Laksmi Evasufi Widi Fajari
Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Published : 24 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Analysis of learning difficulties in reading, writing, and counting (Calistung) in upper elementary school: A case study Umalihayati Umalihayati; Rina Yuliana; Halimatus Sa'diyah; Laksmi Evasufi Widi Fajari; Syarifah Aini; Vivit Nurhikmah Havita; Ardaneswari Putri Cahyaningsih; Puji Rahayu Ningsih; Sulistia Ningrum; Gladisya Audita Azzahra
DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik Vol 8, No 2 (2024): September 2024
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jdc.v8i2.86598

Abstract

Reading, writing, and counting (calistung) are fundamental skills taught early to students and have become a significant issue in the learning process of upper elementary classes faced by teachers at the primary school level. This study aims to analyze the learning difficulties in calistung and the efforts made by schools and teachers to address these difficulties in upper elementary school students. The research method employed is qualitative, using a case study approach with data collection techniques including observation, interviews, and document analysis. The research sample consisted of upper elementary students (grades IV to VI) who experienced difficulties in calistung, selected through purposive sampling. The data analysis technique involved stages such as data collection, data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The research findings indicate the presence of calistung learning difficulties among upper elementary school students, which include pre-academic and academic learning difficulties influenced by internal and external factors. Pre-academic learning difficulties involve deviant student behavior and language development disorders, while academic learning difficulties encompass challenges in reading, writing, and counting. The study suggests that calistung learning difficulties in upper elementary schools can be addressed through teachers designing effective learning activities based on student needs and providing counseling services for students facing learning challenges.
Analisis Faktor Penyebab Kesulitan Belajar pada Pembelajaran Calistung di Sekolah Dasar Kelas Tinggi: Kualitatif Studi Kasus Ardaneswari Putri Cahyaningsih; Laksmi Evasufi Widi Fajari; Syarifah Aini; Lili Fajrudin; Halimatus Sa'diyah; Vivit Nurhikmah Havita; Siti Amaliah; Khodikotul Atfaliyah; Intan Chania Putri; Defa Lutfi Hidayat
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 12, No 2 (2024): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v12i2.86570

Abstract

Calistung merupakan kemampuan dasar yang harus dikuasai baik oleh peserta didik. Penelitian ini dilakukan untuk menemukan faktor faktor dan upaya problematika calistung pada peserta didik kelas IV SD Negeri Kubang Kemiri. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumentasi. Sampel penelitian ini yaitu siswa sekolah dasar kelas IV yang mengalami kesulitan belajar calistung melalui purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan ada beberapa faktor penyebab kesulitan belajar yaitu faktor internal dan faktor eksternal nampak pada aspek lingkungan keluarga yaitu hubungan orang tua dan anak yang tidak baik (Broken home) serta nampak pada aspek lingkungan sekolah yaitu siswa menjadi bahan bercandaan oleh teman sekelasnya sehingga siswa merasa malu dan sering tidak masuk sekolah. Dapat disimpulkan bahwa Faktor penyebab kesulitan belajar ada 2 yaitu faktor internal sedangkan fakor eksternal yaitu dari lingkungan keluarga dan lingkungan sekolah.
Pengaruh Rumpun Model Berbasis Masalah Terhadap Academic Achievement Sekolah Dasar di Indonesia: Studi Meta Analisis Lili Fajrudin; Laksmi Evasufi Widi Fajari; Halimatus Sadiyah; Syarifah Aini
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 12, No 2 (2024): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v12i2.86633

