Rismayani Marpaung
Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

GRAMMATICAL ERRORS IN INDONESIAN EFL STUDENTS’ WRITING: A LIBRARY RESEARCH FROM THE PERSPECTIVES OF CONTRASTIVE ANALYSIS AND ERROR ANALYSIS Lili Elisa Rahma; Nazwa Umri Damanik; Rismayani Marpaung; Siti Ismahani
LANGUAGE : Jurnal Inovasi Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/language.v6i3.12529

Abstract

ABSTRACT Writing is one of the most challenging skills for learners of English as a Foreign Language (EFL) because it requires the integration of linguistic, cognitive, and communicative competencies. In higher education, writing proficiency is essential for producing various academic texts; however, Indonesian EFL students continue to experience grammatical difficulties that negatively affect the quality of their writing. This study aims to examine the common grammatical errors found in the writing of Indonesian EFL students through the perspectives of Contrastive Analysis and Error Analysis. This study employed a library research design by analyzing and synthesizing relevant books, scholarly journal articles, and previous studies. The findings reveal that the most frequent grammatical errors involve tense usage, subject–verb agreement, articles, prepositions, plural forms, and sentence structure. These errors are primarily attributed to first-language transfer, overgeneralization, incomplete rule application, limited grammatical competence, and structural differences between Indonesian and English. In conclusion, Contrastive Analysis and Error Analysis provide complementary frameworks for identifying the sources of grammatical errors and serve as a valuable basis for improving the writing accuracy of EFL learners. The findings are expected to provide useful insights for teachers, curriculum developers, and researchers in designing more effective EFL writing instruction. ABSTRAK Menulis merupakan salah satu keterampilan yang paling menantang bagi pembelajar Bahasa Inggris sebagai Bahasa Asing (English as a Foreign Language/EFL) karena menuntut penguasaan aspek linguistik, kognitif, dan komunikatif. Dalam pendidikan tinggi, kemampuan menulis sangat penting untuk menghasilkan berbagai karya akademik, namun mahasiswa EFL di Indonesia masih sering melakukan kesalahan gramatikal yang memengaruhi kualitas tulisan. Penelitian ini bertujuan mengkaji kesalahan gramatikal yang umum ditemukan dalam tulisan mahasiswa EFL Indonesia melalui perspektif Analisis Kontrastif (Contrastive Analysis) dan Analisis Kesalahan (Error Analysis). Penelitian ini menggunakan metode kepustakaan (library research) dengan menganalisis berbagai buku, artikel ilmiah, dan hasil penelitian yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa kesalahan yang paling dominan meliputi penggunaan tenses, subject–verb agreement, artikel, preposisi, bentuk jamak, dan struktur kalimat. Kesalahan tersebut dipengaruhi oleh transfer bahasa pertama, overgeneralisasi, penerapan aturan yang tidak lengkap, keterbatasan penguasaan tata bahasa, serta perbedaan struktur antara bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Simpulannya, Analisis Kontrastif dan Analisis Kesalahan saling melengkapi dalam mengidentifikasi penyebab kesalahan gramatikal dan dapat menjadi landasan untuk meningkatkan akurasi menulis mahasiswa EFL. Temuan penelitian ini diharapkan menjadi acuan bagi guru, pengembang kurikulum, dan peneliti dalam mengembangkan pembelajaran menulis EFL yang lebih efektif.
THE IMPACT OF DAILY PRACTICE FREQUENCY ON STUDENT'S ENGLISH SPEAKING SKILL Rismayani Marpaung; Nurul Fadilah Tambunan; Tiara Sani Sinaga; Muhammad Ilham Khanis; Didik Santoso
LANGUAGE : Jurnal Inovasi Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/language.v6i3.12650

