Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Dampak Muatan Lokal Schistosomiasis pada Anak Sekolah Terhadap Stunting Ahmad Erlan; Andi Asri; Armedy Ronny Hasugian
Jurnal Janaloka Vol. 1 No. 2 (2023): Jurnal Janaloka
Publisher : Prodi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Bisnis, Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/janaloka.v1i2.571

Abstract

Penyakit Schistosomiasis menginfeksi manusia di Indonesia disebabkan oleh cacing trematoda jenis Schistosoma japonicum dengan hospes perantara keong Oncomelania hupensis lindoensis. Schistosomiasis dapat bersifat kronis dan memperburuk kejadian malnutrisi sehingga dapat meningkatkan stunting pada anak usia sekolah. Tujuan penelitian untuk menilai peningkatan pengetahuan siswa yang telah mendapatkan muatan lokal schistosomiasis dan bagaimana dampaknya terhadap stunting pada anak sekolah. Penelitian  dilakukan dengan mixed method yaitu pengumpulan data secara kualitatif dan kuantitatif. Data diperoleh dengan wawancara mendalam kepada informan kunci dan diskusi kelompok terarah. Memberikan materi pelajaran schistosomiasis kepada anak sekolah dengan mengukur tingkat pengetahuan siswa melalui pretest dan post-test. Berdasarkan analisis statistik ditemukan peningkatan yang signifikan dari pengetahuan siswa tentang schistosomiasis dengan nilai p-value<0,001  . Perlu dilanjutkan muatan lokal schistosomiasis agar anak sekolah tetap konsisten untuk mencegah penularan schistosomiasis.
Perilaku Penerapan Protokol Pencegahan Covid-19 di Era New Normal pada Tenaga Kesehatan (Studi Kasus di Instalasi Radiologi Rumah Sakit Benyamin Guluh Kolaka) Amelia Kadir; Andi Asri; Bromo Kusumo Achmad
Jurnal Healthy Mandala Waluya Vol. 1 No. 3 (2022): Jurnal Healthy Mandala Waluya
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jhmw.v1i3.43

Abstract

Pada era new normal atau kebiasaan baru pemerintah tetap menghimbau kepada masyarakat agar selalu menerapkan protokol kesehatan, khususnya kepada tenaga kesehatan radiografer yang berisiko tinggi terhadap terjangkit Covid-19. Dari 13 tenaga kesehatan di Instalasi Radiologi BLUD Rumah Sakit Benyamin Guluh sebanyak 8 orang diketahui pernah terpapar Covid-19. Penelitian ini bertujuan mengetahui perilaku penerapan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 di era new normal pada tenaga kesehatan di Instalasi Radiologi BLUD Rumah Sakit Benyamin Guluh Kolaka. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Informan kunci dalam penelitian ini adalah kepala instalasi radiologi dan informan biasa adalah tenaga radiografer berjumlah 6 orang, dengan pengambilan sampel menggunakan snowball sampling. Validasi data dengan menggunakan metode triangulasi. Hasil penelitian ini ditemukan penerapan protokol kesehatan di instalasi radiologi Rumah Sakit Benyamin Guluh Kolaka pada era new normal sudah sesuai dengan standar yang telah ditetapkan oleh Komite PPI Rumah Sakit. Walaupun begitu, masih terdapat petugas kesehatan di instalasi radiologi yang kurang dalam menerapkan protokol kesehatan terutama dalam era new normal ini, disebabkan karena mereka merasa bahwa kasus Covid-19 sudah menurun sehingga mereka mulai melonggarkan penerapan protokol.
Perilaku Penerapan Protokol Pencegahan Covid-19 di Era New Normal pada Tenaga Kesehatan (Studi Kasus di Instalasi Radiologi Rumah Sakit Benyamin Guluh Kolaka) Amelia Kadir; Andi Asri; Bromo Kusumo Achmad
Jurnal Healthy Mandala Waluya Vol. 1 No. 3 (2022): Jurnal Healthy Mandala Waluya
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jhmw.v1i3.43

Abstract

Pada era new normal atau kebiasaan baru pemerintah tetap menghimbau kepada masyarakat agar selalu menerapkan protokol kesehatan, khususnya kepada tenaga kesehatan radiografer yang berisiko tinggi terhadap terjangkit Covid-19. Dari 13 tenaga kesehatan di Instalasi Radiologi BLUD Rumah Sakit Benyamin Guluh sebanyak 8 orang diketahui pernah terpapar Covid-19. Penelitian ini bertujuan mengetahui perilaku penerapan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 di era new normal pada tenaga kesehatan di Instalasi Radiologi BLUD Rumah Sakit Benyamin Guluh Kolaka. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Informan kunci dalam penelitian ini adalah kepala instalasi radiologi dan informan biasa adalah tenaga radiografer berjumlah 6 orang, dengan pengambilan sampel menggunakan snowball sampling. Validasi data dengan menggunakan metode triangulasi. Hasil penelitian ini ditemukan penerapan protokol kesehatan di instalasi radiologi Rumah Sakit Benyamin Guluh Kolaka pada era new normal sudah sesuai dengan standar yang telah ditetapkan oleh Komite PPI Rumah Sakit. Walaupun begitu, masih terdapat petugas kesehatan di instalasi radiologi yang kurang dalam menerapkan protokol kesehatan terutama dalam era new normal ini, disebabkan karena mereka merasa bahwa kasus Covid-19 sudah menurun sehingga mereka mulai melonggarkan penerapan protokol.
Dampak Muatan Lokal Schistosomiasis pada Anak Sekolah Terhadap Stunting Ahmad Erlan; Andi Asri; Hasugian, Armedy Ronny
Jurnal Janaloka Vol. 1 No. 2 (2023): Jurnal Janaloka
Publisher : Prodi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Bisnis, Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/janaloka.v1i2.571