Abstract

Salah satu permasalahan utama terkait rumpun model pembelajaran berbasis masalah adalah kurangnya konsensus mengenai efektivitasnya dalam meningkatkan prestasi akademik siswa di berbagai konteks pendidikan dan jenjang sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengaruh penerapan rumpun model berbasis masalah terhadap pencapaian akademik di sekolah dasar melalui pendekatan meta-analisis kuantitatif. Kriteria artikel dalam penelitian ini yaitu: (1) artikel ilmiah yang dipublikasikan secara online; (2) judul artikel sesuai topik penelitian; (3) penelitian ini dilakukan di jenjang Sekolah Dasar (3) artikel terbit rentang tahun 2015 sampai 2022; (4) cakupan penelitian ini adalah wilayah Indonesia. Data dianalisis menggunakan software JASP. Adapun hasil penelitian menunjukkan: (1) data tergolong heterogen; (2) terdapat pengaruh rumpun model pembelajaran berbasis masalah terhadap prestasi akademik siswa termasuk pada kategori sangat kuat dengan nilai estimate 0.844; serta (3) tidak ada bias publikasi. Simpulan penelitian ini yaitu terdapat pengaruh rumpun model pembelajaran berbasis masalah terhadap prestasi akademik siswa termasuk pada kategori sangat kuat.
Pengaruh Penggunaan Information and Communication Technologi (ICT) Terhadap Literasi Digital Peserta Didik Sekolah Dasar Zuleha Wardianingsih; Encep Andriana; Laksmi Evasufi Widi Fajari
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 3 (2025): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v13i3.103380

Abstract

Melihat era digital yang kian maju dengan pesat, literasi digital menjadi keterampilan penting yang harus dimiliki oleh peserta didik, sehingga memerlukan adanya media pembelajaran inovatif, seperti Educandy, yang mampu meningkatkan literasi digital melalui penyajian materi yang interaktif, menarik, dan menyenangkan. Tujuan dari penelitian ini yakni berfokus pada pengaruh penggunaan media pembelajaran Educandy terhadap peningkatan literasi digital siswa. Penelitian yang peneliti gunakan yakni metode kuasi eksperimen, desain penelitiannya yakni nonequivalent control group. Kelas eksperimen akan diberikan perlakuan ICT, pada penelitian ini ICT yang digunakan yakni media pembelajaran Educandy dengan media konvendional pada kelas kontrol. Pretest dan posttest menjadi instrumen penelitian, sedangkan analisis pada data hasil dengan uji Mann Whitney kemudian uji N-Gain. Pada hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara kedua kelas, di mana nilai posttest rata-rata dan N-Gain kelas eksperimen (0,702) yang berkategori tinggi, sedangkan peningkatan sedang (0,412) pada kelas kontrol. Berdasarkan uji Mann Whitney, diperoleh nilai Z hitung sebesar 2,22, lebih besar dari Z tabel 1,96, menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara hasil belajar kedua kelompok. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa penggunaan Educandy efektif dalam Upaya meningkatkan literasi digital siswa melalui pembelajaran yang mendukung pemahaman materi, motivasi belajar, serta pemanfaatan teknologi secara optimal.
Peran Reward Dan Punishment Dalam Mengembangkan Karakter Disiplin Peserta Didik di SDIT Bina Bangsa Siti Meisaroh; Ratna Sari Dewi; Laksmi Evasufi Widi Fajari
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 3 (2025): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v13i3.102449

Abstract

Penerapan sistem penghargaan (reward) dan hukuman (punishment) merupakan salah satu strategi yang dapat mendukung pembentukan karakter disiplin pada siswa sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan bagaimana proses pelaksanaan reward dan punishment berlangsung, faktor-faktor yang mendukung maupun menghambat pelaksanaannya, serta bagaimana karakter disiplin siswa di SDIT Bina Bangsa. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan metode deskriptif. Informan dalam penelitian ini meliputi kepala sekolah, dua orang guru, serta lima siswa dari kelas I dan IV. Untuk memastikan keabsahan data, digunakan teknik triangulasi yang menggabungkan berbagai metode dan sumber data. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan model Miles dan Huberman yang mencakup tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian reward dan punishment berperan penting dalam pembentukan karakter disiplin siswa. Melalui penerapan metode ini, siswa menunjukkan peningkatan kedisiplinan dalam berbagai aspek kehidupan mereka.
Analisis Kemampuan Literasi Ekologi Peserta Didik Kelas IV Sekolah Dasar Melalui Kegiatan Outdoor Learning Di Sekolah Alam Tangerang Mekar Bakti Amanda Sabrina Zahra Putri; A. Syachruroji; Laksmi Evasufi Widi Fajari
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 3 (2025): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v13i3.108737

