Ni Nyoman Asri Sidaryanti
Universitas Pendidikan Ganesha

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Efektivitas Penggunaan Lumio by Smart dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Pendidikan Pancasila pada Siswa Kelas X SMA Negeri 1 Payangan I Komang Darmayoga; Sukadi; Ni Nyoman Asri Sidaryanti; Lorenza Anastasya; Ni Putu Intan Cahyani; Zahra Artalita Wardani; I Ketut Agus Darmika; Komang Irvan Trisiana
Widya Accarya Vol. 16 No. 1 (2025): Widya Accarya
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Dwijendra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46650/wa.16.1.1653.55-59

Abstract

Lumio by Smart merupakan salah satu platform digital yang menawarkan berbagai fitur, seperti video edukatif, latihan soal interaktif, dan aktivitas belajar lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas penggunaan media pembelajaran digital Lumio by Smart dalam meningkatkan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila. Penelitian kualitatif ini dilakukan di SMA Negeri 1 Payangan dengan melibatkan siswa, guru, dan wakil kepala sekolah, mengingat pembelajaran Pendidikan Pancasila di sekolah ini sering kali masih bersifat monoton karena guru cenderung menggunakan metode ceramah dan media pembelajaran konvensional. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, Teori yang digunakan adalah teori Konstruktivisme. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Lumio by Smart memberikan dampak positif terhadap motivasi belajar siswa. Fitur-fitur interaktif pada Lumio, seperti video, animasi, dan kuis, mampu menarik minat siswa dan meningkatkan pemahaman konsep. Selain itu, lingkungan belajar yang kolaboratif yang diciptakan oleh Lumio juga mendorong siswa untuk lebih aktif berpartisipasi dalam pembelajaran. Temuan ini mengindikasikan bahwa integrasi teknologi dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila dapat menjadi solusi untuk mengatasi permasalahan rendahnya motivasi belajar siswa. Penelitian ini merekomendasikan perlu adanya pelatihan bagi guru dalam memanfaatkan teknologi pembelajaran dan pengembangan materi pembelajaran yang lebih inovatif.
IMPLEMENTATION OF CITIZENSHIP EDUCATION THROUGH THE MODERN TEBA MOVEMENT AS A MEANS OF STRENGTHENING CITIZENS' ECOLOGICAL AWARENESS Ni Nyoman Asri Sidaryanti; I Wayan Budiarta; A.A Istri Dewi Adhi Utami
Jurnal Santiaji Pendidikan (JSP) Vol. 16 No. 1 (2026): Jurnal Santiaji Pendidikan (JSP)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36733/jsp.v16i1.13457

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Pendidikan Kewarganegaraan melalui gerakan Teba Modern di Desa Adat Cemenggaon sebagai sarana penguatan kesadaran ekologis warga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode etnografi, yang dilakukan melalui observasi partisipan, wawancara mendalam, dan analisis dokumen peraturan adat (awig-awig dan perarem) terkait pengelolaan sampah berbasis desa. Temuan menunjukkan bahwa revitalisasi konsep Teba Modern memainkan peran penting dalam mengembangkan sistem pengelolaan sampah yang berlandaskan kearifan lokal dengan mengintegrasikan pendekatan ekologi sosial dan prinsip harmoni dalam kosmologi Hindu, khususnya keseimbangan antara Bhuana Agung dan Bhuana Alit. Keberhasilan inisiatif ini didukung oleh kolaborasi sinergis antara pemerintah desa adat, masyarakat, dan pemangku kepentingan lokal, serta efektivitas peraturan adat yang memiliki kekuatan pengikat sosial dan spiritual yang kuat. Implementasi Teba Modern memberikan kontribusi positif terhadap keberlanjutan lingkungan, kohesi sosial, dan internalisasi nilai-nilai spiritual dalam praktik kewarganegaraan ekologis. Konsep ini memiliki potensi yang kuat untuk berfungsi sebagai model pengelolaan sampah berkelanjutan bagi desa-desa adat lainnya. ABSTRACT This study aims to analyze the implementation of Citizenship Education through the Teba Modern movement in Desa Adat Cemenggaon as a means of strengthening citizens’ ecological awareness. This research employs a qualitative approach using ethnographic methods, conducted through participant observation, in-depth interviews, and document analysis of customary regulations (awig-awig and perarem) related to village-based waste management. The findings reveal that the revitalization of the Teba Modern concept plays a significant role in developing a waste management system grounded in local wisdom by integrating a social ecology approach and the principle of harmony within Hindu cosmology, particularly the balance between Bhuana Agung and Bhuana Alit. The success of this initiative is supported by synergistic collaboration between the customary village government, the community, and local stakeholders, as well as the effectiveness of customary regulations that possess strong social and spiritual binding power. The implementation of Teba Modern contributes positively to environmental sustainability, social cohesion, and the internalization of spiritual values in ecological citizenship practices. This concept has strong potential to serve as a sustainable waste management model for other indigenous villages.