Kecemasan pada ibu hamil trimester III merupakan salah satu masalah psikologis yang muncul akibat kekhawatiran terhadap proses persalinan, kondisi dan keselamatan janin, serta kesiapan dalam menghadapi persalinan. Salah satu upaya nonfarmakologis untuk menurunkan kecemasan adalah terapi SEFT (Spiritual Emotional Freedom Technique) yang dikombinasikan dengan media audiovisual, yang memudahkan ibu hamil memahami tahapan terapi melalui perpaduan suara dan gambar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas terapi SEFT berbasis audiovisual terhadap penurunan tingkat kecemasan ibu hamil trimester III di Puskesmas Tikala Baru Kota Manado. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-experimental one-group pretest-posttest. Populasi penelitian adalah seluruh ibu hamil trimester III yang memenuhi kriteria inklusi (n=44), yang seluruhnya dijadikan sampel melalui total sampling. Tingkat kecemasan diukur menggunakan kuesioner PRAQ-R2 (Pregnancy Related Anxiety Questionnaire-Revised 2). Intervensi terapi SEFT berbasis audiovisual diberikan selama 15-20 menit per sesi, satu kali sehari selama tiga hari berturut-turut, dan data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed-Rank Test dengan tingkat kemaknaan ? = 0,05. Sebelum terapi, mayoritas responden mengalami kecemasan sedang (31 orang, 70,5%), kecemasan berat (10 orang, 22,7%), dan kecemasan ringan (3 orang, 6,8%). Setelah terapi, mayoritas responden mengalami kecemasan ringan (29 orang, 65,9%), kecemasan sedang (15 orang, 34,1%), dan tidak ada lagi responden dengan kecemasan berat. Hasil uji Wilcoxon Signed-Rank Test menunjukkan p-value = 0,000 (p < 0,05), yang menunjukkan terdapat perbedaan signifikan pada tingkat kecemasan ibu hamil trimester III sebelum dan sesudah diberikan terapi. Dengan demikian, terapi SEFT berbasis audiovisual efektif dalam menurunkan tingkat kecemasan ibu hamil trimester III di Puskesmas Tikala Baru Kota Manado Tahun 2026.