Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENINGKATAN LITERASI KEUANGAN UNTUK PEMBERDAYAAN KELOMPOK USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH (UMKM) DI KELURAHAN MERANTI PANDAK KOTA PEKANBARU Kartius Kartius; Afrizal Afrizal; Hendry Andry; Indriani Paradita; Dwi Amanda Sintya
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 5 No. 1 (2025): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Juni 2025
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v5i1.4240

Abstract

Literasi Keuangan merupakan hal yang penting agar pelaku usaha mampu untuk meningkatkan pengetahuan, kemampuan, dan keyakinan sehingga mampu dalam mengelola keuanga. Literasi keuangan juga mesti dilakukan pada organisasi apapun bentuknya, tidak terkecuali terhadap Keluarahan Meranti Pandak dalam rangka menciptakan keuangan yang efektif pada UMKM yang terdapat di Keluarahan Meranti Pandak. Diantara permasalahan pelaku UMKM adalah kurang teliti dalam pengelolaan keuangan sehingga tidak mampu untuk memutuskan keuangan dengan baik Pelatihan literasi keuangan bagi pelaku UMKM di wilayah tersebut dinilai penting untuk mendukung keberadaan dan pertumbuhan UMKM di Kelurahan Meranti Pandak Kota Pekanbaru, Kota Pekanbaru. Kegiatan PKM ini dilakukan melalui beberapa tahapan yaitu Tahapan Persiapan, Tahapan Pelaksanaan dan Tahapan Evaluasi. Secara keseluruhan, diharapkan peserta UMKM dalam Kelompok Usaha Bersama (Kube) dapat meningkatkan kemampuan mereka dalam menggunakan teknologi untuk menghasilkan pembelajaran yang relevan, inovatif, dan adaptif di era digital melalui pelatihan tambahan dan pengembangan berkelanjutan.
PELATIHAN MANAJEMEN UMKM PADA PANTI ASUHAN AL HASANAH Rosmita Rosmita; Kartius Kartius; Lilis Suriani; Yendri Mairiadi; Rima Dwi Fadhilla G
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 5 No. 1 (2025): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Juni 2025
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v5i1.4247

Abstract

Abstrak Panti Asuhan Al Hasanah merupakan Lembaga organisasi yang bergerak dibidang kemanusiaan dengan tujuannya adalah untuk memberikan kehidupan yang layak bagi para penghuninya. Untuk mewujudkan hal tersebut, maka panti asuhan Al Hasanah memerlukan dana dalam pengelolaannya. Sejauh ini panti asuhan Al Hasanah tergantung kepada dana dari donatur. Tujuan dari Pengabdian ini adalah untuk memberikan pelatihan manajemen terkhusus untuk menggiatkan UMKM di Panti Asuhan Al Hasanah diantaranya adalah memberikan pelatihan dan pendampingan kepada pengurus panti serta anak-anak asuh yang lebih dewasa dalam aspek kewirausahaan dan manajemen usaha, sehingga mereka dapat mengelola UMKM secara efektif. Metode kegiatan dalam PKM ini diantaranya adalah dengan melakukan sosialisasi, pelatihan, pendampingan dan evaluasi serta keberlanjutan program. Pelaksanaan PKM bidang UMKM diantaranya adalah Mengolah bahan makanan kripik, Pekerjaan tangan berupa gantungan kunci dan asessoris gantungan hand phone dari bahan manik-manik kristal. Kedepannya, perlu dilakukan evaluasi secara berkelanjutan yang mana tujuannya untuk mengukur efektivitas penerapan materi pada usaha pelaku UMKM dan memberikan solusi atas kendala yang dihadapi oleh panti asuhan Al Hasanah
PEMBERDAYAAN MASJID NURUL GHAFUR MELALUI PENATAAN SARANA DAN PRASARANA YANG MENDUKUNG KEGIATAN KEAGAMAAN DAN KEMASYARAKATAN Herman Herman Herman; Kartius Kartius; Indra Safri; Parjiyana Parjiyana; Ronal Ronal
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 5 No. 2 (2025): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Desember 2025
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v5i2.5125

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan pengurus Masjid Nurul Ghafur melalui peningkatan kemampuan dalam pengelolaan sarana dan prasarana yang mendukung kegiatan keagamaan dan kemasyarakatan. Masjid Nurul Ghafur menghadapi berbagai kendala, terutama keterbatasan pendanaan yang berdampak pada pemenuhan fasilitas utama seperti tempat wudhu, toilet, pagar, serta peralatan penunjang ibadah. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui lima tahapan, yaitu sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan dan evaluasi, serta penyusunan strategi keberlanjutan program. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pengurus dan jamaah memperoleh peningkatan pemahaman terkait penyusunan proposal bantuan, pemanfaatan informasi dari pemerintah dan lembaga terkait, serta strategi pencarian donatur. Selain itu, kegiatan pengabdian juga menghasilkan keluaran berupa perbaikan sarana melalui pemberian perlengkapan pendukung, seperti microphone wireless. Secara keseluruhan, program ini memberikan kontribusi terhadap peningkatan kemampuan pengurus dalam mengelola masjid dan membuka peluang keberlanjutan pengembangan sarana dan prasarana di masa depan