Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Strategi Pengelolaan Kelas Dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik di Sd Negeri Curugbarang Encep Andriana; Siti Rokmanah; Salsa Umi Nasuha
Jurnal DIDIKA: Wahana Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 2 (2023): JURNAL DIDIKA : WAHANA ILMIAH PENDIDIKAN DASAR
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/didika.v9i2.24178

Abstract

ABSTRAKKemampuan berpikir kritis dan  kreatif seseorang tidak dapat dipelajari secara langsung, namun dipelajari melalui praktik. Oleh karena itu, keterampilan ini sangat penting dan harus dipraktikkan di setiap kelas. Pengelolaan kelas yang baik juga menjadi salah satu faktor yang  meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana strategi pengelolaan kelas dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik di SD Negeri Curugbarang. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Yang mana pendekatan deskriptif kualitatif adalah metode penelitian yang menggunakan data kualitatif dan menyajikannya secara deskriptif untuk memperoleh data nyata dan menekankan hasil. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian membuktikan bahwa  strategi pengelolaan kelas di SD Negeri Curugbarang yang dilihat dari  faktor fisik dan faktor non Fisik. Kedua faktor tersebut mempunyai dampak yang signifikan terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis peserta didik di SD Negeri Curugbarang. Hal ini terlihat melalui partisipasi aktif siswa dalam proses pembelajaran.Kata Kunci : Pengelolaan kelas, Berpikir Kristis
Pengaruh Pembelajaran Berdiferensiasi Terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Peserta Didik pada Mata Pelajaran Ipas Kelas V SD Salsa Umi Nasuha; Ahmad Syachruroji; Laksmi Evasufi Widi Fajari
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 14, No 1 (2026): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v14i1.112000

Abstract

Keterampilan berpikir kreatif menjadi tuntutan dalam pendidikan abad ke-21, tetapi pembelajaran di sekolah dasar masih berfokus pada hafalan sehingga menghambat pengembangan kreativitas peserta didik. Adapun tujuan dari penelitian ini guna mengeksplorasi dampak dari pembelajaran yang terindividualisasi terhadap kemampuan kreativitas peserta didik dalam mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di kelas V SDN Bujanggadung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen kuasi yang termasuk dalam kategori Nonequivalent Control Group Design. Pada penelitian ini, pengambilan sampel dilakukan dengan metode non-probabilitas dan teknik purposive sampling. Sampel pada penelitian ini, 60 peserta didik terlibat dalam penelitian ini, yang dibagi ke dalam dua kelompok: kelompok eksperimen yang mengikuti pembelajaran berdiferensiasi digital dan kelompok kontrol yang melaksanakan pembelajaran saintifik. Data diperoleh melalui ujian esai yang mengukur kemampuan berpikir kreatif, yang telah dievaluasi dari segi validitas, reliabilitas, tingkat kesulitan, dan kemampuan membedakannya. Proses analisis data melibatkan penggunaan statistik deskriptif dan inferensial dengan uji-t pada tingkat signifikansi sebesar 5%. Temuan dari penelitian ini menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara kemampuan berpikir kreatif peserta didik yang memperoleh pelajaran melalui metode pembelajaran berdiferensiasi dan metode pembelajaran saintifik (tₕitung = 4,0757 > tₜabel = 2,0017; p = 0,0001 < 0,05). Di samping itu, rata-rata kemampuan berpikir kreatif siswa di kelas eksperimen (81,2) lebih tinggi dibandingkan dengan siswa di kelas kontrol (74,3). Temuan ini menunjukkan bahwa pembelajaran berdiferensiasi yang didukung oleh teknologi digital efektif dalam meningkatkan kreativitas berpikir siswa dalam mata pelajaran IPAS.