Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Proses Pergantian crew Kapal Asing Mv. Elisabeth Oldendroff Oleh PT. Sea Asih Lines (SAL) Cabang Belawan Laia, Talizomboi; Parningotan Saragih, Jasman Wanfaber
Jurnal Penelitian Samudra Vol. 1 No. 1 (2023): Article Research Februari
Publisher : Jurnal Penelitian Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perusahaan pelayaran asing tidak diperkenankan membuka cabang nya di pelabuhan - pelabuhan Indonesia khusus nya untuk pelabuhan yang terbuka untuk perdagangan luar negeri (sesuai dengan SK Menteri Perhubungan No. KM 33 Tahun 2001 tentang Agen Umum). Kebijakan tersebut di ambil adalah untuk melindungi perusahaan pelayaran nasional guna memberi peluang / kesempatan untuk memperoleh kelangsungan kegiatan perusahaan dan tambahan pendapatan dalam kegiatan pelayaran keagenan kapal asing. Untuk memperoleh kesempatan yang ada, PT. Sea Asih Lines (SAL) Cabang Belawan ikut peran dalam penanganan keagenan kapal – kapal asing yang merupakan kegiatan – kegiatan angkutan laut dari Indonesia ke luar negeri dan sebaliknya termasuk melanjutkan kunjungan antar pelabuhan di wilayah perairan Indonesia yang di selenggarakan perusahaan. Sebagian besar kapal – kapal asing yang diageni oleh PT. Sea Asih Lines (SAL) Cabang Belawan adalah kapal asing dengan crew asing kapal. Sebagaimana kita ketahui bahwa warga negara asing tidak dapat keluar, masuk dan tinggal di wilayah atau perairan Indonesia tanpa seizin pihak keimigrasian. Adapun tujuan penulisan ini adalah : a) Untuk mengetahui bagaimana Proses Pergantian Crew Kapal Asing Mv. Elisabeth Oldendorff oleh PT.Sea Asih Lines (SAL) Cabang Belawan, b) Untuk menegetahui masalah-maslah dalam Proses Pergantian Crew Kapal Asing Mv.Elisabeth Oldendroff oleh PT.Sea Asih Lines (SAL) Cabang Belawan. Berdasarkan hasil peneilitian dan pembahasan mengenai “Proses Pergantian Crew Kapal Asing Mv.Elisabeth Oldendorff pada PT.Sea Asih Lines(SAL) Cabang Belawan” maka dapat disimpulkan proses yang dilaksanakan pada kegiatannya telah memenuhi standard crewing agency tetapi dalam pelaksanaannya ada beberapa yang perlu diperbaiki seperti control waiting list kapal yang belum rapi dan permintaan crew kapal yang mendadak di hindari.
Desain dan Penerapan Media Pembelajaran Sistem Monitoring Energi Listrik Berbasis Internet of Things (IoT) Menggunakan ESP32 Jasman Wanfaber Parningotan Saragih; Dewi Sholeha; Sri Ulina; Joslen Sinaga; Kristian Tarigan
Impression : Jurnal Teknologi dan Informasi Vol. 4 No. 3 (2025): November 2025
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jti.v4i3.1319

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran interaktif berbasis Internet of Things (IoT) pada materi energi listrik untuk meningkatkan pemahaman konsep fisika dan literasi teknologi siswa sekolah menengah kejuruan (SMK). Media ini memanfaatkan mikrokontroler ESP32, sensor PZEM-004T, dan aplikasi Blynk sebagai antarmuka pengguna dalam memantau serta mengontrol arus, tegangan, dan daya listrik secara real-time. Metode penelitian menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang mencakup lima tahap, yaitu Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Hasil validasi menunjukkan bahwa media pembelajaran berbasis IoT memperoleh skor kelayakan rata-rata 89% (sangat layak) dari ahli materi dan 91% (sangat layak) dari ahli media. Uji coba terbatas dilakukan pada siswa kelas XI program keahlian Teknik Instalasi Tenaga Listrik di salah satu SMK di Medan, dan menunjukkan peningkatan pemahaman konsep energi listrik sebesar 32% berdasarkan hasil pretest dan posttest. Media ini juga mampu menumbuhkan kesadaran hemat energi serta memberikan pengalaman belajar kontekstual berbasis teknologi digital. This research aims to develop an interactive Internet of Things (IoT)-based learning medium for electrical energy to improve students' understanding of physics concepts and technological literacy in vocational high schools (SMK). This medium utilizes an ESP32 microcontroller, a PZEM-004T sensor, and the Blynk application as a user interface to monitor and control electrical current, voltage, and power in real time. The research method employed a Research and Development (R&D) approach with the ADDIE development model, which includes five stages: Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. Validation results indicate that the IoT-based learning medium achieved an average feasibility score of 89% (very feasible) from material experts and 91% (very feasible) from media experts. A limited trial was conducted on 11th-grade students in the Electrical Power Installation Engineering program at a vocational high school in Medan and demonstrated a 32% increase in understanding of electrical energy concepts based on pretest and posttest results. This medium also fosters awareness of energy conservation and provides a contextual learning experience based on digital technology.
Design of Arduino-Based Automatic Motor Wire Rewinding System Jasman Wanfaber Parningotan; Janter Napitupulu; Dewi Sholeha; Muhammad Khoirul Ammar
Journal of Renewable Energy, Electrical, and Computer Engineering Vol. 5 No. 1 (2025): March 2025
Publisher : Institute for Research and Community Service (LPPM), Universitas Malikussaleh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jreece.v5i1.19136

Abstract

In the industrial world, the motor winding process is one of the important stages in the manufacture and rewinding of electric motors. Many electric motors are damaged and even the motor can burn because in the operation of electric motors often serve loads that exceed the limits of the motor's ability (overload), contaminated with foreign objects, age, bearing problems, which can cause the effect of changing the current, causing heat which if left for a long time can cause burning of the motor wire winding. With the damage to the motor wire winding, a cost-effective solution that can be done is to rewind the motor wire. the motor rewinding process is carried out so that the winding can return to normal and work properly. The research was conducted using the experimental method. In the research, an automatic rolling device using an Arduino microcontroller was designed. The test results that the system can function normally in the process of inputting the value of the number of rolls, rolling driven by stepper motors and LCD has functioned properly in displaying each data on the system designed.