourism 3. Pengembangan media sosial kampanye konservasi keanekaragaman hayati dan bencana alam yang lebih interaktif sebagai media pembelajaran dan bahan pembelajaran terkait hasil pembelajaran setiap mata pelajaran di SMA/SMK. 4. Pembentukan jaringan antar Negara ASEAN dalam inklusi keanekaragaman hayati di sekolah menengah akan memperkuat dan mempercepat pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, khususnya Tujuan Nomor 4 yaitu menjamin kualitas pendidikan yang merata serta mempromosikan kesempatan belajar seumur hidup untuk semua orang, oleh karena itu perlu dilakukan kerjasama resmi antar mitra.
Direct Pellet PCR: Rapid Extraction-Free Method for Identification of Cellulolytic Bacteria from Empty Fruit Bunch Edo Agam Pamungkas; Sylvia Madusari; Halida Adistya Putri; Risa Rosita
Jurnal Biologi Tropis Vol. 26 No. 1 (2026): Januari-Maret
Publisher : Biology Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jbt.v26i1.11225

Abstract

Oil Palm (Elaeis guineensis Jacq.) is a major industrial crop producing large amounts of empty fruit bunches (EFB), which necessitate rapid molecular methods to support microbial biodiversity studies and biotechnology applications. This study evaluated the effectiveness of Direct Pellet PCR as a rapid, extraction-free method for the molecular identification of cellulolytic bacteria isolated from EFB. Bacterial cell pellets were directly used as PCR templates to amplify the 16S rRNA gene without prior DNA extraction. The method consistently produced clear and specific amplicons of approximately 1500 bp for all isolates, indicating reliable PCR amplification. Sequence analysis showed similarity values ranging from 68.82% to 80.43% compared with reference sequences in the NCBI database, suggesting low similarity to currently available references. These findings demonstrate that Direct Pellet PCR is an efficient and cost-effective approach for rapid DNA amplification and preliminary molecular screening of cellulolytic bacteria from lignocellulosic substrates.