Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pelatihan Manajemen Event untuk Mengoptimalkan Potensi Desa Seni Budaya di Desa Tulusbesar, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang Ririn Pratiwi Suharto; Zubaidi Zubaidi; Fitrotul Maulidiyah; Noverita Wahyuningsih; Bambang Suryanto; Dhony Manggala Putra
Pamasa : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 1 No 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.pamasa.2023.1.2.10160

Abstract

Kegiatan pengabdian dilaksanakan di Desa Tulusbesar, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang Tahun 2023. Permasalahan utama yang dihadapi oleh mitra di Desa Tulusbesar, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang yaitu masyarakat belum memiliki pengetahuan tentang penyelenggaraan event seni budaya sehingga mempengaruhi pendapatan masyarakat yang belum mampu menyelenggarakan event dengan efektif. Tujuan khusus kegiatan pengabdian ini adalah untuk memberikan pelatihan manajemen event kepada mitra. Pelatihan Manajemen Event didalamnya terdapat praktik sederhana untuk menyelenggarakan Event Seni Budaya. Metode yang dipakai adalah memberikan Pelatihan Manajemen Event dan praktik sederhana terkait penyelenggaran Event. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat ini yaitu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mitra untuk melaksanakan penyelenggaraan Event Seni Budaya.
Diseminasi Layanan Digital berbasis Artificial Intelligence di Kelurahan Tompokersan Lumajang Untuk Mendukung Terwujudnya Tata Kelola Inovatif Lukman Hakim; Husin Husin; Choirul Huda; Denny Wijanarko; Dhony Manggala Putra; Muhammad Aiman; Audrey Pramudita Sudarmanto; Nabila Tri Andita Ramadani
Journal of Community Development Vol. 5 No. 3 (2025): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/comdev.v5i3.1444

Abstract

Village Government is a miniature of the state and the front door after the family to build Human Resources (HR). One of the aims of the state is to provide service functions to the community.  Tompokersan village, Lumajang has implemented technology in its certificate-making services. The existing services are less effective because letter submitting still uses Google Forms. The service has several weaknesses, namely does not have a queue mechanism for submitting certificates, cannot prevent unauthorized users, submission data is not integrated, does not have AI-based customer service such as chatbots, and RT/RW heads carry out manual approval. This is considered less effective and has not been fully digitized. This makes the governance of Tompokersan Village less good. Tompokersan village requires a web and mobile-based information system that can solve these problems. Several certificates are usually made by the village, including a business certificate, a domicile certificate, a certificate of not being married, a certificate of being unable to pay, a death certificate, a birth certificate, and other certificates. This service aims to realize innovative governance in the Tompokersan village.  The results of the dissemination of Digital Services can solve partner problems, namely reducing queues at the sub-district office, validation by RT and RW heads can be done digitally, sub-district officers can easily record and report, and the public can participate in monitoring the status of letters that have been submitted via the mobile application.
Implementasi Sistem Informasi GKM untuk Mendukung Digitalisasi Pengelolaan Mutu Program Studi: Pengabdian Sholihah Ayu Wulandari; Hendra Yuvit Riskiawan; Trismayanti Dwi Puspitasari; Dhony Manggala Putra; Rifqi Aji Widarso
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 5 Nomor 1 (Juli 2026 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v5i1.7150

Abstract

Pengelolaan data mutu pada Gugus Kendali Mutu (GKM) Program Studi Teknik Informatika PSDKU Sidoarjo, Politeknik Negeri Jember masih menghadapi berbagai kendala, seperti penyimpanan dokumen yang tersebar, proses rekapitulasi data yang dilakukan secara manual, serta kesulitan dalam penelusuran data untuk kebutuhan Audit Mutu Internal (AMI) dan akreditasi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengimplementasikan Sistem Informasi Gugus Kendali Mutu (SI GKM) berbasis web sebagai solusi digital dalam mendukung pengelolaan data mutu yang terintegrasi. Metode yang digunakan meliputi analisis kebutuhan mitra, pengembangan sistem, pelatihan dan pendampingan pengguna, implementasi sistem, serta evaluasi melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan kuesioner. Mitra kegiatan terdiri atas tim GKM dan dosen tetap Program Studi Teknik Informatika (Kampus Kab. Sidoarjo) Politeknik Negeri Jember. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa SI GKM berhasil diimplementasikan dan digunakan oleh mitra untuk mengelola data mutu secara terpusat. Sistem ini memfasilitasi penginputan data oleh dosen secara mandiri serta memungkinkan monitoring dan rekapitulasi data secara real-time oleh GKM. Evaluasi terhadap enam peserta menunjukkan bahwa 100% peserta menyatakan sistem bermanfaat bagi program studi, 83% menyatakan sistem sangat mudah digunakan, dan 100% merekomendasikan penerapan sistem secara berkelanjutan. Implementasi SI GKM memberikan dampak positif terhadap efisiensi pengelolaan dokumen mutu, keterlacakan data, dan dukungan terhadap pelaksanaan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI). Oleh karena itu, sistem ini berpotensi untuk dikembangkan dan diterapkan secara lebih luas pada program studi lainnya di lingkungan Politeknik Negeri Jember.
Pelatihan Dan Praktik Menulis Artikel Search Engine Optimization (SEO) Pada Media Sosial Untuk Produk Usaha Kuliner Kedai Monica Guna Meningkatkan Daya Beli Konsumen Zubaidi Zubaidi; Fitrotul Maulidiyah; Ririn Pratiwi Suharto; Dhony Manggala Putra
Khidmah Nusantara Vol. 1 No. 1 (2024): Agustus 2024
Publisher : CV.RIZANIA MEDIA PRATAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69533/a77hzv31

Abstract

Kedai Monica merupakan satu industri rumahan bidang kuliner yang menjual produk kuliner homemade berkualitas, sehat, dan lezat. Dengan sistem pemesanan pre-order dan sistem katering, Kedai Monica memiliki sasaran target pelanggan mahasiswa dan para pekerja dengan mobilitas tinggi yang tidak memiliki banyak waktu untuk memasak sendiri. Industri rumahan yang masih tergolong baru ini belum memiliki lokasi yang tetap untuk makan di tempat sehingga para pelanggan hanya dapat memesan melalui nomor kontak yang tertera atau melalui aplikasi ojek online. Namun, selama pandemi COVID-19 Kedai Monica mengalami penurunan drastis untuk jumlah pesanan karena semua orang wajib berada di rumah. Hal ini tentu berpengaruh terhadap minat dan daya beli pelanggan terhadap produknya. Selain itu, akibat menurunnya daya beli ini, promosi yang selama ini dilakukan melalui media sosial juga berakhir stagnan atau bahkan berhenti. Kedai Monica memiliki potensi yang bagus untuk berkembang karena kedai ini berhasil mengemas makanan tradisional menjadi estetik dengan foto produk yang menarik. Akan tetapi, produk-produk ini kurang memiliki deskripsi menarik dan menjelaskan produk kuliner yang dijual secara detail sehingga pelanggan kurang berminat untuk membeli. Pengabdian ini menggunakan metode SL (Services Learning). Hasil kegiatan yaitu tim pengabdian memberikan pelatihan dan praktik menulis artikel Search Engine Optimization (SEO) pada media sosial untuk produk usaha kuliner Kedai Monica guna meningkatkan daya beli konsumen. Selain itu, terdapat peningkatan kompetensi mitra untuk meningkatkan penjualan.