Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peran Kredibilitas Curvy Influencer dalam Meningkatkan Minat Beli Followers Britania Angela Ibrani; Ira Mirawati; Yuliani Dewi Risanti Sunarya
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Vol. 1 No. 4 (2024): Mei
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/arima.v1i4.971

Abstract

Jourimanzky Putri Santoso, atau biasa yang dikenal dengan nama panggilan “Riri” merupakan seorang influencer muda kelahiran tahun 2001 dari Jakarta. Hingga bulan Januari 2024, Ia memiliki 106 juta followers di platform Instagram. Jourimanzky dikenal sebagai influencer yang memiliki ciri khas yaitu bentuk tubuh curvy atau bertubuh besar. Penelitian ini bertujuan mengetahui bagaimana peran kredibilitas curvy influencer dalam meningkatkan minat beli followers. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan studi literatur terhadap berbagai sumber, yaitu jurnal nasional dan internasional, buku, dan artikel-artikel berita. Adapun hasil studi literatur menunjukkan bahwa Jourimanzy sebagai seorang influencer dapat melakukan perannya untuk melakukan endorse produk kepada followers-nya. Dalam hal ini, Jourimanzky menggunakan platform Instagram melalui fitur Instagram Story dan Instagram Feeds untuk mempromosikan produk endorse-nya kepada followers-nya. Melalui hal tersebut, Jourimanzky pun mampu menciptakan minat beli followers-nya yang mana terdiri atas empat indikator, yaitu: Minat Transaksional, Minat Referensial, Minat Preferensial, dan Minat Eksploratif.
Pengembangan Kapasitas SDM dan Edukasi Kewirausahaan dalam Meningkatkan Potensi UMKM Desa Sukamukti: Human Resource Capacity Development and Entrepreneurship Education in Increasing the Potential of MSMEs Desa Sukamukti Hilmiana Hilmiana; Adhitya Nisrina Putri; Arthamevia Najwa Soraya; Britania Angela Ibrani; Rahmatania Rahmatania; Salsabila Iftikhar Imana; Syahra Aliva Winma; Dara Sagita Triski
PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 11 No. 5 (2026): PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/pengabdianmu.v11i5.11617

Abstract

Sukamukti Village has significant potential in the MSME sector, which plays a crucial role in creating jobs and improving community welfare. However, MSME development in this village still faces various obstacles, particularly related to the quality of human resources and the limited number of jobs available to the community. Based on initial observations and interviews with business owners, it was found that most MSME owners still face limitations in business management, particularly in digital marketing and job development. This condition indicates that a community needs to improve its entrepreneurial capacity and job skills more relevant to local economic development. This activity aims to improve human resource capacity and develop the potential of MSMEs in Sukamukti Village through entrepreneurship education and job skills training. The method used was a qualitative approach, including field observations and structured interviews with five local MSME owners across culinary businesses, material stores, laundry businesses, wedding organizers, and pharmacies. The results of the activity showed that most business owners face challenges in business management, particularly in managerial and digital marketing areas. Through entrepreneurship education and pre-employment training, the community gained an understanding of business management, job opportunities, and the use of digital technology to support business activities. The conclusions of this activity indicate that increasing human resource capacity through education and training can be a strategy for strengthening MSME development and expanding community employment opportunities. This activity was evaluated through participant feedback and observations, indicating increased community knowledge and readiness to develop independent businesses.