Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PELATIHAN FOTO PRODUK SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN PROMOSI UMKM ANUGRAH JAYA IBU SHINTA MALANG Ni Putu Elvian Andreani; Lutfi Tri Atmaji; Hindam Basith Rafiqi; Wahyu Kurnia Dewi
Jurnal Abdimas Bina Bangsa Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Abdimas Bina Bangsa
Publisher : LPPM Universitas Bina Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46306/jabb.v5i1.949

Abstract

This community service reviews the problems faced by Mrs Shinta's Anugrah Jaya MSME located in Malang. This MSME produces tempeh, cassava, banana and taro chips which are handmade and manual equipment. The lack of long-term knowledge makes it difficult for Anugrah Jaya Ibu Shinta to compete. From the observation, it was found that there was no maximum utilisation of social media. The business owner has only received messages through the whatshapp platform. Not only that, but product shots are also disproportionate and many parts are cut or not visible due to camera angle errors. This article aims to share the experience of Community Service in the form of product photo training conducted through observation and training methods. The training was conducted through 2 stages, namely the socialisation and practice stages. This photo training aims to enable Mrs Shinta's Anugrah Jaya MSME to package her kripik products in photos that look visually appealing so that they can support product sales
Smart Furniture Rak Multifungsi Museum Musik Indonesia Islam, Hilmi Dzakaaul; Primadani, Tiara Ika Widia; Nisrina, Brainnisa Ramadhani Nur; Dewi, Wahyu Kurnia
Jurnal Desain Interior Vol 10, No 1 (2025)
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j12345678.v10i1.21548

Abstract

Museum Musik Indonesia (MMI) yang terletak di Perumahan Griya Shanta Blok B, Jl. Sukarno Hatta, Kota Malang, Jawa Timur merupakan satu-satunya museum seni musik di Indonesia. Koleksi MMI sebagian besar adalah berupa media rekam fisik yang berupa kaset, piringan hitam/vinyl, VCD/DVD yang mayoritas koleksinya bersumber dari sumbangan masyarakat. Pengambilan data penelitian menggunakan metodologi kualitatif dengan melakukan wawancara kepada pengelola museum dan observasi secara langsung untuk studi kebutuhan ruang dan fasilitas. Kegiatan observasi menemukan beberapa permasalahan, diantaranya adalah jumlah koleksi yang banyak namun luas area museum, jumlah furnitur untuk display dan tempat penyimpanan yang terbatas. Pengelola merasa kesulitan untuk menyimpan, menata dan memamerkan koleksi MMI dengan baik dan menarik. Solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah membuat smart furniture berbentuk rak dengan konsep multifungsi. Perancangan smart furniture menggunakan metode design thinking double diamond. Smart furniture tersebut berfungsi menjadi tempat display dan penyimpanan koleksi Museum Musik Indonesia agar penggunaan ruang menjadi lebih maksimal. Pengunjung juga dapat berinteraksi dengan koleksi melalui smart furniture tersebut. Pembuatan rak smart furniture untuk MMI diharapkan memberikan solusi dari permasalahan yang ada dan dapat memberikan kontribusi terhadap pengembangan desain museum yang lain sehingga menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung yang memiliki minat terhadap koleksi museum serta menjadi inspirasi masyarakat umum untuk membuat smart furniture.