Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Sustainable Financial Planning: Educating Housewives on Long-Term Investment Strategies Amir Hamzah; Iman Teguh; Oktaviani Rita Puspasari
Journal of Innovation and Sustainable Empowerment Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/jise.v5i1.199

Abstract

Kesejahteraan keluarga seringkali ditentukan oleh kecakapan ibu rumah tangga dalam mengelola keuangan. Namun, literasi keuangan di kalangan perempuan masih rendah, ditandai dengan pola pikir jangka pendek, kerentanan terhadap investasi bodong, dan ketakutan terhadap teknologi finansial. Tujuan: Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan anggota PKK di Desa Awirarangan melalui edukasi praktis mengenai perencanaan keuangan berkelanjutan dan investasi jangka panjang. Metode: Kegiatan dilakukan menggunakan metode Interactive Training Seminar yang meliputi empat tahap: asesmen (pre-test), penyampaian materi (literasi, strategi investasi, dan kewaspadaan penipuan), simulasi praktis (penyusunan anggaran), dan evaluasi (post-test). Hasil: Pelatihan ini diikuti oleh 30 peserta dan menunjukkan peningkatan signifikan pada seluruh aspek literasi. Pemahaman mengenai strategi menabung realistis melonjak dari 28% menjadi 80%, sementara kewaspadaan terhadap risiko pinjaman online ilegal meningkat dari 50% menjadi 90%. Selain itu, terbentuk inisiatif "Arisan Cerdas" sebagai wadah keberlanjutan program. Kesimpulan: Pendekatan edukasi yang partisipatif dan praktis terbukti efektif mengubah pola pikir konsumtif menjadi strategis, serta meningkatkan kepercayaan diri ibu rumah tangga dalam membangun resiliensi ekonomi keluarga.
Implementasi Akuntansi Sederhana dan Literasi Akuntansi terhadap Sustainability Finansial dengan Moderasi Tingkat Pendidikan Yudi Febriansyah; Amir Hamzah; Iman Teguh
JRAK: Journal of Accounting Research and Computerized Accounting Vol 16 No 2 (2025): JRAK: Jurnal Riset Akuntansi & Komputerisasi Akuntansi
Publisher : Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Islam 45

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33558/jrak.v16i2.11297

Abstract

Abstract This study aims to analyze the effect of simple accounting implementation and accounting literacy on the financial sustainability of housewives, and to examine the moderating role of education level in this relationship. The research is motivated by the low adoption of financial recording and limited accounting literacy among housewives, which negatively impacts household financial resilience. The study employs a quantitative approach with a descriptive-verificative method. A total of 247 housewives in Kuningan Regency were selected using a random sampling technique. Data were collected via questionnaires and analyzed using SmartPLS 4.0. The results reveal that both simple accounting practices and accounting literacy have a positive and significant effect on financial sustainability. Moreover, education level shows a significant direct effect and also serves as a moderator that strengthens the relationship between accounting practices and financial sustainability. These findings emphasize the critical role of education and accounting skills in enhancing household financial resilience. The practical implication of this study suggests the need for community-based accounting training programs for housewives to support sustainable household financial management. Keywords: simple accounting, accounting literacy, financial sustainability, housewives, education
Analisis Dampak Kondisi Keuangan Pemerintah Daerah Terhadap Kesejahteraan Masyarakat Teguh, Iman; Indrawan, Rizki; Puspitasari, Oktaviani Rita; Tribuana, Dewanto; Sumiati, Ati
Reviu Akuntansi dan Bisnis Indonesia Vol. 9 No. 2 (2025): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/rabin.v9i2.26766

