Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Improving Students’ Interaction And Motivation By Teachers’ Questioning Strategies Zuraidah Nasution; Syafrina Prihatini
MIMBAR ADMINISTRASI FISIP UNTAG Semarang Vol. 19 No. 2 (2022): Oktober: Jurnal MIMBAR ADMINISTRASI
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/mia.v19i2.1333

Abstract

Question and answer is a classroom activity that allows learners to create or recreate meaning through language. Effective questioning is a means for students to respond during the learning process. Designing questions that capture student interest and attention comprises diagnosing and verifying specific facts or information, determining, and encouraging analytical, inductive, differentiation, extension, application, problem-solving, and synthesis skills. To be effective, we must design questions and answers to request information. Effective classroom questioning techniques require good preparation and do not require students to use thinking skills. This article illustrates that Q&A is a very common activity that can help students learn English and is an important way for students to exchange ideas with teachers and students. The article also covers some basic questions and examines questioning techniques in English teaching.
Dekonstruksi kemanusiaan: Studi intertekstual Never Let Me Go dan Brave New World Zuraidah Nasution; Rosliani Rosliani; Lela Erwany
Jurnal Genre (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol. 8 No. 1 (2026): JURNAL GENRE: (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/jg.v8i1.13863

Abstract

Never Let Me Go karya Kazuo Ishiguro dan Brave New World karya Aldous Huxley, dengan fokus pada tema kontrol sosial, dehumanisasi, dan kekosongan eksistensial dalam masyarakat yang terorganisir. Kajian ini diposisikan dalam ranah sastra bandingan dan intertekstualitas sastra distopia modern, yang memandang teks sastra sebagai bagian dari dialog lintas zaman dalam merespons kecemasan sosial dan perkembangan modernitas. Menggunakan pendekatan intertekstual, penelitian ini mengidentifikasi bagaimana kedua novel merepresentasikan sistem sosial yang membatasi kebebasan individu melalui pembentukan struktur yang mengontrol tubuh, pikiran, dan identitas manusia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun kedua karya lahir dari konteks sejarah dan periode penulisan yang berbeda, keduanya menyampaikan kritik yang berkelindan terhadap dominasi kekuasaan yang berujung pada hilangnya identitas dan makna kehidupan. Never Let Me Go menyoroti dehumanisasi klon sebagai objek biologis yang dikomodifikasi, sementara Brave New World mengkritik masyarakat konsumeristik yang meniadakan kebebasan berpikir dan kedalaman emosi manusia. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan relevansi kajian intertekstual dalam mengungkap kesinambungan dan transformasi kritik distopia terhadap kemanusiaan dalam sastra modern