Abstract

Penyakit Schistosomiasis menginfeksi manusia di Indonesia disebabkan oleh cacing trematoda jenis Schistosoma japonicum dengan hospes perantara keong Oncomelania hupensis lindoensis. Schistosomiasis dapat bersifat kronis dan memperburuk kejadian malnutrisi sehingga dapat meningkatkan stunting pada anak usia sekolah. Tujuan penelitian untuk menilai peningkatan pengetahuan siswa yang telah mendapatkan muatan lokal schistosomiasis dan bagaimana dampaknya terhadap stunting pada anak sekolah. Penelitian  dilakukan dengan mixed method yaitu pengumpulan data secara kualitatif dan kuantitatif. Data diperoleh dengan wawancara mendalam kepada informan kunci dan diskusi kelompok terarah. Memberikan materi pelajaran schistosomiasis kepada anak sekolah dengan mengukur tingkat pengetahuan siswa melalui pretest dan post-test. Berdasarkan analisis statistik ditemukan peningkatan yang signifikan dari pengetahuan siswa tentang schistosomiasis dengan nilai p-value<0,001  . Perlu dilanjutkan muatan lokal schistosomiasis agar anak sekolah tetap konsisten untuk mencegah penularan schistosomiasis.
HUBUNGAN KADAR HbA1c DENGAN GLUKOSA DARAH SEWAKTU PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE II DI RSUD KOTA KENDARI Sapril Kartini; Andi Asri; Wa Ode Belasi
Jurnal MediLab Mandala Waluya Vol. 9 No. 2 (2025): JURNAL MEDILAB MANDALA WALUYA
Publisher : Prodi D4 Teknologi Laboratorium Medis, Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/medilab.v9i2.1418

Abstract

Diabetes melitus merupakan salah satu penyakit tidak menular yang termasuk dalam gangguan metabolik. Penyakit ini ditandai dengan hiperglikemia kronis yang disebabkan oleh gangguan sekresi insulin, kerja insulin, atau keduanya. Hemoglobin A1c (HbA1c) adalah bentuk hemoglobin yang mengalami modifikasi pasca-translasi melalui ikatan glukosa stabil pada gugus N-terminal rantai HbA0. Glukosa darah adalah glukosa dalam darah yang terbentuk dari karbohidrat yang terdapat dalam makanan dan disimpan sebagai glikogen di dalam hati dan otot rangka. Faktor yang mempengaruhi kadar glukosa darah ada 2, yaitu faktor endogen dan eksogen. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan kadar HbA1c dengan glukosa darah sewaktu pada pasien diabetes melitus tipe ll di RSUD Kota Kendari. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif analitik dengan pendekatan potong lintang (cross-sectional). Populasi penelitian berjumlah 25 orang, dengan jumlah sampel yang ditentukan menggunakan rumus Slovin sehingga diperoleh 20 pasien rawat jalan dengan diabetes melitus tipe II di RSUD Kota Kendari. Pemeriksaan kadar glukosa darah sewaktu dilakukan menggunakan metode fotometri, sedangkan kadar HbA1c diperiksa menggunakan metode Fluorescence-based Lateral Flow Immunoassay. Berdasarkan hasil penelitian, dari 20 pasien diabetes melitus tipe II di RSUD Kota Kendari, sebanyak 9 orang pasien (45%) berjenis kelamin laki-laki dan 11 orang pasien dengan (55%) berjenis kelamin perempuan. Berdasarkan distribusi usia, 4 orang pasien dengan presentase (20%) berusia 40–50 tahun, 6 orang pasien dengan prsesentase (30%) berusia 51–60 tahun, 8 orang pasien dengan presentase (40%) berusia 61–70 tahun, dan 2 orang pasien dengan presentase (10%) berusia 70-080 tahun. Hasil analisis statistik menggunakan uji Spearman menunjukkan koefisien korelasi sebesar 0,746 dengan nilai signifikansi (p) = 0,000 (p < 0,01). Hal ini menunjukkan adanya hubungan yang kuat dan signifikan secara statistik antara kadar HbA1c dengan kadar glukosa darah sewaktu pada pasien diabetes melitus tipe II di RSUD Kendari. Kesimpulan penelitian ini berdasarkan uji statistik Spearman diperoleh koefisien korelasi sebesar 0,746 dengan nilai signifikansi (p) = 0,000 (p < 0,01). Hal ini membuktikan terdapat hubungan yang kuat dan signifikan secara statistik antara kadar HbA1c dengan kadar glukosa darah sewaktu pada pasien diabetes melitus tipe II di RSUD Kendari.