Abstract

Latar Belakang: Saat ini, masih terbatasnya penelitian yang menganalisis kondisi keuangan pemerintah daerah dengan menggunakan model pengukuran yang ditetapkan oleh Kementerian Dalam Negeri dan menyelidiki dampaknya terhadap kesejahteraan masyarakat.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi keuangan pemerintah daerah di Indonesia dan menyelidiki dampaknya terhadap kesejahteraan masyarakat.Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan pendekatan eksplanatori dengan mengambil data dari semua pemerintah provinsi di Indonesia dengan data laporan keuangan yang digunakan mencakup lima tahun pelaporan (2018-2022). Analisis data panel digunakan untuk menguji hipotesis yang diajukan.Hasil Penelitian: Temuan penelitian ini adalah bahwa hanya satu dimensi yang memiliki dampak positif yang signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat yaitu dimensi fleksibilitas keuangan. Selain itu, terdapat dua dimensi yang memiliki dampak negatif dan signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat yang terdiri dari dimensi solvabilitas jangka panjang dan solvabilitas tingkat layanan. Kontribusi praktis dari penelitian ini adalah memberikan rekomendasi untuk meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah guna mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan mengusulkan peninjauan kembali model pengukuran kondisi keuangan pemerintah daerah.Keaslian/Kebaruan Penelitian: Penelitian mengenai kondisi keuangan pemerintah daerah di negara berkembang dan pengukuran kondisi keuangan pemerintah daerah menggunakan model pengukuran yang ditetapkan secara resmi oleh kementerian dalam negeri masih sangat terbatas. Selain itu, penelitian-penelitian terdahulu lebih berfokus pada daerah tertentu saja. Penelitian ini menganalisis kondisi keuangan pemerintah daerah di Indonesia dengan menggunakan model pengukuran yang secara resmi ditetapkan oleh kementerian dalam negeri, sekaligus menguji dampaknya terhadap kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini menggunakan populasi pemerintah daerah provinsi di Indonesia dengan menggunakan data keuangan lima periode pelaporan.
Digitalisasi UMKM Berbasis Potensi Lokal dalam Upaya Pengentasan Kemiskinan Di Era Efisiensi Multi-Level Government Iman Teguh; Amir Hamzah; Oktaviani Rita Puspasari
JAMARI : Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandiri Vol. 2 No. 2 (2026): Januari
Publisher : Universitas Insan Cendekia Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37577/.v2i2.1014

Abstract

This Community Service was carried out in Karoya Village, Cipicung District, Kuningan Regency, in response to the high levels of poverty and open unemployment in the region, as reported by the Central Bureau of Statistics in 2025. These conditions require a community empowerment strategy that can strengthen economic independence, particularly through optimizing local potentials in the digital era. This PKM aims to enhance the community’s capacity in utilizing digitalization for the development of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs), especially the village’s local product, cassava chips. The program’s methods included potential mapping, digital marketing education, product photography training, repackaging activities, and marketplace assistance, conducted over two days and involving 30 participants. The results indicate improvements in participants’ knowledge and skills related to digital marketing, product packaging, and online store management. Additionally, the program fostered increased entrepreneurial motivation and positive attitudes that support the economic independence of Karoya Village’s flagship products. The sustainability of this initiative is expected to be achieved through continued mentoring and collaboration among village authorities, the community, and higher education institutions.
Digitalisasi UMKM Berbasis Potensi Lokal dalam Upaya Pengentasan Kemiskinan Di Era Efisiensi Multi-Level Government Iman Teguh; Amir Hamzah; Oktaviani Rita Puspasari
JAMARI : Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandiri Vol. 2 No. 2 (2026): Januari
Publisher : Universitas Insan Cendekia Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37577/.v2i2.1014

Abstract

This Community Service was carried out in Karoya Village, Cipicung District, Kuningan Regency, in response to the high levels of poverty and open unemployment in the region, as reported by the Central Bureau of Statistics in 2025. These conditions require a community empowerment strategy that can strengthen economic independence, particularly through optimizing local potentials in the digital era. This PKM aims to enhance the community’s capacity in utilizing digitalization for the development of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs), especially the village’s local product, cassava chips. The program’s methods included potential mapping, digital marketing education, product photography training, repackaging activities, and marketplace assistance, conducted over two days and involving 30 participants. The results indicate improvements in participants’ knowledge and skills related to digital marketing, product packaging, and online store management. Additionally, the program fostered increased entrepreneurial motivation and positive attitudes that support the economic independence of Karoya Village’s flagship products. The sustainability of this initiative is expected to be achieved through continued mentoring and collaboration among village authorities, the community, and higher education institutions.
Does Local Government Financial Condition Drive Public Sector Innovation? Evidence from Provincial Governments in Indonesia Iman Teguh; Neni Nurhayati
Jurnal Riset Akuntansi Terpadu Vol 19, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35448/jrat.v19i1.41814

