Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

The Influence of SME Tuing-Tuing Fish Culinary Tourism on the Level of Community Welfare: Case Study from Sendana Sub-District, Majene Regency, Indonesia Rahayu Umar, Sri; Heryati, Yati; Ridwan Hayadin, Muh.
Golden Ratio of Social Science and Education Vol. 4 No. 2 (2024): June - November
Publisher : Manunggal Halim Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52970/grsse.v4i2.1053

Abstract

The objectives of this study are to examine the partial effect of Tuing-Tuing Fish Culinary Tourism SME on the level of community welfare in Parabaya Hamlet, Onang Village, Sendana District, Majene Regency, and to analyze the correlation between Tuing-Tuing Fish Culinary Tourism SME and community welfare in the same area. This research adopts a quantitative approach with one independent variable and one dependent variable. The test tools used in this study include validity tests, reliability tests, multiple linear regression tests, t-tests (partial tests), and R² tests.The sample for this study consisted of 30 respondents. Research data was processed using simple linear regression analysis with SPSS version 24.0 software to determine the direction and strength of the independent variable’s influence on the dependent variable, as well as to conduct the t-test (partial test) and R² test. The results indicate that Tuing-Tuing Fish Culinary Tourism SME have a partial effect on the level of community welfare in Parabaya Hamlet, Onang Village, Sendana District, Majene Regency. Furthermore, the findings show a strong correlation between Tuing-Tuing Fish Culinary Tourism SME and the level of community welfare in the studied area.
Pengaruh Digitalisasi Akuntansi terhadap Kualitas Laporan Keuangan UMKM Nurul Listiawati; Riana Anggraeny Ridwan; Nurhidayah, Nurhidayah; Muh. Ridwan Hayadin
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 4: Juni 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i4.10484

Abstract

Transformasi digital dalam praktik akuntansi menjadi salah satu strategi utama bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi laporan keuangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji sejauh mana digitalisasi akuntansi memengaruhi kualitas laporan keuangan UMKM di Indonesia. Kualitas laporan keuangan yang dimaksud mencakup aspek relevansi, keandalan, kemudahan akses, dan ketepatan waktu. Dengan pendekatan studi pustaka dan analisis literatur terbaru, artikel ini menyimpulkan bahwa penerapan teknologi digital seperti software akuntansi berbasis cloud, integrasi aplikasi mobile, serta pelatihan digital accounting mampu meningkatkan pemahaman pelaku UMKM terhadap pencatatan dan pelaporan keuangan. Selain itu, digitalisasi juga berkontribusi dalam mengurangi kesalahan pencatatan manual, meningkatkan transparansi, serta mempermudah akses informasi keuangan untuk keperluan pinjaman, audit, dan pengambilan keputusan bisnis. Namun demikian, terdapat pula hambatan dalam bentuk keterbatasan infrastruktur, literasi digital yang rendah, serta biaya langganan platform digital yang belum terjangkau semua pelaku usaha. Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah, penyedia teknologi, dan pelaku UMKM sangat dibutuhkan untuk mendorong pemanfaatan digitalisasi akuntansi secara merata dan berkelanjutan.
The Significance of Social Entrepreneurship in Generating Solutions to Social and Economic Challenges Rhena J; Hayadin, Muh Ridwan; Amory, Jeffriansyah Dwi Sahputra
ADMAN: Journal of Contemporary Administration and Management Vol 1 No 3 (2023): December 2023
Publisher : PT. LITERASI SAINS NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61100/adman.v1i3.154

Abstract

In a global context, we face various complex social and economic challenges such as poverty, income inequality, unemployment, limited access to education and healthcare services, as well as environmental issues like environmental degradation and climate change. This research aims to identify the significance of social entrepreneurship in generating solutions to social and economic challenges. The method used in this research is a qualitative literature review drawing data from Google Scholar for the period 2004-2023. This study will conduct an in-depth analysis of various relevant articles, papers, and scientific publications found through the Google Scholar platform. The results of the study indicate that social entrepreneurship holds significant importance in addressing complex social and economic challenges worldwide. Through innovative, socially and environmentally oriented approaches, social entrepreneurship has proven itself as a force capable of bringing about significant positive impacts. From alleviating poverty to promoting environmental sustainability, the social entrepreneurship movement has inspired meaningful changes in how we think about business and development.
Integrasi Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Model Bisnis UMKM: Kajian Literatur tentang Inovasi dan Keberlanjutan Jeffriansyah Dwi Sahputra Amory; Rhena J; Muh Ridwan Hayadin
Jurnal Minfo Polgan Vol. 13 No. 2 (2024): Artikel Penelitian
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/jmp.v13i2.14519

Abstract

Integrasi teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dalam model bisnis UMKM telah menjadi faktor penting dalam mendorong inovasi dan keberlanjutan usaha, khususnya di era digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran TIK dalam meningkatkan efisiensi operasional, menciptakan inovasi produk dan layanan, serta mendukung keberlanjutan UMKM di tengah tantangan global. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui tinjauan pustaka dengan analisis deskriptif. Data diperoleh dari Google Scholar untuk periode 2003-2025, dengan 26 artikel terpilih dari total 50 artikel awal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi TIK, seperti pemanfaatan e-commerce, media sosial, dan sistem manajemen berbasis cloud, memberikan dampak signifikan dalam meningkatkan daya saing UMKM. Studi kasus Goola, Du Anyam, dan Dekoruma mengilustrasikan bagaimana teknologi dapat diadopsi untuk menjangkau pasar lebih luas, menciptakan inovasi, dan memastikan keberlanjutan bisnis. Namun, tantangan seperti rendahnya literasi digital dan ketimpangan infrastruktur masih menjadi hambatan utama. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kolaborasi antara pemerintah, pelaku UMKM, dan sektor swasta sangat dibutuhkan untuk mengatasi kendala tersebut dan menciptakan ekosistem digital yang mendukung transformasi UMKM.
Peran Strategis Sistem Informasi Bisnis dalam Sinkronisasi Pengelolaan Talenta dan Penguatan Branding UMKM di Era Ekonomi Digital Rhena J; Supriadi Supriadi; Muh Ridwan Hayadin
Jurnal Minfo Polgan Vol. 14 No. 1 (2025): Artikel Penelitian
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/jmp.v14i1.14809