Abstract

Kerusakan lingkungan, seperti pembakaran hutan liar yang mengancam kepunahan spesies, masih sering terjadi akibat ulah manusia yang tidak bertanggung jawab. Upaya pencegahan dapat dilakukan melalui pendidikan lingkungan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga alam. Di sekolah, hal ini bisa diterapkan lewat pembelajaran berbasis aktivitas luar ruang (outdoor learning) Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kegiatan outdoor learning di sekolah dasar sebagai upaya untuk mengetahui tingkat literasi ekologi peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa outdoor learning tepat diterapkan di sekolah dasar karena mendukung pembentukan literasi ekologi sejak dini. Melalui pembelajaran langsung di alam, seperti berkebun atau daur ulang, siswa belajar memahami lingkungan, menumbuhkan kepedulian, tanggung jawab, serta keterampilan berpikir kritis dan kolaboratif. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif untuk memperoleh gambaran yang mendalam mengenai kegiatan outdoor learning di Sekolah Alam Tangerang Mekar Bakti. Kegiatan outdoor learning dinilai sangat cocok diterapkan di sekolah karena dapat meningkatkan kesadaran lingkungan peserta didik sejak dini.
Leadership for Innovation in Digital Teaching: A Meta-Analysis Review of Principals’ Influence on Teachers’ Innovative Work Behavior Umalihayati; Laksmi Evasufi Widi Fajari; Mutoharoh; Nuryati; Minhatul Ma'arif
Jurnal Kependidikan : Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran, dan Pembelajaran Vol. 12 No. 1 (2026): March
Publisher : LPPM Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jk.v12i1.19714

Abstract

This study aims to examine the overall effect of principals’ leadership on teachers’ innovative work behavior, compare the relative strength of different leadership styles, and assess heterogeneity and potential publication bias within the post-2015 digital education context. A meta-analysis of 26 quantitative studies (k = 26) indexed in Scopus between 2015 and 2025 was conducted using a random-effects model. The inclusion criteria were: (1) empirical quantitative studies; (2) examination of the relationship between principals’ leadership and teachers’ innovative work behavior; (3) provision of statistical data convertible into effect sizes; and (4) publication in Scopus-indexed journals. Statistical indicators (r, t, and F values) were converted into standardized effect sizes and analyzed using JASP to estimate pooled effects, heterogeneity indices, and publication bias statistics. The results indicate that (1) there is a very high level of heterogeneity across studies (I² > 98%); (2) all leadership styles demonstrate a positive and significant effect on teachers’ innovative work behavior (p < 0.001), with visionary leadership showing the largest effect size relative to participative, transformational, and ethical leadership styles (r = 0.641); and (3) publication bias tests using the Egger test and Fail-safe N reveal no significant indication of publication bias. These findings indicate that principals’ leadership is a significant factor in promoting teachers’ innovative work behavior in technology-mediated learning environments; however, the magnitude of its impact varies substantially across contextual conditions.
Pengembangan Media Monopoli Hitungan Dasar Berbasis Kearifan Lokal pada Siswa Kelas IV Annisa Rahmawati; Reva Nurandini; Siti Nurul Hidayah; Laksmi Evasufi Widi Fajari
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 14, No 1 (2026): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v14i1.111680