Abstract

Public sector innovation (PSI) has become an increasingly critical agenda for local governments, particularly amid growing fiscal constraints and the complexity of societal demands. However, the extent to which local government financial condition, as a socio-economic antecedent of PSI, drives regional innovation remains empirically underexplored, particularly from an accounting perspective. Grounded in an integrated conceptual framework combining demand and supply theory and organizational slack theory, this study aims to examine the influence of local government financial condition on PSI among provincial local governments in Indonesia. Employing an explanatory quantitative approach with panel data, this study uses a sample of 34 provincial local governments in Indonesia covering the period 2021 to 2024. Data were sourced from audited local government financial statements and the regional innovation index reported in the Innovation Government Awards (IGA). The Random Effect Model was selected as the best-fitting estimation model following Chow, Hausman, and Lagrange Multiplier tests. The findings reveal that local government financial condition variables jointly exert a significant influence on PSI, accounting for 22.91% of its variation. However, on a partial basis, only financial independence is proven to have a positive and significant linear effect on PSI, while financial flexibility, operating solvency, long-run solvency, service-level solvency, and short-run solvency are not statistically significant in a linear specification. A supplementary nonlinear (quadratic) test further reveals that operating solvency, and to a lesser extent financial flexibility, exhibit a statistically significant curvilinear (U-shaped) association with PSI, indicating that the slack-innovation relationship in this context departs from the conventional inverted-U prediction. These findings affirm that fiscal autonomy, rather than the mere size or surplus of resources, is the primary driver of regional innovation, while also pointing to a more complex, nonlinear role of resource slack that warrants further theoretical attention.
Afiliasi Politik Dewan Komisaris dan Direksi Terhadap Pengungkapan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan Arief Nurhandika; Chintia Fitriani; Iman Teguh; Faishal Rahimi
Solusi Vol. 22 No. 3 (2024): July
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/slsi.v22i3.9206

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk menguji pengaruh afiliasi politik pada dewan komisaris dan afiliasi politik direktur terhadap skor CSR. Penelitian ini merupakan peneltian kuantitatif menggunakan purposive sampling method dalam pengambilan sampelnya.  Sampel penelitian ini adalah Indonesia Stock Exchange Industrial Classification sektor D yaitu consumer non-cyclicals dari periode 2017-2022. Penelitian ini mengguanakan analisis regresi data panel. Peneltian ini menggunakan software STATA untuk analisis statistik. Populasi yang digunakan sebesar 17 perusahaan dan di dapat 102 sampel observasi untuk dianalisis. Hasil penelitian menemukan bahwa dewan komisaris yang berafiliasi politik berpengaruh positif terhadap skor CSR. Namun pada variabel dewan direksi yang berafiliasi politik tidak berpengaruh terhadap skor CSR. Implikasi pada penelitian ini memberikan gambaran bagaimana perusahaan atau praktisi menyikapi koneksi politik dapat selaras dengan tingkat nilai CSR dengan memperhatikan keadaan sosial seperti terjadinya covid-19, pemilu, dan hal lain yang menyangkut aturan - aturan baru pemerintah tentang pertanggungjawaban sosial. Penelitian ini tidak menutup kemungkinan adanya kekurangan pertama adalah data yang diambil masih pada satu sektor saja mungkin penelitian selanjutnya menggunakan sektor lain agar mampu menggambarkan keadaan disektor lain atau sebagai pembanding, kedua penelitian ini masih pada dua vaiabel independen yang belum mencerminkan keseluruhan koneksi politik mungkin penelitian selanjutnya menambahkan lebih spesifik koneksi politik seperti militer dan mantan menteri.