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam peran strategis sistem informasi bisnis (SIB) dalam menyinkronkan pengelolaan talenta dan penguatan branding usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam menghadapi tantangan era ekonomi digital. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui metode tinjauan pustaka, penelitian ini menganalisis 26 artikel ilmiah dan sumber terpercaya yang dipublikasikan pada periode 1991–2024, diseleksi dari 35 sumber awal yang diperoleh melalui Google Scholar dan situs web kredibel. Hasil analisis menunjukkan bahwa integrasi SIB memungkinkan UMKM untuk mengelola talenta secara lebih efisien, terstruktur, dan adaptif terhadap perubahan teknologi, serta meningkatkan daya saing melalui strategi branding yang berbasis data. Temuan ini diperkuat dengan teori Resource-Based View, Dynamic Capabilities, dan studi kasus UMKM berbasis teknologi seperti Warung Pintar. Penelitian ini memberikan implikasi penting bagi pelaku UMKM, pembuat kebijakan, dan pemangku kepentingan lainnya untuk mempercepat transformasi digital berbasis sistem informasi yang terintegrasi guna mendukung pertumbuhan berkelanjutan UMKM di Indonesia.
Human Capital Digital sebagai Penggerak Transformasi Pasar Tenaga Kerja dalam Dinamika Pembangunan Ekonomi Berkelanjutan Jeffriansyah Dwi Sahputra Amory; Ratna Ratna; Naska N; Muh Ridwan Hayadin; Muh Ilhamuddin Dahri
Jurnal Minfo Polgan Vol. 14 No. 2 (2025): Artikel Penelitian
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/jmp.v14i2.15747

Abstract

Transformasi digital telah mengubah struktur pasar tenaga kerja secara fundamental dan menempatkan human capital digital sebagai faktor kunci dalam dinamika pembangunan ekonomi berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran human capital digital sebagai penggerak transformasi pasar tenaga kerja melalui pendekatan tinjauan pustaka kualitatif dengan analisis deskriptif. Data dikumpulkan dari artikel ilmiah dan publikasi institusional yang diperoleh melalui Google Scholar dan website kredibel dalam rentang tahun 1964–2025. Dari 50 artikel awal yang teridentifikasi, dilakukan seleksi ketat berdasarkan relevansi dan kualitas metodologis sehingga diperoleh 33 artikel yang dianalisis. Hasil kajian menunjukkan bahwa peningkatan keterampilan digital, literasi teknologi, dan kemampuan adaptif tenaga kerja berkontribusi signifikan terhadap produktivitas, mobilitas kerja, dan daya saing ekonomi. Temuan ini juga mengindikasikan bahwa negara dan sektor yang secara sistematis berinvestasi pada pengembangan human capital digital lebih mampu mengelola disrupsi teknologi dan meminimalkan risiko pengangguran struktural. Namun demikian, kesenjangan akses terhadap pendidikan dan pelatihan digital masih menjadi tantangan utama yang berpotensi memperlebar ketimpangan pasar tenaga kerja. Oleh karena itu, pengembangan human capital digital perlu didukung oleh kebijakan upskilling dan reskilling yang inklusif serta sinergi antara pemerintah, institusi pendidikan, dan sektor industri guna mewujudkan transformasi pasar tenaga kerja yang berdaya saing dan berkelanjutan.
Digital Accounting, MSME Financing, and Economic Growth A PRISMA-Based Systematic Literature Review, Bibliometric Analysis, and VOSviewer Mapping Muh. Ridwan Hayadin; Muh. Ilhamuddin Dahri; Nurul Listiawati; Indayani Indayani; Nur Qamariah. S
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia (JIM-ID) Vol. 5 No. 07 (2026): Jurnal Ilmiah Multidisplin Indonesia (JIM-ID), 2026
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Digital accounting transformation has reshaped how micro, small, and medium enterprises (MSMEs) record, process, and communicate financial information, while opening new pathways to access financing and contributing to economic growth. This study maps the intellectual structure and thematic evolution of the literature linking digital accounting, MSME financing, and economic growth through a Systematic Literature Review (SLR) based on the PRISMA 2020 protocol, combined with bibliometric analysis and VOSviewer network mapping. The final corpus comprised 54 Scopus-indexed documents published between 2005 and 2026, including journal articles, conference papers, and book chapters. Performance analysis revealed a marked acceleration in scientific output since 2023, with Indonesia, Jordan, Malaysia, and Saudi Arabia emerging as the leading contributors, and a total of 859 citations concentrated in a small number of influential works. Keyword co-occurrence mapping identified six thematic clusters centred on accounting information systems, MSME financial performance, cloud-accounting adoption, decision-making, post-pandemic digital transformation, and system alignment and information quality. The temporal overlay revealed a shift in emphasis from conventional system-alignment issues towards digital accounting, artificial intelligence, and sustainability. The findings confirm that digital accounting serves as an enabler, improving financial information quality, reducing information asymmetry with finance providers, and strengthening MSMEs’ capacity for growth. This study contributes to a future research agenda that connects digital financial literacy, financial inclusion, and the macroeconomic effects of MSMEs in developing countries