Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Inisiasi Fun Sport Tourism Guna Menambah Ragam Kegiatan Kepariwisataan di Desa Banyubiru Kecamatan Banyubiru Kabupaten Semarang Avi Budi Setiawan; Fafurida; Prasetyo Ari Bowo; Grace Natalia Marpaung; Reikha Habibah Yusfi; Retno Febriyastuti Widyawati; Putri Patria Kusuma
Jurnal Pengabdian Masyarakat - PIMAS Vol. 4 No. 4 (2025): November
Publisher : LPPM Universitas Harapan Bangsa Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35960/pimas.v4i4.2021

Abstract

Desa Banyubiru, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang, merupakan wilayah dengan potensi wisata alam yang besar, terutama melalui keberadaan Rawa Pening dan lanskap perbukitan yang indah. Namun, potensi tersebut belum termanfaatkan secara optimal karena kegiatan wisata masih didominasi oleh wisata alam pasif sehingga wisatawan cenderung hanya singgah dalam waktu singkat. Kondisi ini berdampak pada rendahnya lama tinggal wisatawan dan terbatasnya manfaat ekonomi bagi masyarakat lokal. Untuk menjawab permasalahan tersebut, dilakukan program pengabdian masyarakat dengan menginisiasi konsep Fun Sport Tourism sebagai strategi diversifikasi atraksi wisata. Metode pelaksanaan program dilakukan secara partisipatif dengan melibatkan masyarakat melalui tahapan inisiasi, sosialisasi, focus group discussion (FGD), pendampingan penyusunan rencana, pelatihan dan praktek, serta pendampingan implementasi program. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa masyarakat memperoleh pemahaman baru tentang pentingnya diversifikasi wisata, terbentuk kesepakatan kegiatan prioritas seperti fun bike, trail run, festival permainan tradisional di Rawa Pening. Selain itu, tersusun rencana jangka pendek dan menengah untuk mendukung pengembangan pariwisata berkelanjutan. Uji coba kegiatan fun bike juga berhasil menarik wisatawan dari luar daerah serta meningkatkan penjualan produk UMKM lokal. Dengan demikian, inisiasi Fun Sport Tourism terbukti efektif dalam menambah ragam kegiatan wisata, meningkatkan keterlibatan masyarakat, serta membuka peluang ekonomi baru di Desa Banyubiru. Ke depan, keberhasilan program ini memerlukan kesinambungan pendampingan, penguatan promosi digital, dan kolaborasi lintas pihak agar dapat berkembang menjadi ikon pariwisata berbasis olahraga di Kabupaten Semarang.
Monetary Instruments Against the Indonesian Sharia Stock Index: Moderation in Gross Domestic Product Dwi Fitrianingsih; Fafurida
Efficient: Indonesian Journal of Development Economics Vol. 8 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/efficient.v8i3.29533

Abstract

The Indonesian Sharia Stock Index (ISSI) is an indicator that represents the price performance of all sharia-compliant stocks listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX). Over the past three years, ISSI capitalization has experienced significant growth. However, this development is still influenced by the dynamics of external factors, particularly macroeconomic variables such as inflation, the IDR exchange rate, and the BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI 7-Day RR). The purpose of this study is to analyze the effect of inflation, the IDR exchange rate, and the BI 7-Day RR on the ISSI and to examine the role of GDP in moderating this relationship. The study uses a quantitative associative approach with Indonesian time series data for the 2021–2023 period. Analysis techniques include classical assumption testing, multiple linear regression with a Moderated Regression Analysis (MRA) approach, and hypothesis testing. The results indicate that inflation has no significant effect on the ISSI. Conversely, the IDR exchange rate and the BI 7-Day RR were shown to have a significant effect on the ISSI. Other findings indicate that GDP strengthens the influence of the IDR exchange rate and the BI 7-Day RR on the ISSI, but does not moderate the relationship between inflation and the ISSI.