Kabupaten Bangkalan merupakan Kota yang memiliki produksi padi tertinggi sebesar 331.675 ton dan produktivitas padi sebesar 6,28 ton/ha (BPS,2018). Desa Bilaporah, Kecamatan Socah mempunyai tingkat produktivitas padi kurang baik dengan luas panen yang cukup tinggi sebesar 1.236,44/ha. Kegiatan sosialisasi dan pembagian benih tanaman refugia telah dilaksanakan oleh penyuluh pertanian sebagai pemanfaatan dalam pengendalian hama tanaman padi. Tujuan riset ini dilakukan untuk: 1) mendeskripsikan karakteristik petani, 2) menganalisis tingkat persepsi petani dan 3) menganalisis hubungan persepsi dan minat petani padi terhadap pemanfaatan tanaman refugia dalam pengendalian hama tanaman padi. Jumlah sampel sebanyak 28 orang dengan teknik sampling jenuh (sensus). Teknis analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif dan korelasi rank spearman. Hasil riset menunjukkan bahwa karakteristik petani di Desa Bilaporah berdasarkan umur masih tergolong pada usia produktif, kemudian mayoritas tingkat pengalaman petani 30 tahun, tingkat pendidikan responden mayoritas SD, serta sebagian besar petani tidak pernah mengikuti pelatihan pertanian. Petani di Desa Bilaporah memiliki persepsi yang positif dan baik sekali terhadap pemanfaatan tanaman refugia dalam pengendalian hama tanaman padi, hal tersebut sesuai dengan nilai yang diperoleh dari jawaban responden pada setiap indikator persepsi. Hubungan persepsi terhadap minat petani tergolong signifikan dengan arah positif serta keeratan hubungan antar variabel adalah sedang.