Novi Hendri
Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Dynamics of Moderatism in the Kalam Thought: From Classical to Contemporary Nunu Burhanuddin; Novi Hendri; Gazali Gazali
Islamic Thought Review Vol 1, No 2 (2023): December 2023
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/itr.v1i2.7406

Abstract

Moderatism is an essential foundation for religious expression among religious people in various fields of life, both in understanding and application. As part of the religious community, Mutakallimin from the classical to contemporary eras have provided valuable experiences for other Muslims. This paper aims to explore the experiences of the Mutakallimin regarding moderatism in the classical and contemporary eras. The writing method in this study uses literary methods and approaches to classical and contemporary Islamic literature. The results of the study explain that the Mutakallimin has demonstrated moderatism experiments marked by the emergence of the Khawarij Ibadiyah sect, Moderate Murjiah, Moderate Shia, the Mu'tazilah conception of rationality, the balance between Jabariyah and Qadariyah which is explored in the face of Asy'ariyah and Maturidiyah, as well as contemporary Kalam reform models which are based on theocentric and anthropocentric Kalam domains.
RELEVANSI FILSAFAT AKHLAK DAN MANUSIA PARIPURNA DALAM PEMIKIRAN MURTADHA MUTHAHHARI Gilang Virmanedi Putra; Novi Hendri
Irfani Vol. 21 No. 3 (2025): Irfani (e-Journal)
Publisher : LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30603/irfani.v21i3.7206

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh krisis moral di era modern yang menuntut pemahaman etika secara lebih mendalam dan holistik. Murtadha Muthahhari menawarkan konsep filsafat akhlak yang terintegrasi dengan tujuan penciptaan manusia, yaitu mencapai kesempurnaan atau insan kamil. Bagi Muthahhari, akhlak bukan sekadar kumpulan aturan, melainkan sarana pembentukan manusia seutuhnya. Dengan demikian, kajian ini menelusuri relasi antara filsafat akhlak dan konsep manusia paripurna dalam pemikiran Muthahhari serta relevansinya dalam menjawab problem kemanusiaan kontemporer. Penelitian dilakukan melalui metode kualitatif dengan pendekatan kepustakaan (library research), menggunakan karya-karya orisinil Muthahhari dan kajian akademik terkait sebagai sumber utama. Analisis difokuskan pada penelaahan konsep filsafat akhlak dan insan kamil serta evaluasi kelebihan dan kekurangannya dalam memahami teks keagamaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemikiran Muthahhari memiliki relevansi yang kuat dalam memahami hubungan antara akhlak dan manusia paripurna (manusia sempurna). Konsep insan kamil bukan hanya idealisme teoretis, tetapi dapat menjadi jawaban praktis terhadap tantangan moral masyarakat modern. Di tengah kondisi kontemporer yang sering kehilangan arah dan nilai-nilai kebaikan, pembentukan manusia berakhlak sempurna menjadi kebutuhan mendesak untuk membangun peradaban yang lebih beradab, adil, dan bermakna