Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

INTEGRASI PEMBELAJARAN SERVICE LEARNING DALAM PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN: MEMBANGUN KETERLIBATAN AKTIF DAN PEMAHAMAN SOSIAL SISWA PADA KURIKULUM MERDEKA Satrio Alpen Pradanna; Hendri Irawan
Bhineka Tunggal Ika Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKN
Publisher : Universitas Sriwijaya in Collaboration with AP3Kni (Asosiasi Profesi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Indonesia/Indonesia Association Profession of Pancasila and Civic Education)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jbti.v11i1.2

Abstract

Mengembangkan karakter siswa, menciptakan keterlibatan aktif dalam masyarakat, dan menjembatani kesenjangan antara teori kewarganegaraan dan pengalaman lapangan menjadi fokus penelitian ini sehingga melakukan eksplorasi integrasi Service Learning dalam Pendidikan Kewarganegaraan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi efektivitas integrasi Service Learning dalam Kurikulum Merdeka untuk meningkatkan keterlibatan siswa dalam Pendidikan Kewarganegaraan, dengan fokus utama pada pengembangan karakter, partisipasi aktif dalam masyarakat, dan menjembatani kesenjangan antara teori kewarganegaraan dan pengalaman lapangan. Dengan menggunakan metode studi Pustaka dalam mencari literature yang relevan dalam analisis. Hasil Penelitian menunjukan bahwa Integrasi Service Learning dalam Pendidikan Kewarganegaraan secara konsisten meningkatkan perkembangan holistik siswa, termasuk peningkatan empati, keterampilan sosial, pemahaman mendalam terhadap realitas sosial, dan penguatan karakter, sesuai dengan tujuan pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan. Sehingga dapat disimpulkan, Integrasi Service Learning dalam Pendidikan Kewarganegaraan adalah langkah progresif mengatasi dampak learning loss dan learning gap akibat pandemi COVID-19. Meskipun ada tantangan, upaya memanfaatkan Service Learning dapat menjadi pilar penting dalam membentuk generasi muda Indonesia yang cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi kompleksitas masyarakat global, sejalan dengan tujuan Kurikulum Merdeka.   Developing students' character, creating active engagement in society, and bridging the gap between citizenship theory and field experiences are the focal points of this research, leading to an exploration of integrating Service Learning into Citizenship Education. This study aims to explore the effectiveness of integrating Service Learning into the Merdeka Curriculum to enhance student engagement in Citizenship Education, with a primary focus on character development, active participation in society, and bridging the gap between citizenship theory and field experiences. Using a Literature Review method to search for relevant literature and conduct analysis,the findings indicate that the integration of Service Learning into the Civics Education consistently enhances students' holistic development, including increased empathy, social skills, in-depth understanding of social realities, and character reinforcement, aligning with the goals of the Merdeka Curriculum. In conclusion, integrating Service Learning in the context of the Civic Education is a progressive step in addressing the impact of learning loss and the learning gap due to the COVID-19 pandemi. Despite challenges, leveraging Service Learning can be a crucial pillar in shaping an intelligent, character-rich younger generation in Indonesia ready to face the complexities of the global community, in line with the objectives of the Kurikulum Merdeka.
PERAN GURU PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DALAM MEMBANGUN SEKOLAH DAMAI BERKEBHINNEKAAN Anif Istianah; Hendri Irawan; Fadil Mas'ud
Bhineka Tunggal Ika Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKN
Publisher : Universitas Sriwijaya in Collaboration with AP3Kni (Asosiasi Profesi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Indonesia/Indonesia Association Profession of Pancasila and Civic Education)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jbti.v11i02.4

Abstract

Penelitian ini mengkaji secara mendalam peran penting guru Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) dalam menciptakan lingkungan sekolah yang damai, yang berpengaruh positif terhadap terbentuknya masyarakat yang aman dan sejahtera. Fokus utama studi ini adalah proses pembentukan karakter cinta damai melalui pembelajaran PKn. Keberhasilan PKn sebagai sarana utama dalam membangun karakter cinta damai menjadi perhatian utama penelitian ini. Tujuannya adalah untuk menanamkan nilai-nilai tersebut pada generasi muda melalui pembelajaran PKn di sekolah. PKn berfungsi sebagai media untuk menyampaikan nilai-nilai kerjasama, toleransi, dan perdamaian dalam kehidupan sehari-hari siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka. Pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan kewarganegaraan memiliki potensi besar dalam mendidik generasi muda untuk menghargai pentingnya kerjasama, toleransi, dan perdamaian dalam kehidupan sehari-hari. Sekolah yang menerapkan nilai-nilai perdamaian yang diajarkan melalui PKn diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi kesejahteraan masyarakat.   This study examines in depth the important role of Civic Education (Civics Education) teachers in creating a peaceful school environment, which has a positive effect on the formation of a safe and prosperous society. Civics Education as the main tool in building a peace-loving character is the main concern of this research. The aim is to instill these values in the younger generation through Civics learning in schools. Civics serves as a medium to convey the values of cooperation, tolerance, and peace in students' daily lives. This research uses a qualitative approach with a literature study method. Data collection was done through documentation study and observation. The results showed that civic education has great potential in educating the younger generation to appreciate the importance of cooperation, tolerance, and peace in everyday life. Schools that implement peace values taught through Civics Education are expected to make a positive contribution to the welfare of society.