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini bermula dari kurangnya pemahaman siswa terhadap materi perkalian dan pembagian dengan kurangnya pemanfaatan media pembelajaran interaktif. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan media pembelajaran Monopoli Hitungan Dasar untuk mata pelajaran matematika kelas IV SD menggunakan metode Research dan Development (R&amp;D) model ADDIE. Jenis data terdiri dari data kuantitatif dan kualitatif yang dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan angket, dan dianalisis menggunakan teknik deskriptif persentase. Tahapan pengembangan meliputi: 1) Analisis, menunjukkan bahwa peserta didik mengalami kesulitan dalam operasi hitung dasar dan guru belum menggunakan media pendukung pembelajaran. 2) Desain, menghasilkan permainan monopoli berbasis kearifan lokal dengan papan permainan, kartu soal, kartu kesempatan, kartu dana umum, dan aturan main. 3) Pengembangan, dilakukan validasi oleh ahli materi dan ahli media dengan hasil sangat layak, yakni ahli materi 88% menjadi 100% dan ahli media 80% menjadi 98%. 4) Implementasi, dilakukan melalui uji coba menggunakan model TGT pada 15 peserta didik dan real teaching pada 26 peserta didik. 5) Evaluasi, menunjukkan skor kelayakan media 95%. Dengan demikian, media monopoli hitungan dasar berbasis kearifan lokal layak digunakan dalam proses pembelajaran di kelas IV SD pada materi perkalian dan pembagian.
Pembelajaran Berbasis Kearifan Lokal di Sekolah Dasar Kabupaten Pandeglang Rintan Wanti Anisah; Encep Andriana; Laksmi Evasufi Widi Fajari
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 14, No 1 (2026): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v14i1.111682

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan pembelajaran berbasis kearifan lokal untuk penguatan literasi budaya daerah Banten di kelas IV SDN Curuglanglang 1, sekaligus mengidentifikasi faktor pendukung, penghambat, dan profil literasi budaya peserta didik setelah pembelajaran. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta analisis data model Miles dan Huberman. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah, guru, dan 33 orang peserta didik. Hasil menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis kearifan lokal dilaksanakan melalui penyusunan modul, penggunaan media visual dan digital, serta proyek pembuatan infografis budaya dalam model Project Based Learning. Faktor pendukung meliputi fasilitas sekolah, relevansi konten budaya, dan pemanfaatan teknologi, sedangkan faktor penghambat mencakup keterbatasan waktu, biaya, alat praktik, dan sumber belajar. Pembelajaran ini berhasil menguatkan literasi budaya peserta didik yang tercermin dari kemampuan mengenali, memahami, dan menunjukkan kepedulian terhadap budaya lokal melalui aktivitas belajar, karya proyek, dan refleksi diri.
Pengaruh Penerapan Media Pembelajaran Google Earth terhadap Pemahaman Peserta Didik Sekolah Dasar tentang Wilayah Administratif di Indonesia Edi Rohyadi; Ujang Jamaludin; Dini Riani; Alifa Cantika Dewi; Hesti Mudzaifah; Devy Susanti; Elma Novia Fitriani; Laksmi Evasufi Widi Fajari
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 3 (2025): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v13i3.101396

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan media pembelajaran Google Earth dalam meningkatkan pemahaman peserta didik terhadap materi mengenal kota, kabupaten, dan provinsi sebagai wilayah administratif di Indonesia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan desain eksperimen semu (quasi-experiment). Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan tes hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Google Earth memiliki pengaruh signifikan terhadap pemahaman peserta didik terhadap konsep wilayah administratif di Indonesia secara lebih interaktif dan menarik. Selain itu, media ini juga meningkatkan keterlibatan peserta didik dalam pembelajaran. Hasil uji statistik menggunakan SPSS menunjukkan perbedaan yang signifikan antara hasil pre-test dan post-test setelah penerapan Google Earth. Yaitu kenaikan 10% pada kelas control dan kenaikan 20% pada kelas eksperimen. Dengan demikian, penggunaan Google Earth sebagai media pembelajaran dapat dijadikan alternatif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran geografi di sekolah dasar.