Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

HUBUNGAN PENGETAHUAN ORANG TUA TENTANG STIMULUSI TUMBUH KEMBANG ANAK USIA 0-12 BULAN DENGAN MENGGUNAKAN KPSP DI PUSKESMAS PIDIE JAYA: Miniharianti, Isni Hijriana,Badrul Zaman, Khairiyatul Munawwarah miniharianti; Badrul Zaman; Khairiyatul Munawwarah; Isni Hijriana
Jurnal Kesehatan Hesti Wira Sakti Vol. 11 No. 2 (2023): Jurnal Kesehatan Hesti Wira Sakti
Publisher : Institut Teknologi, Sains, dan Kesehatan RS.DR. Soepraoen Kesdam V/BRW

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47794/jkhws.v11i2.461

Abstract

Pendahuluan:Stimulasi tumbuh kembang balita merupakan hal yang sangat penting diberikan oleh orangtua. Jika stimulasi tidak adekuat maka pertumbuhan dan perkembangan balita akan mengalami gangguan. Salah satu faktor yang masih diduga mempengaruhi perkembangan anak yaitu pengetahuan orang tua. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui hubungan pengetahuan orang tua tentang stimulusi tumbuh kembang pada anak usia 0-12 bulan dengan menggunakan KPSP di wilayah kerja puskesmas Pidie Jaya. Jumlah sampel sebanyak 67 orang orang tua menggunakan purposive sampling. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 10 s/d 25 Juli 2022. Metode: Penelitian ini bersifat deskriptif korelatif dengan pendekatan cross sectional. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Sedangkan analisa data dengan menggunakan uji Chi Square. Hasil: Hasil uji univariat didapatkan bahwa katagori usia dominan pada katagori dewasa akhir sebanyak (44,8%), pendidikan dominan pada katagori menengah sebanyak (52,2%), pengetahuan dominan pada katagori kurang sebanyak (42,8%), Perkembangan dominan pada katagori meragukan sebanyak (43,3%). Hasil uji bivariat diperoleh variabel pengetahuan berhubungan signifikan dengan Perkembangan anak usia 0-12 bulan yaitu (P= 0,034). Kesimpulan: Penelitian ini diharapkan dapat menambah pengetahuan orang tua tentang stimulasi perkembangan anak supaya anak dapat tumbuh dan berkembang secara optimal.
The Influence of Stigma on Community Attitudes Towards People with Mental Disorders in Gampong Krueng Juli, Kuala District, Bireuen Regency Jihan Rabi'al; Khairiyatul Munawwarah; Meutia Chaizuran
International Journal Of Health Science Vol. 5 No. 2 (2025): International Journal of Health
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/ijhs.v5i2.5206

Abstract

Stigma is a negative label attached to an individual by society and influenced by the surrounding environment. In reality, individuals with mental disorders often experience greater stigma and discrimination from the community compared to those suffering from other medical illnesses. Ideally, the community should serve as a support system for people with mental disorders. This study aims to determine the influence of stigma on community attitudes toward individuals with mental disorders in Juli Seupeng Village, Juli Subdistrict, Bireuen Regency. This research is a quantitative study with a cross-sectional design. The sample consisted of 46 respondents, selected using purposive sampling. The study was conducted in Gampong Krueng July from August 10 to August 15. Data were analyzed using the Chi-square test. The univariate analysis showed that the majority of respondents had a high level of stigma (32 respondents or 69.6%), and most community attitudes were categorized as negative (38 respondents or 82.6%). The bivariate analysis revealed a p-value of 0.016, which is less than the significance level of 0.05 (ρ = 0.016 < α = 0.05), indicating a significant relationship between stigma and community attitudes toward individuals with mental disorders. Therefore, the alternative hypothesis (Ha) is accepted, and the null hypothesis (Ho) is rejected. It is recommended that communities change their mindset and perspectives, as negative attitudes can trigger relapses in people with mental disorders.
Hubungan Dukungan Keluarga Dan Peran Kader Terhadap Pemanfaatan Posyandu Lansia Di Desa Cot Nga Kabupaten Bireuen Tahun 2025 Nurlaili Nurlaili; Jihan Rabi’al; Khairiyatul Munawwarah; Bukhari Bukhari
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Posyandu lansia adalah suatu kegiatan yang melibatkan berbagai elemen masyarakat daerah setempat dengan adanya kerjasama antara masyarakat dan petugas kesehatan puskesmas daerah. Adapun yang terlibat dalam suatu kegiatan yaitu peran serta para lansia, keluarga, tokoh masyarakat dan organisasi sosial dalam penyelenggaraannya meliputi pendataan atau pendaftaran, penimbangan dan pengukuran, pencatatan hasil penimbangan dan pengukuran dalam kartu menuju sehat, penyuluhan dan pemberian beberapa vitamin serta informasi kesehatan yang dibutuhkan, banyak lansia kurang aktif dalam berpartisipasi posyandu lansia dikarenakan faktor usia lansia yang tidak sanggup lagi ke posyandu, kurangnya kepedulian keluarga pada lansia. Tujuan: penelitian Untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dan peran kader  terhadap pemanfaatan posyandu lansia di Desa Cot nga. Metode: penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif. Desain penelitian dalam penelitian ini adalah korelasi dengan mengunakan pendekatan cross sectional untuk mengidentifikasi hubungan dukungan keluarga dan peran kader terhadap pemanfaatan posyandu lansia di Desa Cot nga. Hasil: menunjukkan mayoritas responden berusia 60–74 tahun sebanyak 77 orang (83,7%) dan usia 75–90 tahun sebanyak 15 orang (16,3%). Uji bivariat menunjukkan adanya hubungan dukungan keluarga dengan pemanfaatan posyandu lansia (p = 0,008; p < 0,05), sedangkan peran kader tidak berhubungan dengan pemanfaatan posyandu lansia (p= 0,400). Kesimpulan penelitian ini adalah dukungan keluarga berperan penting dalam meningkatkan pemanfaatan posyandu lansia. Keluarga perlu lebih aktif mendampingi dan memotivasi lansia agar rutin memanfaatkan layanan posyandu.
The Relationship between the Quality of Health Services and the Level of Patient Satisfaction at the Dr. Fauziah Regional General Hospital Dwi Amalia Sari; Hernita Hernita; Khairiyatul Munawwarah
International Journal of Health Engineering and Technology Vol. 4 No. 5 (2026): IJHESS JANUARY 2026
Publisher : CV. AFDIFAL MAJU BERKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55227/ijhet.v4i5.576

Abstract

The quality of health services is a crucial factor in determining patient satisfaction and the overall performance of health care institutions. High-quality services are expected to meet patient needs, improve trust, and enhance hospital utilization. This study aimed to examine the relationship between the quality of health services and the level of patient satisfaction at Dr. Fauziah Regional General Hospital. This research employed a quantitative approach with a cross-sectional design. A total of 44 outpatients were selected as respondents using accidental sampling. Data were collected using structured questionnaires and analyzed through univariate and bivariate analyses using the Chi-square test. The results showed that 79.6% of respondents perceived the quality of health services as good, and 79.6% of respondents reported being satisfied with the services received. Bivariate analysis indicated that there was no statistically significant relationship between the quality of health services and patient satisfaction (p = 0.200). In conclusion, although most patients perceived good service quality and reported satisfaction, the statistical analysis did not demonstrate a significant relationship between service quality and patient satisfaction at Dr. Fauziah Regional General Hospital.