Abstract

ABSTRACT Speaking is a fundamental skill in learning English as a Foreign Language (EFL). However, despite years of formal instruction, many students continue to experience difficulties in speaking fluently and confidently. Moreover, empirical evidence regarding the benefits of daily English-speaking practice from students' perspectives remains limited. This study aimed to explore students' perceptions of the role of daily English-speaking practice in improving their speaking skills. A quantitative survey design was employed involving 15 students selected through purposive sampling. Data were collected using a structured questionnaire consisting of 15 statements covering pronunciation, fluency, vocabulary mastery, communication effectiveness, self-confidence, motivation, and overall speaking ability. The data were analyzed using descriptive statistics, including frequencies and percentages. The findings revealed that most participants held positive perceptions of daily English-speaking practice, reporting that it improved their pronunciation, fluency, vocabulary, self-confidence, and motivation while reducing their fear of making mistakes during communication. The study concludes that daily English-speaking practice is perceived as an effective strategy for enhancing EFL learners' speaking skills. These findings provide empirical support for integrating regular speaking practice into English language instruction to strengthen learners' communicative competence and improve the quality of EFL speaking instruction. ABSTRAK Berbicara merupakan keterampilan penting dalam pembelajaran Bahasa Inggris sebagai Bahasa Asing (English as a Foreign Language/EFL). Namun, meskipun telah mengikuti pembelajaran formal, banyak siswa masih mengalami kesulitan dalam berbicara secara lancar dan percaya diri. Selain itu, bukti mengenai manfaat praktik berbicara bahasa Inggris setiap hari berdasarkan persepsi siswa masih terbatas. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi persepsi siswa terhadap peran praktik berbicara harian dalam meningkatkan keterampilan berbicara. Penelitian menggunakan desain survei kuantitatif dengan melibatkan 15 siswa yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner berisi 15 pernyataan yang mencakup aspek pelafalan, kelancaran, kosakata, komunikasi, kepercayaan diri, motivasi, dan kemampuan berbicara, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif berupa frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki persepsi positif terhadap praktik berbicara harian karena dinilai mampu meningkatkan pelafalan, kelancaran, penguasaan kosakata, kepercayaan diri, motivasi, serta mengurangi rasa takut melakukan kesalahan saat berkomunikasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa praktik berbicara bahasa Inggris setiap hari merupakan strategi yang dipersepsikan efektif untuk mendukung pengembangan keterampilan berbicara pembelajar EFL serta memberikan dasar empiris bagi penerapan latihan berbicara secara berkelanjutan dalam pembelajaran bahasa Inggris.
CLAUSE STRUCTURE IN INDONESIAN POP SONG LYRICS: A SYNTACTIC STUDY Rismayani Marpaung; Nazwa Umri Damanik; Lili Elisa Rahma; Tiara Sani; Siti Ismahani
EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/educational.v6i1.8639

Abstract

This article examines clause structure in Indonesian pop song lyrics from a syntactic perspective using a literature review approach. Rather than conducting primary data analysis, the study synthesizes findings from journal articles, undergraduate theses, and empirical studies that focus on syntactic patterns in song lyrics. As a form of artistic discourse, pop song lyrics exhibit flexible linguistic characteristics and frequently diverge from canonical syntactic rules to accommodate aesthetic, expressive, and rhythmic demands. The synthesis reveals that Indonesian pop song lyrics predominantly employ simple clause structures, subject and object ellipsis, inversion, and fragmentary constructions. These syntactic patterns function to enhance emotional expression, maintain alignment with melodic structure, and increase memorability and listener engagement. The findings further indicate that syntactic realization in song lyrics occupies an intermediate position between spoken and written language, emphasizing functional and contextual meaning over formal grammatical completeness. This article provides a comprehensive overview of dominant clause structure characteristics in Indonesian pop song lyrics and discusses their implications for syntactic analysis, lyrical interpretation, and linguistic studies in popular music media. ABSTRAK Artikel ini mengkaji struktur klausa dalam lirik lagu pop Indonesia dari perspektif sintaksis melalui pendekatan tinjauan literatur. Penelitian ini tidak melakukan analisis data primer, melainkan mensintesis temuan dari artikel jurnal, skripsi, dan studi empiris yang membahas pola sintaksis dalam lirik lagu. Lirik lagu pop sebagai bentuk wacana artistik memiliki karakteristik kebahasaan yang cenderung fleksibel dan sering menyimpang dari kaidah sintaksis kanonik guna memenuhi tuntutan estetika, ekspresif, dan ritmis. Hasil sintesis menunjukkan bahwa lirik lagu pop Indonesia secara dominan menggunakan struktur klausa sederhana, elipsis subjek dan objek, inversi, serta konstruksi fragmentaris. Pola-pola sintaksis tersebut berfungsi untuk memperkuat ekspresi emosional, menjaga keselarasan dengan struktur melodi, serta meningkatkan daya ingat dan keterlibatan pendengar. Temuan ini juga menunjukkan bahwa realisasi sintaksis dalam lirik lagu menempati posisi antara bahasa lisan dan bahasa tulis, dengan penekanan pada fungsi komunikatif dan kontekstual. Artikel ini memberikan gambaran komprehensif mengenai karakteristik struktur klausa dalam lirik lagu pop Indonesia serta implikasinya bagi kajian sintaksis, interpretasi lirik, dan studi kebahasaan dalam media musik populer.
The Analysis of Relationship Between Punctuation and Pronunciation Skills Natasya Miranda Gihar; Rismayani Marpaung; Yani Lubis; Hanyan Zhu
JELT : Journal of English Education, Teaching and Literature Vol. 2 No. 1 (2024): April
Publisher : Rahis Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65787/jelt.v2i1.363

Abstract

Punctuation is one of the most important aspects of the English language. However, punctuation is often associated with writing ability alone, even though in fact punctuation also plays a big role in pronunciation ability. And this research is intended to discuss the relationship between punctuation and pronunciation ability. To find out whether they are related and what causes them to be related. This research was conducted using the interview method by asking participants' opinions regarding the relationship between punctuation and pronunciation skills. The author also uses qualitative descriptive research to provide a systematic and factual description of the topic under study. And the results of this research are expected to provide a more in-depth picture of punctuation marks in improving pronunciation abilities.