Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Hubungan Daya Ledak Otot Tungkai dan Panjang Lengan Terhadap Hasil Jumping Smash Service dalam Permainan Bola Voli Taufiq Hidayat; Amal Fauqi; Iman Zulfikar
Jurnal Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi Vol. 1 No. 2 (2023): November 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59584/jurnalpjkr.v2i1.46

Abstract

Daya ledak adalah kemampuan seseorang untuk mempergunakan kekuatan maksimal dalam waktu yang sesingkat-singkatnya, atau dapat juga diartikan bahwa daya ledak merupakan kombinasi antara kekuatan dengan kecepatan untuk mengatasi beban dengan kecepatan kontraksi otot yang tinggi. Lengan yang berukuran panjang dapat berpengaruh terhadap kecepatan gerakan pukulan dan kecepatan itu sebanding dengan besarnya jarak yaitu panjang lengan seseorang. Jumping service merupakan suatu servis (tindakan memasukan bola kedalam permainan oleh pemain belakang) yang disertai dengan gerakan melompat vertical (keatas). Panjang lengan dan daya ledak otot tungkai yang normal akan mempermudah melakukan dan mengarahkan pukulan jumping service sesuai dengan apa yang diinginkan serta kekuatan otot yang besar akan mempermudah melakukan jumping service sehingga tidak menguras tenaga. Daya ledak otot tungkai, panjang lengan dan jumping service yang menjadi sasaran penelitian ini. Masalah yang dijawab dalam penelitian ini adalah apakah ada hubungan antara daya ledak otot tungkai dan panjang lengan terhadap kemampuan Jumping Service dalam Permainan Bola Voli Siswa SMA Negeri 2 Bolo tahun pembelajaran 2023/2024. Pendekatan yang digunakan ialah kuantitatif dengan menggunakan tes perbuatan daya ledak otot tungkai, panjang lengan dan Jumping service sebagai indikatornya. Berdasarkan hasil data yang terkumpul diolah dengan menggunakan rumus korelasi product moment dan korelasi ganda, serta pengujian hipotesis dengan menggunakan rumus uji F, hasilnya menunjukkan bahwa nilai dari korelasi antara daya ledak otot tungkai terhadap hasil jumping service sebesar 0,491; nilai dari korelasi antara panjang lengan terhadap hasil jumping service sebesar 0,680; nilai dari korelasi antara daya ledak otot tungkai dan panjang lengan sebesar 0,743. Selanjutnya nilai-nilai tersebut dimasukkan ke dalam rumus korelasi berganda dengan nilai sebesar 0,680. Dan kemudian dilanjutkan dengan pengujian hipotesis dengan menggunakan rumus uji F dengan menunjukkan nilai Thitung = 12,04 Jika dibandingkan dengan harga Ttabel dengan df = 31, pada taraf 5% diperoleh Ftabel = 4,16. Jadi Fhitung > Ftabel (12,04 > 4,16) Simpulannya adalah ada hubungan antara daya ledak otot tungkai dan panjang lengan terhadap kemampuan Jumping Service dalam Permainan Bola Voli Siswa SMA Negeri 2 Bolo tahun pembelajaran 2023/2024.
PENGARUH LATIHAN KELINCAHAN TERHADAP KETERAMPILAN DRIBBLING BOLA DALAM PERMAINAN SEPAK BOLA Iman Zulfikar; Taufiq Hidayat; Rizky Aris Munandar
Jurnal Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi Vol. 1 No. 2 (2023): November 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59584/jurnalpjkr.v2i1.48

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah ada pengaruh Latihan kelincahan terhadap keterampilan driblling bola dalam permainan sepak bola pada siswa SMAN 1 Dompu. Adapun jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitaf dan metode yang digunakan metode One group pretest-posttest Design. Sampel pada penelitian ini adalah 20 0rang siswa. Instrumen yang diberikan merupakan hasil evaluasi dan pengumpulan data yang diperoleh sebagai acuan untuk memberikan metode Latihan terhadap hasil pretest dan posttest. Teknik pengambilan sampelnya menggunakan Purposive sampling, Berdasarkan hasil hitungan data maka dapat disimpulkan ada pengaruh Latihan kelincahan terhadap keterampilan menggiring bola. Hal ini dibuktikan dengan nilai Thitung 6,160 sedangkan Ttabel1.734 (dk) dengan dk = n-2= 18 dan taraf signifikan 0,05 atau 5%, maka T tabel= 1,734 (uji satu pihak dengan interpolansi), berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara siswa yang menggiring bola dengan teknik zig-zag dengan demikian maka Ho ditolak dan Ha diterima, yang berarti ada pengaruh yang nyata (signifikan) antara variabel (X) terhadap Variabel (Y). Ttabel yang dimaksud adalah untuk menghitung nilai variabel X yaitu latihan kelincahan, sedangkan thitung ialah untuk menghitung nilai variabel Y yaitu keterampilan menggiring bola pada siswa kelas XI IPA 2 SMAN 1 Dompu.
Efektivitas Integrasi Edukasi Gizi Seimbang dan Program Latihan Fisik Berbasis Sport Science terhadap Peningkatan Kebugaran Jasmani Siswa SMP Iman Zulfikar; Taufiq Hidayat; Sandi Achmad Pratama
PEDAGOGIC: Indonesian Journal of Science Education and Technology Vol. 6 No. 4 (2026): PEDAGOGIC: Indonesian Journal of Science Education and Technology (In-Press)
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/ijset.v6i4.5742

Abstract

Kebugaran jasmani merupakan komponen penting dalam mendukung kesehatan, kemampuan fisik, dan kesiapan belajar siswa. Namun, tingkat kebugaran jasmani siswa SMP di Indonesia masih tergolong rendah akibat kurangnya aktivitas fisik dan rendahnya pemahaman mengenai gizi seimbang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas integrasi edukasi gizi seimbang dan program latihan fisik berbasis sport science terhadap peningkatan kebugaran jasmani siswa SMP. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi experimental yang melibatkan kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes kebugaran jasmani menggunakan pretest dan posttest, kemudian dianalisis menggunakan uji normalitas, homogenitas, dan uji hipotesis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kelompok eksperimen mengalami peningkatan rata-rata kebugaran jasmani sebesar 16,75 lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol sebesar 6,35. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi 0,000 < 0,05 yang berarti terdapat pengaruh signifikan integrasi edukasi gizi seimbang dan program latihan fisik berbasis sport science terhadap peningkatan kebugaran jasmani siswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi edukasi gizi dan latihan fisik berbasis sport science efektif dalam meningkatkan kebugaran jasmani sekaligus membentuk perilaku hidup sehat siswa SMP.