Fadriansyah Fachril
Universitas Yapis Papua, Indonesia

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Enhancing Taxpayer Compliance through E-Filing and E-Billing: Evidence from Jayapura, Indonesia Entis Sutisna; Fadriansyah Fachril
Advances: Jurnal Ekonomi & Bisnis Vol. 1 No. 4 (2023): July - August
Publisher : Yayasan Pendidikan Bukhari Dwi Muslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60079/ajeb.v1i4.122

Abstract

Purpose: This study aims to empirically examine the impact of E-Filing and E-Billing on individual taxpayer compliance at the Jayapura Primary Tax Service Office in Indonesia. The study hypothesizes that both E-Filing and E-Billing positively and significantly influence taxpayer compliance by simplifying tax reporting and payment processes, improving efficiency, and enhancing accessibility. Research Design and Methodology: This study adopts a descriptive quantitative approach and utilizes primary data collected through structured questionnaires distributed to 100 individual taxpayers registered at the Jayapura Primary Tax Service Office. The research employs multiple linear regression analysis, including descriptive statistical analysis, validity and reliability tests, normality tests, multicollinearity and heteroscedasticity tests, and hypothesis testing using the coefficient of determination and partial tests (t-test). The study controls external factors influencing taxpayer compliance, ensuring that the observed relationships between E-Filing, E-Billing, and taxpayer compliance remain valid and reliable. Findings and Discussion: The empirical results indicate that E-Filing and E-Billing significantly and positively affect taxpayer compliance. The findings suggest that E-Filing facilitates a more efficient and transparent tax reporting process, reducing administrative burdens and encouraging taxpayers to fulfill their obligations on time. Similarly, E-Billing enhances compliance by offering a more accessible and user-friendly payment system, allowing taxpayers to meet their tax obligations seamlessly. These results align with the Technology Acceptance Model (TAM) and Theory of Reasoned Action (TRA), which explain how perceived usefulness and ease of use influence individuals’ adoption of digital tax services. Implications: The findings provide valuable insights into tax authorities, policymakers, and financial regulators regarding the importance of digital tax administration systems in improving taxpayer compliance. Future research should explore additional factors influencing compliance, such as tax knowledge, penalties, and incentives, and conduct comparative studies across different regions to provide a broader understanding of the effectiveness of digital tax services.
Pengaruh Kompetensi, Kepuasan Kerja dan Budaya Organisasi terhadap Kinerja Pegawai dengan Pengalaman Kerja sebagai Pemoderasi Nona Esty Yulia; Andri Irawan; Fadriansyah Fachril
Advances in Management & Financial Reporting Vol. 3 No. 3 (2025)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bukhari Dwi Muslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60079/amfr.v3i3.564

Abstract

Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompetensi, kepuasan kerja, dan budaya organisasi terhadap kinerja pegawai, dengan pengalaman kerja sebagai variabel moderasi. Fokus utama kajian ini adalah perbedaan tingkat kinerja pegawai di IPDN Kampus Papua, di mana sebagian besar pegawai berada pada kategori “baik”, namun hanya sedikit yang mencapai kategori “sangat baik”. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode explanatory. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada 44 responden dan dianalisis menggunakan teknik Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) untuk menguji hubungan antar variabel dan efek moderasi. Hasil dan Pembahasan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi, kepuasan kerja, dan budaya organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Selain itu, pengalaman kerja secara signifikan memoderasi hubungan ketiga variabel tersebut dengan kinerja, dengan efek moderasi terkuat pada hubungan antara kepuasan kerja dan kinerja pegawai. Implikasi: Temuan ini menyiratkan bahwa peningkatan kinerja pegawai dapat dicapai melalui strategi terpadu yang mencakup penguatan kompetensi, peningkatan kepuasan kerja, dan pengembangan budaya organisasi yang adaptif, yang semuanya diperkuat oleh pengalaman kerja yang memadai.
Kualitas Informasi Terhadap Loyalitas Pelanggan Tiktok Shop dengan Kepuasan Konsumen Sebagai Variabel Intervening Nadya Ameylda; Khusnul Khotimah; Fadriansyah Fachril; Muhamad Aldrin Akbar; Sjamsiar Husen
Advances in Management & Financial Reporting Vol. 3 No. 3 (2025)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bukhari Dwi Muslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60079/amfr.v3i3.570

Abstract

Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengkaji pengaruh dari kualitas informasi terhadap loyalitas pelanggan Tiktok Shop serta menguji variabel kepuasan konsumen sebagai variabel intervening. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan penelitian eksplanatori. Data dikumpulkan melalui kuesioner online yang disebarkan melalui Google Form kepada 96 pengguna TikTok Shop di Jayapura. Data yang dikumpulkan diolah menggunakan Microsoft Excel, SPSS (versi 26), dan SMART-PLS 4. Hasil dan Pembahasan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas informasi tidak memiliki pengaruh langsung dan signifikan terhadap loyalitas pelanggan. Namun, kualitas informasi memiliki pengaruh signifikan terhadap kepuasan pelanggan, dan kepuasan pelanggan secara signifikan mempengaruhi loyalitas pelanggan. Selain itu, kepuasan pelanggan berhasil menjadi mediator dalam hubungan antara kualitas informasi dan loyalitas pelanggan. Implikasi: Temuan ini menyoroti peran kritis kepuasan dalam memperkuat loyalitas pelanggan dan menyarankan bahwa pengaruh kualitas informasi terhadap loyalitas bersifat tidak langsung, bekerja melalui peningkatan kepuasan pelanggan.
Dinamika Kelompok Memediasi Pengaruh Manajemen Perubahan Terhadap Efektivitas Pengelolaan Kegiatan Ekstrakurikuler Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri Kampus Papua Nurhantika Wulan Sari; Muhamad Yamin Noch; Yendra Yendra; Suratini Suratini; Fadriansyah Fachril
Advances in Management & Financial Reporting Vol. 3 No. 3 (2025)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bukhari Dwi Muslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60079/amfr.v3i3.609

Abstract

Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan kausal antara manajemen perubahan terhadap efektivitas pengelolaan kegiatan ekstrakurikuler di IPDN Kampus Papua dengan dinamika kelompok sebagai variabel mediasi. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan kausal-komparatif (causal-comparative research). Teknik pengambilan sampel adalah sensus, melibatkan 53 praja muda IPDN sebagai responden. Uji validitas menunjukkan nilai outer loading di atas 0,70 untuk seluruh variabel. Uji reliabilitas menunjukkan bahwa seluruh konstruk memenuhi kriteria Cronbach’s Alpha dan Composite Reliability di atas 0,70. Analisis data dilakukan dengan model struktural berbasis PLS. Hasil dan Pembahasan: Hasil menunjukkan bahwa manajemen perubahan menjelaskan 32,6% variabilitas dinamika kelompok, dan bersama-sama dengan dinamika kelompok menjelaskan 76,0% variabilitas efektivitas pengelolaan kegiatan. Nilai f² menunjukkan pengaruh besar manajemen perubahan terhadap efektivitas kegiatan (1,152), serta pengaruh sedang dinamika kelompok terhadap efektivitas kegiatan (0,308). Uji mediasi menunjukkan dinamika kelompok secara signifikan memediasi pengaruh manajemen perubahan terhadap efektivitas pengelolaan kegiatan (koefisien jalur 0,189; p = 0,020). Implikasi: Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan dinamika kelompok dalam mendukung keberhasilan manajemen perubahan untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan kegiatan ekstrakurikuler. Strategi pengelolaan perubahan perlu diintegrasikan dengan pembinaan kerja sama, komunikasi, dan kohesi kelompok.